bekerja dari rumah

8 Masalah Bekerja dari Rumah yang Dihadapi HRD

Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali sejak 11 Januari 2021 untuk menekan arus penularan infeksi COVID-19 yang makin sulit dikendalikan. Perusahaan pun akhirnya melakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home

 

Masalah Bekerja dari Rumah yang Dihadapi HRD 

Tidak hanya karyawan dari divisi lain, Human Resource Department (HRD) pun juga harus ikut bekerja dari rumah. Memang konsep bekerja dari rumah bukanlah konsep yang baru. Namun, tidak semua perusahaan sudah terbiasa dengan konsep yang satu ini. Begitu juga dengan tim HRD yang sudah terbiasa bekerja produktif di kantor. Bekerja dari rumah membuat HRD menghadapi beberapa kendala dalam tugasnya sehari-hari.

 

Sulit Memantau Kehadiran Karyawan

Masalah yang pertama adalah sulit memantau kehadiran karyawan. Jika di perusahaan pada umumnya menggunakan mesin finger print untuk melakukan absensi, bagaimana jika semua atau sebagian besar karyawan bekerja dari rumah? Bagaimana cara HRD untuk memastikan bahwa semua karyawan bekerja di mulai saat waktu kerja yang ditetapkan?

 

Perusahaan tetap bisa mengembangkan pengelolaan karyawan dengan optimal walau tim HRD bekerja dari rumah. Software HRD oleh LinovHR dapat membantu pengelolaan karyawan lebih sistematis dan optimal. Coba gratis Software HRD dari LinovHR sekarang juga! 

 

Aplikasi absensi dari LinovHR siap membantu HRD dalam memantau kehadiran karyawan. Setiap karyawan cukup mengunduh aplikasi absensi, kemudian mencatatkan kehadiran dan waktu pulang mereka melalui aplikasi tersebut. Data kehadiran akan masuk kedalam sistem dan HRD dapat melihat data kehadiran yang masuk secara real time. Maka tidak mungkin data kehadiran dapat dipalsukan dengan mudah. 

 

Susah Memproses Payroll 

Masalah lain yang menyulitkan adalah mengelola penggajian. Seperti  yang diketahui, penggajian merupakan kewajiban perusahaan sebagai pemberi kerja kepada karyawan. HRD pun wajib mematikan semua proses penggajian berjalan lancar. Sayangnya, proses payroll agak sulit jika dilakukan di luar kantor. 

Untuk tetap menjaga proses penggajian tetap terjaga dengan baik, modul payroll siap membantu perusahaan untuk memproses penggajian dengan aman dan rahasia. Modul payroll juga dapat membantu perusahaan untuk memproses laporan penggajian yang akan digunakan dalam pengambilan keputusan atau penyusunan strategi terkait penggajian. 

 

Baca Juga: Kelola Payroll Tanpa Ribet dengan Payroll Automation Software

 

Penilaian Kinerja Terhambat

Penilaian kinerja sangat berguna untuk pengembangan karyawan yang lebih baik. Namun pada faktanya, penilaian kinerja sejenis seringkali terhambat karena jarak karyawan yang saling berjauhan. Data-data mengenai kinerja pun sulit untuk diakses. Dengan adanya modul performance, HRD dapat melakukan penilaian kinerja karyawan terhadap tujuan perusahaan lebih akurat. Setiap kinerja dari karyawan akan terlihat dengan jelas perkembangannya. Setelah melakukan penilaian, HRD juga dapat menyelenggarakan performance review melalui Software HRD dari LinovHR untuk membantu karyawan meningkatkan kinerjanya. 

 

Rekrutmen Tidak Lancar

Ada beberapa perusahaan yang tetap melakukan rekrutmen di masa pandemi guna mendukung operasional perkembangan perusahaan. Akan tetapi, pembatasan kegiatan membuat perusahaan seringkali terhambat ruang geraknya sehingga dapat menghambat rekrutmen. Apalagi jumlah karyawan di lingkungan kantor pun tidak boleh lebih dari 25%. 

Perusahaan dapat mengatasinya dengan melakukan interview via video conference.  Selain itu, memanfaatkan modul recruitment dari LinovHR juga membantu kelancaran seleksi semua lamaran yang masuk kedalam perusahaan. HRD dapat melakukan perencanaan SDM lebih detail dan mengumpulkan data kandidat potensial dari dalam satu pusat penyimpanan. 

 

Baca Juga: Alasan Human Resources Department Harus Menggunakan Sistem HR

 

Kurangnya Komunikasi Antar Tim  

Komunikasi yang baik adalah awal dari keberhasilan tim. Tanpa komunikasi, sebuah tim tidak akan mampu menyelesaikan tugas dengan akurat dan tepat waktu. Bekerja dari dekat saja sudah pasti sering terjadi ketidaklancaran komunikasi, apalagi jika bekerja dari jauh? 

Maka dari itulah setiap karyawan yang bekerja dari rumah termasuk HRD harus mengkomunikasikan setiap perkembangan kinerjanya dengan sesama anggota tim. Tidak perlu rapat melalui video conference, cukup laporkan tugas apa saja yang dikerjakan dalam suatu hari dan perkembangan serta kendalanya jika memang ada kendala. Sehingga kinerja tim dapat lebih transparan dan mampu memecahkan masalah bersama-sama. 

 

Kesulitan Mengelola Informasi Karyawan

Perusahaan konvensional masih menyimpan semua informasi dalam bentuk dokumen fisik di dalam lemari penyimpanan atau binder dokumen. Selain tidak efisien dan memakan banyak tempat, cara ini juga tidak praktis karena data dan informasi tidak bisa diakses di luar kantor.  

Hal tersebut sudah pasti sangat menyulitkan bagi HRD jika HRD bekerja dari rumah. LinovHR menyediakan modul personnel administration yang membantu HRD mendokumentasikan semua informasi mengenai  karyawan dalam satu sistem terpusat. Sehingga HRD pun tidak perlu untuk pergi ke kantor jika hendak mencari dan mengelola informasi karyawan. 

 

Sulit Memproses Cuti Karyawan Sakit

Di masa pandemi, banyak karyawan yang mengajukan cuti sakit karena beberapa sebab seperti harus memeriksakan diri ke rumah sakit atau istirahat pasca sakit. Perusahaan pun harus memahami kondisi yang ada dengan meng-approve pengajuan cuti sakit jika memang kondisi karyawan tidak memungkinkan untuk bekerja.  

Software HRD dari LinovHR dapat membantu HRD untuk mengelola berbagai jenis cuti yang diajukan karyawan. Fitur leaves request akan menampilkan semua cuti yang diajukan oleh karyawan beserta sisa cuti karyawan yang bersangkutan. 

 

Batasan Waktu Kerja Tidak Jelas

Bekerja dari rumah bukan berarti bisa bekerja seenaknya di luar jam kerja. Jam kerja harus tetap berjalan normal yaitu 8 jam per hari. Karyawan baik jajaran staf dan atasan harus paham bahwa yang berpindah hanya tempat kerja saja. Bukan berarti jam kerja bisa diperpanjang atau diperpendek seenaknya. Staff wajib bekerja di jam-jam yang telah ditetapkan dan atasan harus mengerti bahwa pemberian tugas maupun pengadaan rapat tidak bisa dilakukan di luar jam kerja. 

Inilah peranan HRD yang harus mensosialisasikan mengenai batasan waktu yang jelas saat bekerja dari rumah. Sebab, masih banyak karyawan yang memahami bahwa bekerja dari rumah membuat karyawan bisa bekerja seenaknya.  Jadi walau bekerja dari jauh, jam kerja tetap berjalan normal layaknya bekerja di kantor. 

Sebagai divisi yang bertanggung jawab untuk mengelola seluruh karyawan dalam perusahaan, HRD dituntut bisa bekerja secara efektif dan efisien. Proses administrasi dalam pengelolaan karyawan secara manual justru tidak efektif khususnya di tengah masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan banyak karyawan bekerja dari rumah. Untuk itulah LinovHR hadir sebagai solusi otomatisasi pengelolaan karyawan. 

Ingin mudah mengelola karyawan selama bekerja dari rumah? Percayakan saja kepada Software HRD dari LinovHR! 

Dengan LinovHR, semua informasi dan data karyawan dapat dikelola dalam cloud based server dengan aman dan rahasia. Tidak hanya itu, LinovHR menjamin bahwa semua informasi yang digunakan dalam pengelolaan karyawan hanya digunakan untuk pengelolaan karyawan. Untuk informasi selengkapnya hubungi LinovHR sekarang juga!