korupsi waktu kerja

Waspada! Karyawan Korupsi Waktu Kerja, Ini Cara HRD Mencegahnya

Tidak hanya uang nyatanya korupsi waktu juga bisa terjadi. Ketika seseorang melakukan hal ini, mereka akan lalai terhadap pekerjaan dan menjadi tidak produktif.

Hal seperti ini tentu tidak bisa dibiarkan karena dapat mengganggu kinerja rekan tim atau juga perusahaan. Dampaknya banyak waktu yang terbuang sia-sia dengan hasil kerja yang kurang memuaskan.

Sebagai HR, sudah menjadi kewajiban kita untuk dapat mencegah hal ini terjadi. Tapi, apakah Anda sudah tahu bagaimana cara melakukannya?

Agar Anda tidak bingung, mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel LinovHR berikut ini!

 

Pengertian Korupsi Waktu

Korupsi waktu adalah sebuah tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh seorang karyawan dengan tidak menggunakan waktu kerja secara semestinya.

Hal ini kerap terjadi pada karyawan yang tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dimilikinya. 

Kegiatan korupsi waktu yang dilakukan oleh seorang karyawan tentu akan memberikan kerugian terhadap perusahaan.

Karena karyawan yang melakukan hal ini akan tetap dibayar oleh perusahaan, tetapi mereka mengabaikan tanggung jawab pekerjaan yang dimilikinya.

 

Baca Juga: Kenali Seperti Apa Itu Karyawan Gaji Buta

 

Contoh Korupsi Waktu Kerja oleh Karyawan

Seorang karyawan yang melakukan korupsi waktu biasanya tidak sadar dengan tindakan yang dilakukannya, padahal hal tersebut dapat menghambat kerja tim dan merugikan perusahaan tempat ia bekerja. 

Adapun beberapa contoh tindakan korupsi waktu yang dilakukan oleh karyawan, di antaranya seperti menggunakan jam kerjanya untuk melakukan kegiatan lain yang tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan yang dilakukannya.

Tindakan tersebut dapat berupa seperti bermain game, asyik mengobrol dengan rekan kerja yang lain, menonton Youtube atau Netflix, sering terlambat masuk kerja tetapi pulang lebih cepat, hingga jalan-jalan keluar kantor saat jam kerja.

Seorang karyawan yang melakukan hal ini juga sering menunda pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan oleh mereka lebih cepat, namun mereka lebih memilih untuk menunda pekerjaan tersebut.

 

Mencegah Korupsi Waktu Kerja oleh Karyawan

Jika Anda menemukan seorang karyawan yang sering melakukan korupsi waktu, maka sebagai seorang HRD Anda harus bisa mencegah tindakan negatif yang dilakukan oleh karyawan tersebut melalui beberapa cara, di antaranya adalah sebagai berikut.

 

  1. Memberikan Peraturan yang Jelas Terhadap Karyawan

Dengan memberikan peraturan yang jelas terhadap karyawan yang Anda miliki, maka secara tidak langsung Anda dapat menekankan terhadap karyawan agar dapat mematuhi segala peraturan yang sudah ditetapkan.

 

  1. Menerapkan Prosedur Kedisiplinan

Sebagai seorang HRD, Anda harus bisa menerapkan prosedur kedisiplinan terhadap karyawan yang Anda miliki.

Dalam hal ini, Anda dapat menerapkan disiplin progresif seperti melakukan peringatan lisan, peringatan tertulis, penangguhan, hingga pemutusan hubungan kerja. 

 

  1. Seorang Pemimpin Harus Memberi Contoh yang Baik

Sebagai seorang pemimpin, tentu Anda harus bisa memberi contoh yang baik terhadap karyawan yang Anda miliki.

Jangan sampai sebagai seorang pemimpin malah Anda yang melakukan korupsi waktu dan memberikan contoh yang buruk terhadap karyawan.

 

  1. Membuat Karyawan untuk Memahami Harapan Perusahaan

Cara terakhir yang dapat dilakukan oleh seorang HRD guna mencegah korupsi waktu kerja oleh karyawan adalah dengan membuat seluruh karyawan memahami harapan serta company goals yang ingin dicapai.

 

Nilai Produktivitas Karyawan dengan Software Performance Review LinovHR

 

performance review

 

Kegiatan mengkorupsi waktu yang sering dilakukan karyawan tentu harus diambil sebuah tindakan agar tidak menjadi pewajaran dan pemakluman.

Namun, perusahaan juga harus dapat tahu apakah karyawan tersebut memang benar-benar tidak bekerja atau melalaikan tugasnya.

Cara terbaik untuk mengetahui itu adalah dengan melihat performa dari karyawan tersebut. Di sini, maka sangat penting bagi perusahaan untuk memiliki sebuah sistem yang mampu memonitor perkembangan kerja karyawan.

Hal ini tentu sangat sulit bila masih dilakukan secara manual, mengingat pemantauan tidak bisa dilakukan secara fleksibel dan rawan terjadi bias yang objektif.Belum lagi human error yang mungkin terjadi. 

Untuk menangani hal ini, perusahaan perlu melakukan penilaian produktivitas dengan bantuan software agar tidak lagi melakukan penilaian karyawan secara subjektif. 

Adapun software terbaik yang dapat melakukan penilaian produktivitas karyawan adalah Software HRIS LinovHR yang memiliki modul Performance Management.

Melalui modul Performance Management LinovHR, perusahaan mendapatkan kemudahan dalam melakukan seluruh proses manajemen kinerja karyawan mulai dari penentuan target kerja, penilaian kinerja hingga pembuatan laporan atau hasil review karyawan secara cepat, tepat, dan akurat. 

Apalagi modul Performance Management software HRIS LinovHR, dilengkapi dengan fitur-fitur pendukung yang membantu perusahaan untuk melakukan pemantauan produktivitas yang terpusat dari satu dashboard, perusahaan dapat tahu sejauh apa karyawan mampu menyelesaikan semua tugas yang diberikan, apakah ia mencapai KPI yang telah ditetapkan atau tidak.

Semua bisa terlihat secara akurat sesuai fakta di lapangan. Sehingga, perusahaan dapat mengetahui mana karyawan yang melakukan korupsi waktu dan mencari tahu penyebabnya.

 

Tertarik untuk mendapatkan kemudahan dari Software HRIS LinovHR? Segera gunakan sekarang juga!