Kebijaksanaan Dalam Mempekerjakan Seseorang : Kenapa Mencari Yang Berpengalaman?

Pernahkah Anda perhatikan iklan lowongan pekerjaan, 95% dari iklan lowongan tersebut memiliki satu persamaan yaitu: “Gaji awal berdasarkan pengalaman…” “Mencari yang berpengalaman, …” “Saat ini kami membutuhkan asisten kantor yang berpengalaman….”

Mengapa pengalaman sering menjadi kriteria nomor satu sebuah lowongan kerja? Karena orang berasumsi bahwa yang berpengalaman tidak memerlukan pelatihan yang panjang dan dapat mengejar tempo pekerjaan lebih cepat.

Masalahnya, seseorang yang telah mengerjakan pekerjaan tertentu sebelumnya bukan berarti orang tersebut memang unggul dalam hal tersebut dan benar – benar menyenangi pekerjaan itu. Banyak orang jatuh ke dalam pekerjaan atau jalur karir lalu sejalannya dengan waktu, ia menjadi mahir dalam pekerjaan tersebut. Walau demikian, saat Anda melihat orang – orang di posisi puncak dalam jenis pekerjaan apapun, yang memisahkan mereka dari orang – orang di bawahnya adalah talenta yang mereka miliki. Kemampuan yang dimiliki mereka dari lahir atau motivasi dari dalam diri (perilaku) yang menjadikan mereka kemampuan“natural”.

Beberapa orang termotivasi untuk menolong orang lain dan mereka menjadi asisten kantor yang baik, pegawai retail, dan para pekerja kesehatan. Sebagian orang lainnya terlahir optimistis dan diberkati dengan kemauan keras dan kekuatan untuk mempengaruhi orang lain dan mereka menjadi penjual yang luar biasa. Yang lainnya dilahirkan dengan kemampuan yang baik dengan tangan mereka dan sangat menikmati untuk menciptakan barang – barang sendiri, kemampuan itu sangat cocok dengan pekerjaan manufaktur, perakitan barang, dan pekerjaan membangun rumah dan gedung.

Mengenal karakter dari setiap pelamar yang masuk menjadi pilihan yang membuat dilema saat dihadapkan dengan pilihan karakter dan pengalaman. Saat menjatuhkan pilihan dengan orang yang pengalaman dengan karakter yang tidak baik maka perusahaan menghadapi masalah dengan karyawan yang banyak keinginan walau hasil belum terlihat. Beruntung apabila karyawan tersebut memiliki pengalaman disertai dengan karakter yang membangun maka perusahan dipastikan akan meningkatkan kualitas SDMnya. Kesimpulannya kemampuan seseorang dalam mengerjakan setiap jenis pekerjaan pada dasarnya bisa diajarkan. Mulailah mempekerjakan yang bertalenta dan berkarakter dan anda akan memiliki kemampuan SDM dengan kompetensi yang tinggi dan tidak mudah menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>