manajemen organisasi

Manajemen Organisasi: Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Penting di Perusahaan

Penting bagi perusahaan untuk melakukan manajemen organisasi yang baik dan benar. Hal ini agar tujuan perusahaan dapat tercapai. 

Di dalam artikel LinovHR kali ini akan dibahas mengenai segala hal tentang manajemen organisasi seperti pengertiannya, tujuan, hingga manfaat atau fungsi dari melakukan manajemen tersebut.

 

 

Pengertian Manajemen Organisasi

Manajemen organisasi adalah proses untuk pengendalian yang dimulai dari perencanaan dan pengorganisasian terkait dengan sumber daya dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang bermacam-macam.

Menurut para ahli, teori manajemen organisasi memiliki beberapa pengertian antara lain adalah:

 

Henry Fayol

Manajemen organisasi adalah seluruh aktivitas yang diawali dari perencanaan (planning), mengorganisir (organizing), mengkoordinir (coordinating) dan pengawasan (controlling). Seluruh rangkaian aktivitas tersebut dilakukan guna untuk mencapai tujuan organisasi.

 

Luther M. Gulick

Sementara itu luther M.Gulick berpendapat bahwa manajemen organisasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan planning (perencanaan), organizing (mengorganisir elemen yang ada didalamnya), staffing (sumber daya atau atribut tenaga kerja), directing (pengarahan), coordinating (mengkoordinasi), reporting (pembuatan laporan kinerja), hingga membuat budgeting (membuat anggaran).

 

Koontz dan O’Donnel

Sementara itu Koontz dan O’donnel memiliki teori bahwa manajemen organisasi merupakan seluruh kegiatan dalam lingkup organisasi atau perusahaan yang berkaitan dengan planning, organizing, staffing, directing, dan controlling.

Dari ketiga pendapat ahli tersebut dapat ditarik kesimpulan manajemen organisasi adalah acuan seorang manajer operasional dalam memimpin dan mengorganisasikan sumber daya perusahaan dengan sedemikian rupa agar melahirkan keefektifan dalam kerja sama tim dan mencapai visi dan misi perusahaan.

Kunci agar hal ini bisa berjalan dengan baik adalah adanya seorang manajer dapat mengelola seluruh fungsi manajemen dengan baik, memilih tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, serta mampu dalam mengelola tenaga kerja dengan baik.

 

Baca Juga : Kenali 3 Tipe Budaya dalam Organisasi

 

Tujuan Manajemen Organisasi

Seperti pada pembahasan di atas bahwa perusahaan menjalankan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan atau visi dan misinya dengan cara yang efektif dan efisien. Untuk itu, terdapat 5 tujuan utamanya yaitu:

  1. Membangun hubungan serta koordinasi yang baik antara divisi dan karyawan
  2. Meningkatkan kinerja karyawan agar lebih efektif dengan mengadakan penyediaan keamanan dan persatuan antara karyawan.
  3. Menjaga lingkungan kerja agar tetap damai, nyaman, dan menularkan aura yang positif.
  4. Mendorong karyawan agar bisa lebih memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya.
  5. Agra mencapai tujuan utama perusahaan dengan melakukan cara seefisien dan seefektif mungkin dengan membentuk karakter karyawan.

 

Baca Juga : Jenis & Bentuk Struktur Organisasi dalam Perusahaan

 

Fungsi Manajemen Organisasi

Selain dengan tujuan, terdapat fungsi dari manajemen organisasi yang harus digunakan perusahaan agar proses kerja bisa lebih maksimal.

 

Perencanaan (Planning)

Fungsi perencanaan atau planning berfungsi sebagai penentuan sebuah tindakan tenaga kerja agar mencapai tujuan yang diharapkan. 

Fungsi ini diperlukan untuk memastikan apakah pemanfaatan dari sumber daya manusia maupun non manusia telah digunakan dengan tepat. Dengan menerapkan fungsi perencanaan, akan meminimalisir organisasi jika terjadi kebingungan, ketidakpastian, risiko kerja, hingga pemborosan.

 

Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi pengorganisasian adalah suatu rangkaian proses untuk menggabungkan sumber daya, keuangan dan tenaga kerja, dan menumbuhkan hubungan yang produktif antara satu dan lainnya agar mencapai tujuan organisasi.

5 Fungsi pengorganisasian melibatkan beberapa proses, yaitu:

  1. Mengidentifikasi aktivitas
  2. Mengklasifikasi pengelompokan kegiatan
  3. Memberikan tugas kerja
  4. Pendelegasian wewenang dan membuat tanggung jawab
  5. Mengkoordinasi otoritas serta hubungan pertanggung jawaban

 

Kepegawaian (Staffing)

Fungsi kepegawaian atau staffing digunakan untuk menjalankan struktur organisasi dan menjaga agar tetap terjaga. Fungsi kepegawaian memiliki tugas utama yaitu menempatkan karyawan pada posisi atau pekerjaan yang tepat sesuai dengan kemampuan yang mereka punya.

Proses staffing ini melibatkan beberapa proses penting:

  • Merencanakan ketenagakerjaan (mencakup pencarian, pemilihan kandidat dan menempatkan pada pekerjaan yang tepat)
  • Menjalankan proses rekrutmen, seleksi, dan penempatan.
  • Pelatihan kerja.
  • Memberikan upah, bonus, atau insentif kepada tenaga kerja atau remunerasi
  • Memberikan penilaian kinerja karyawan
  • Promosi dan transfer jabatan

 

Pengarahan (Directing)

Fungsi pengarahan digunakan untuk menggerakkan organisasi agar bisa bekerja secara efisien demi mencapai tujuan organisasi.

Sebagai seorang manajer tentunya harus bisa menetapkan target kerja secara jelas bagi seluruh anggota tim. Selain itu, manajer juga harus memasukan setiap anggota timnya memiliki tujuan yang sama dan dapat bekerja sama dengan baik.

Terdapat 4 elemen dari fungsi pengarahan, yaitu pengawasan, motivasi, kepemimpinan, serta komunikasi. 

Keempat elemen tersebut akan saling berkesinambungan agar proses kerja bisa berjalan dengan baik dan lancar.

 

Baca juga: Apa Itu NGO? Inilah Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya!

 

Pengendalian (Controlling)

Fungsi pengendalian digunakan agar memastikan organisasi telah berjalan sesuai dengan standar. Seorang manajer atau atasan memiliki otoritas yang penuh dalam pengambilan keputusan.

Terdapat 4 langkah yang harus dilakukan dalam menjalani fungsi pengendalian:

  1. Membentuk standar kinerja
  2. Mengukur kinerja aktual
  3. Membandingkan antara kinerja aktual dengan standar dan mencari tahu jika terjadi suatu penyimpangan
  4. Melakukan perbaikan

 

Manajemen Waktu (Time Management)

Setelah menerapkan 5 fungsi di atas, tentu saja jangan lupakan untuk menerapkan manajemen waktu. Dengan menerapkan manajemen waktu yang baik akan melahirkan kelancaran proses kerja dan menciptakan perkembangan organisasi yang cepat dan sehat. 

Selain itu, hal ini juga mempengaruhi dengan cara karyawan untuk melakukan segala sesuatunya secara tepat waktu dan menerapkan pola kerja yang benar.

 

Baca Juga : Manajemen HR harus paham, Cara Mengelola Karyawan Manufaktur yang Benar

 

Motivasi (Motivation)

Terakhir adalah fungsi motivasi. Fungsi ini sangat berperan penting dalam perusahaan untuk menumbuhkan motivasi dan semangat kerja para karyawan. Dengan begitu, para karyawan akan tergerak untuk selalu bekerja dengan baik agar memberikan hasil yang sesuai.

Setelah membaca penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam suatu perusahaan atau organisasi, manajemen organisasi sangat berperan penting agar proses kerja bisa berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan.

Penerapan manajemen organisasi diharapkan agar perusahaan bisa bekerja secara efektif dan efisien demi membuahkan hasil yang memuaskan. 

Untuk mensukseskan hal tersebut, tentunya setiap pihak yang terlibat harus memahami arah dan tujuan perusahaan dengan baik agar dapat mengetahui hal apa yang harus mereka lakukan. Selain pemahaman akan tujuan, menjalankan beberapa fungsi dari manajemen organisasi juga tidak boleh terlewatkan.