Konsultan adalah

Apa itu Konsultan? Ini Pembahasan Lengkapnya!

Saat ini profesi konsultan sudah tidak lagi asing dan umum dibicarakan. Profesi ini identik dengan suatu petunjuk, pertimbangan, dan atau nasihat dalam suatu kegiatan berupa  penelitian, perdagangan, dan sebagainya. 

Lalu bagaimana dengan profesi konsultan? Apakah memiliki definisi dan tugas yang sama dengan artinya secara harfiah? Berikut kami merangkum beberapa informasi tentang profesi konsultan!

 

Apa Itu Profesi Konsultan?

Jika konsultan sendiri dapat diartikan sebagai penasehat, pemberi pertimbangan dan petunjuk, profesi konsultan adalah profesi yang menyediakan jasa tenaga profesional untuk melakukan kepenasehatan atau konsultasi dalam bidang keahlian tertentu. Misalnya bidang akuntansi, perpajakan, lingkungan, hukum, dan lain-lain. 

Konsultan sendiri diambil dari bahasa Latin Consultare to deliberate yang berarti seseorang yang memberikan saran ahli pada bidang tertentu. Profesi konsultan secara umum dibedakan dua yaitu:

  1. Konsultan Internal.
  2. Konsultan Eksternal. 

 

Konsultan internal ini adalah seorang yang juga bekerja dalam suatu organisasi atau perusahaan yang sama dan bersedia untuk melakukan konsultasi di bidang yang lebih spesifik baik oleh individu maupun departemen lain.

Sedangkan konsultan eksternal biasanya dipekerjakan oleh organisasi atau perusahaan untuk klien. 

 

Baca Juga:  Tujuan dan Fungsi dari Delegasi dalam Bisnis

 

Jenis-Jenis Konsultan

Profesi konsultan terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing, berikut beberapa jenis konsultan: 

 

Konsultan Pajak

Konsultan pajak adalah orang atau badan yang memberikan jasa konsultasi perpajakan kepada individu atau badan sesuai status kewajiban perpajakan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundangan tentang perpajakan.

Tidak semua orang bisa menjadi konsultan pajak. Ada persyaratan yang harus dipenuhi, ada ujian sertifikasi dan lain-lain. Konsultan pajak ini telah diatur badan hukumnya pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2014 tentang Konsultan Pajak. 

Ada banyak konsultan pajak yang menawarkan jasa konsultasi masalah perpajakan, salah satunya adalah LinovHR.

Melalui Payroll Service LinovHR, konsultasi pajak perusahaan terutama pajak penghasilan bisa diselesaikan dengan lebih aman dan akurat,. 

Tak hanya konsultasi pajak, LinovHR mempermudah HRD dalam mendata, mengelola dan melakukan penggajian karyawan. Sehingga perusahaan dapat memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku di Indonesia. 

 

payroll

 

Pengelolaan pajak penghasilan Wajib Pajak lebih mudah dan up to date dengan peraturan dengan Payroll Service LinovHR! 

 

Konsultan Hukum 

Konsultan hukum sering disamakan dengan profesi hukum lainnya. Padahal peranannya agak berbeda. Seorang konsultan hukum memberikan jasa berupa penasehatan terkait hukum dan melaksanakan tugas non litigasi. Namun, konsultan hukum tidak bisa mewakili kliennya di muka pengadilan. Jadi cakupan tugasnya hanya seputar memberikan masukan terkait regulasi dan hukum. 

 

Konsultan Bisnis

Konsultan bisnis adalah seseorang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan lebih terkait bisnis sehingga bisa memberikan saran, konsultasi, nasehat atau insight untuk perkembangan bisnis Anda. Konsultan bisnis penting dalam suatu perusahaan untuk membentuk strategi bisnis dari perusahaan tersebut. 

Beberapa peran penting konsultan bisnis dalam suatu perusahaan yaitu sebagai business plan, mengembangkan perusahaan melalui strategi bisnis yang diberikan dan eksekusi rencana, serta mendeteksi masalah yang dihadapi dan akan dihadapi. 

 

Konsultan IT

Pada era serba digital saat ini, IT Consultant sangat dibutuhkan. Konsultan IT adalah seorang yang memiliki keahlian khusus atau lebih baik dalam berkomunikasi, manajemen organisasi juga yang berkaitan dengan sistem TI.

Konsultan IT bertanggung jawab untuk memberikan saran atau masukan kepada klien berdasarkan rekomendasi efisiensi dan efektivitas teknologi dalam membantu mencapai goals dari klien atau suatu perusahaan. 

 

Tugas dan Tanggung Jawab Konsultan

Tugas dan tanggung jawab konsultan tentu masing-masing disesuaikan dengan bidang yang menjadi profesi mereka.

Berikut beberapa tugas pokok yang dijalankan oleh seorang yang berprofesi sebagai konsultan: 

 

  1. Memberikan jasa konsultasi pada klien atau perusahaan. 
  2. Membuat perencanaan dan strategi perkembangan yang diinginkan klien atau perusahaan. 
  3. Memberikan saran atau rekomendasi yang sesuai untuk permasalahan klien. 
  4. Bertanggung jawab kepada perencanaan strategi untuk mencapai tujuan. 
  5. Memberikan nasihat sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. 

 

Skill yang Harus Dimiliki untuk Jadi Konsultan Handal

Seorang yang berprofesi sebagai konsultan akan menjadi tumpuan dan menghadapi berbagai macam keinginan dan permasalahan klien, berikut beberapa skill yang harus dimiliki seorang konsultan:

 

Kemampuan dan Pengetahuan yang Baik dalam Bidangnya

Konsultan dari bidang apapun tentu harus menguasai apa saja yang ada dalam bidang pekerjaannya karena tugasnya adalah memberi nasehat, saran, juga rekomendasi.

 

Komunikasi yang Baik dan Mampu Bekerja dalam Tim 

Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dibutuhkan oleh konsultan untuk menyelesaikan permasalahan dan memberikan nasihat sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Seringkali konsultan harus bekerja dalam tim, kerja tim yang baik akan membuat Anda menjadi konsultan yang handal. 

 

Baca Juga: Tingkatkan Teamwork! Inilah 10 Tips Membangun Teamwork Solid

 

Kemampuan Memecahkan Masalah

Ada berbagai masalah yang dihadapi oleh klien. Konsultan bertugas memberi nasihat atau konsultasi dari permasalahan yang dihadapi klien. Sehingga kemampuan untuk memecahkan masalah tentu sangat dibutuhkan. 

 

Analisa yang Tajam 

Dalam memberi nasihat dan konsultasi terkait bidangnya, perlu analisa yang tajam. Seperti yang disebutkan sebelumnya, misal Konsultan Hukum harus memiliki analisis yang mendalam tentang permasalahan hukum. 

 

Mampu Mengambil Keputusan 

Konsultan harus memiliki kemampuan yang baik dalam mengambil keputusan. Memberikan pertimbangan, saran, dan rekomendasi, tentu konsultan handal harus bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk klien. 

 

Demikian pembahasan mengenai profesi konsultan serta beberapa fakta-faktanya. Profesi konsultan tidak terbatas hanya beberapa jenis saja dan seiring perkembangan zaman akan meluas ke berbagai bidang. Sebagai ahli pada bidang tertentu, konsultan harus dapat memberi nasihat, saran, serta membentuk rencana dan strategi demi kemajuan klien atau perusahaan.