gaji pelayaran

Ketahui Besar Gaji Pelayaran hingga Tunjangannya

Ketika mendengar gaji pelayaran, masyarakat sudah bisa menebak bahwa gaji seseorang yang berkecimpung di dunia ini cukup tinggi, bahkan bisa mencapai tiga digit. Tentu saja, besarnya gaji pelayaran itu sendiri sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang dimilikinya.

Seseorang yang bekerja di bidang pelayaran biasanya memiliki risiko yang besar dan lingkungan pekerjaan yang keras. Seorang pelayar sendiri adalah orang yang bekerja di atas kapal, baik itu kapal tanker, kapal angkut, maupun kapal penumpang.

Pada dasarnya, siapa pun yang bekerja di atas kapal dapat disebut sebagai seorang pelayar, namun mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda.

Dalam melakukan pekerjaannya, mereka harus mengikuti seluruh perintah dan aturan yang diberikan oleh seorang kapten.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai gaji pelayaran, simak penjelasan artikel LinovHR berikut sampai tuntas ya!

 

 

Gaji Pokok di Bidang Pelayaran

Besarnya gaji pokok seorang pelayar sudah diatur melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2 tahun 2019.

Adapun besaran gaji pokok yang diberikan kepada nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) yang didasarkan oleh pangkat dan golongannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Golongan I: Rp319.000 hingga Rp693.000
  • Golongan II: Rp 432.000 hingga Rp1.085.000
  • Golongan III: Rp572.000 hingga Rp1.400.300
  • Golongan IV: Rp668.000 hingga Rp1.703.900

 

Baca Juga: Mengenal Gaji Pokok dan Perbedaannya dengan UMR

 

Tunjangan yang Diterima Karyawan Pelayaran

Selain gaji pokok, seorang pelayar juga berhak untuk mendapatkan beberapa tunjangan. Tunjangan yang dimaksud seperti tunjangan tetap yang merupakan gabungan dari tunjangan pasangan (suami atau istri), anak, peralihan, dan penyesuaian.   

Adapun nominal dari tunjangan tetap yang diberikan akan disesuaikan dengan kelas jabatan seperti di bawah ini.

  • Kelas jabatan 2 sebesar Rp7.060.667
  • Kelas jabatan 3 sebesar Rp6.060.673
  • Kelas jabatan 4 sebesar Rp5.230.495
  • Kelas jabatan 5 sebesar Rp4.898.518
  • Kelas jabatan 6 sebesar Rp 4.184.568
  • Kelas jabatan 7 sebesar Rp3.570.048
  • Kelas jabatan 8 sebesar Rp3.302.124
  • Kelas jabatan 9 sebesar Rp2.819.642
  • Kelas jabatan 10 sebesar Rp2.646.889
  • Kelas jabatan 11 sebesar Rp2.548.909
  • Kelas jabatan 12 sebesar Rp2.502.333
  • Kelas jabatan 13 sebesar Rp2.346.221
  • Kelas jabatan 14 sebesar Rp2.330.869
  • Kelas jabatan 15 sebesar Rp2.216.288

Selain itu, terdapat beberapa jenis tunjangan yang bisa diterima, di antaranya:

 

1. Tunjangan Komando

Tunjangan Komando adalah insentif tambahan yang diberikan kepada pekerja industri pelayaran Indonesia yang menduduki posisi khusus di kapal, seperti kepala kamar mesin, mualim I, dan masinis I.

Besarannya akan disesuaikan dengan jenis kapal dan tanggung jawab yang diemban oleh pekerja tersebut.

 

2. Tunjangan Profesi

Perawat dan dokter yang bekerja di atas kapal akan menerima tunjangan profesi sebagai pengakuan atas pekerjaan mereka.

 

3. Tunjangan Cuti

Ketika pekerja di industri pelayaran Indonesia menerima kompensasi tambahan, mereka menerima tunjangan cuti.

Minimal, itu adalah satu kali gaji total atau gaji pokok, yang kemudian dapat ditambahkan dengan tunjangan tetap dan variabel seperti tunjangan khusus dan insentif prestasi. Pekerja biasanya menerima tunjangan cuti pada akhir tahun.

 

Baca Juga: Bagaimana Pengaturan Jam Kerja di Kapal Pesiar? Ini Pembahasannya

 

Gaji Karyawan Pelayaran di Kapal Asing 

Besarnya gaji pelayaran di kapal asing tentu memiliki perbedaan dengan besarnya gaji pelayaran di Indonesia. Gaji pelayar di kapal asing dibayar dengan menggunakan dolar, sementara gaji pelayar di kapal Indonesia dibayar menggunakan rupiah.

Minimal gaji pelayaran yang akan didapatkan jika Anda bekerja di kapal asing adalah USD500 atau sekitar Rp7,8 jutaan di luar tunjangan dan insentif lainnya. 

Jika sudah berpengalaman dan memiliki jabatan tinggi, maka gaji yang diterima tentu akan jauh lebih besar, mulai dari USD1.000 hingga USD3.000 atau sekitar hampir Rp50 juta untuk setiap bulannya.

Selain itu, untuk seorang nakhoda yang memiliki pengalaman dalam berlayar akan mendapatkan gaji hingga ratusan juta tiap bulannya.

Besarnya gaji yang didapatkan oleh seorang nakhoda akan lebih besar apabila nakhoda tersebut bekerja di perusahaan pengeboran lepas pantai yang mendapatkan gaji per jam kerja. Biasanya mereka akan dibayar Rp5 juta per jam dan akan mendapatkan gaji sebesar Rp40 juta per hari.

 

Jenis Pekerjaan di Industri Pelayaran

Industri pelayaran melibatkan berbagai jenis pekerjaan yang diperlukan untuk mengoperasikan dan menjalankan kapal, melaksanakan logistik, keamanan, dan perawatan kapal, serta menyediakan layanan kepada penumpang atau kargo.

Berikut adalah beberapa jenis pekerjaan di industri pelayaran dengan penjelasan detail:

 

1. Nakhoda (Kapten Kapal)

Seorang nakhoda adalah pemimpin kapal yang bertanggung jawab penuh atas keamanan, navigasi, dan operasi kapal. Mereka membuat keputusan strategis untuk memastikan perjalanan aman dan tepat waktu.

 

2. Perwira Kapal (Officer of the Watch)

Perwira kapal membantu nakhoda dalam mengoperasikan kapal, mengawasi navigasi, komunikasi, dan keamanan selama pelayaran. Mereka juga bertanggung jawab atas perawatan rutin dan laporan keadaan kapal.

 

3. Awak Kapal (Crew)

Awak kapal terdiri dari berbagai orang yang melakukan tugas-tugas penting seperti manuver kapal, perawatan, kebersihan, dan penyediaan layanan kepada penumpang atau kargo.

 

4. Petugas Teknik (Engineering Officer)

Petugas teknik bertanggung jawab atas perawatan, perbaikan, dan operasi sistem mesin, peralatan teknis, dan sistem propulsi kapal.

 

5. Petugas Kargo (Cargo Officer)

Petugas kargo memastikan penanganan kargo yang benar, penimbangan, penyimpanan, dan pengangkutan kargo secara aman sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku.

 

6. Petugas Keselamatan (Safety Officer)

Petugas keselamatan bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan dan peraturan keselamatan laut, mengawasi latihan keselamatan, dan memimpin respons dalam keadaan darurat.

 

7. Petugas Katering (Catering Officer)

Petugas katering bertanggung jawab atas penyediaan makanan, minuman, dan layanan katering kepada penumpang dan awak kapal.

 

8. Petugas Navigasi (Navigation Officer)

Petugas navigasi membantu dalam merencanakan dan melaksanakan rute pelayaran, memantau cuaca, dan memastikan navigasi yang tepat.

 

9. Petugas Komunikasi (Communication Officer)

Petugas komunikasi bertanggung jawab atas sistem komunikasi kapal dan memastikan komunikasi yang efektif antara kapal dengan otoritas pelabuhan dan kapal lainnya.

 

10. Petugas Pemeliharaan (Maintenance Officer)

Petugas pemeliharaan bertanggung jawab atas perawatan rutin, perbaikan, dan kebersihan kapal serta peralatan yang digunakan di atas kapal.

Pekerjaan di industri pelayaran memerlukan keterampilan teknis, kepatuhan terhadap peraturan dan keselamatan, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang berubah-ubah, dan kerjasama tim yang kuat untuk memastikan operasi kapal yang sukses dan aman.

 

Baca Juga: Jangan Panik Hadapi Client Asing, Inilah Tips Presentasi Bahasa Inggris

 

Lebih Mudah, Kelola Gaji Pelayaran dengan Software Payroll LinovHR 

payroll

Seperti yang kita ketahui, gaji adalah salah satu hal yang paling krusial bagi setiap perusahaan dan juga karyawan. Pengelolaan gaji secara manual yang dilakukan oleh perusahaan tentu akan menghadirkan beberapa dampak, seperti human error yaitu kesalahan yang disebabkan oleh manusia.

Untuk mencegah dampak tersebut, perusahaan dapat memanfaatkan software yang dapat melakukan penghitungan gaji secara mudah, cepat, dan mudah. Software penggajian terbaik yang dapat Anda gunakan adalah Software Payroll LinovHR.

Dengan berbagai modul dan fitur yang tersedia di Aplikasi Payroll LinovHR, maka HR perusahaan dapat dengan mudah untuk melakukan segala kegiatan perusahaan yang bersifat administratif.

Salah satu kemudahan yang akan didapatkan oleh perusahaan ketika menggunakan Aplikasi Payroll LinovHR adalah dapat mempersingkat perhitungan gaji para karyawan seperti perhitungan komponen gaji yang terdiri dari PPh 21, BPJS Ketenagakerjaan, serta BPJS Kesehatan yang dapat dilakukan secara otomatis.

Tertarik untuk mendapatkan kemudahan dari Aplikasi Payroll LinovHR? Segera gunakan Software Payroll LinovHR sekarang juga!

Itulah informasi mengenai besarnya gaji pelayaran yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi tentang gaji pelayar di atas dapat bermanfaat untuk Anda!