Pangkat Golongan PNS

Mengenal PNS: Jenis Pangkat, Golongan, dan Ruang dalam PNS

Pegawai Negeri Sipil atau PNS adalah salah satu jenis pekerjaan yang banyak diinginkan masyarakat Indonesia. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola pikir ini. Faktor pertama adalah gaji tetap dengan besaran yang tergolong cukup untuk menghidupi keluarga. Dengan satu orang PNS saja misalnya ayah atau ibu, maka di rumah dengan standar hidup sederhana kebutuhan keluarga hingga pendidikan tinggi bisa terpenuhi.

Faktor kedua adalah uang pensiun. Karena pengabdiannya pada negara, setelah pensiun PNS akan memperoleh sejumlah uang sebagai penghargaan dan jaminan masa tua. Kedua faktor ini sangat banyak memicu masyarakat untuk menyekolahkan putra putri mereka hingga menjadi PNS. Tentunya pemikiran ini tidak salah meskipun saat ini banyak orang yang lebih ingin bekerja di BUMN dengan gaji tinggi atau berwirausaha yang omzetnya bisa sangat besar.

 

Baca Juga: Penuhi syarat ini dalam membuat BPJS Kesehatan Karyawan Perusahaan Anda

 

Namun, perlu diketahui bahwa menjadi PNS tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sejak tes CPNS hingga kenaikan pangkat ada prosedur sistematik yang tidak mudah. Jika kompetensinya kurang maka bisa jadi ada masalah ke depannya. Hal ini berkaitan dengan pangkat golongan PNS dan kenaikan gaji atau tunjangan.

 

Berikut ini berbagai jenis, golongan, dan ruang PNS yang mesti diketahui :

Jenis Pangkat, Golongan, dan Ruang PNS

             Jenis Pangkat

Golongan

Ruang

       Golongan IV (Pembina)

   
       – Pembina Utama IV e
       – Pembina Utama Madya IV d
       – Pembina Utama Muda IV c
       – Pembina Tingkat I IV b
       – Pembina IV a
     

       Golongan III (Pembina)

   
       – Penata Tingkat I III d
       – Penata III c
       – Penata Muda Tingkat I III b
       – Penata Muda III a
     

       Golongan II (Pengatur)

   
       – Pengatur Tingkat I II d
       – Pengatur II c
       – Pengatur Muda Tingkat I II b
       – Pengatur Muda II a
     

       Golongan I (Juru)

   
       – Juru Tingkat I I d
       – Juru I c
       – Juru Muda Tingkat I I b
       – Juru Muda I a
     

 

Pangkat golongan PNS tersebut diambil pertama kali dari ijazah terakhir. Setelah itu, sesuai dari mana startnya, seorang PNS yang mengabdi akan mendapat kenaikan gaji. Setelah kenaikan gaji beberapa periode baru diberikan kenaikan pangkat. Untuk mengurus kenaikan pangkat harus ada beberapa dokumen yang dikumpulkan ke Badan Kepegawaian Daerah atau BKD setempat sesuai aturan.

 

Baca juga: Ini Dia 9 Modul yang Harus Ada Di Software HRD

Eselon

Selain golongan PNS, ada juga yang disebut dengan eselonisasi yang berarti hierarki jabatan struktural di PNS. Berikut adalah jabatan eselon PNS.

 

Eselon I

  • Pimpinan wilayah
  • Jabatan tertinggi yang terdiri dari Eselon Ia dan Eselon Ib
  • PNS dengan golongan PNS IVc atau IVe
  • Pembuat kebijakan untuk mencapai target jangka panjang dan jangka pendek

 

Eselon II

  • Kepala instansi
  • Jabatan tertinggi kedua yang terdiri dari Eselon
  • PNS dengan golongan PNS IVc atau IVd
  • Perencana dan pelaksana strategi dalam pengembangan kebijakan pokok suatu wilayah

 

Eselon III

  • Kepala bidang atau manajer madya dalam satuan kerja
  • Jabatan struktural lapis ketiga dengan 2 jenjang, yaitu Eselon IIIa dan Eselon IIIb
  • PNS dengan golongan PNS IIId atau IVd
  • Penyusun dan pelaksana yang merupakan turunan dari strategi instansi yang disusun oleh eselon II

 

Eselon IV

  • Kepala seksi atau manajer dalam satuan kerja
  • Jabatan struktural lapis keempat dengan 2 jenjang, yaitu eselon IVa dan eselon IVb
  • PNS dengan golongan PNS IIIb atau IIId.
  • Penanggung jawab atas kegiatan operasional berdasarkan program yang disusun eselon III

 

Mekanisme Kenaikan Pangkat dan Golongan

Dokumen apa saja yang perlu dikumpulkan sebagai syarat kenaikan pangkat golongan PNS? Beberapa data yang perlu diberikan antara lain portofolio, keaktifan, nilai individu, nilai dari pengawas atau pejabat yang ada di atasnya, dan beberapa data online sesuai dengan aplikasi yang berlaku pada saat itu.

Hubungan ijazah terakhir dengan penerimaan golongan pertama seorang PNS sangat erat. Seorang CPNS dengan ijazah terakhir SMA akan mendapatkan jabatan minimal sebagai Pengatur Muda II/a dan maksimal sebagai Penata Muda Tk. I III/b. Sedangkan jika ijazahnya DIII maka jabatan terendah adalah Pengatur II/c dan jabatan terendah adalah Penata III/c.

Sedangkan untuk pangkat golongan PNS yang input ijazah terakhirnya S1 maka paling rendah mendapat jabatan Penata Muda III/a dan paling tinggi adalah Penata Muda III/d. Terakhir, jika ijazah terakhir seseorang adalah S2 maka jabatan paling rendahnya adalah Penata Muda Tk. I III/b dan jabatan paling tinggi adalah Pembina IV/a. Jabatan tersebut merupakan input awal yang kemudian bisa dinaikkan melalui prosedur dan masa bakti.

Anda bisa melihat dengan jelas mengenai Pangkat dan golongan PNS melalui PP No 99 Tahun 2000 Tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

 

software hris

{ “@context”: “https://schema.org”, “@type”: “BlogPosting”, “mainEntityOfPage”: { “@type”: “WebPage”, “@id”: “https://www.linovhr.com/pangkat-golongan-dan-ruang-pns/” }, “headline”: “Kenali Jenis Pangkat, Golongan dan Ruang dalam PNS Sebelum Jadi PNS”, “description”: “Pangkat Golongan PNS adalah sebuah sistem yang dibuat berdasarkan tingkat kompetensi, pendidikan dan lain sebagainya sebagai peningkatan karir mereka. Artikel ini akan membahas jenis pangkat, golongan dan Ruang Pegawai Negeri Sipil.”, “image”: { “@type”: “ImageObject”, “url”: “https://www.linovhr.com/wp-content/uploads/2018/01/Pangkat-Golongan-dan-Ruang-PNS-750×423.jpg”, “width”: 750, “height”: 423 }, “author”: { “@type”: “Person”, “name”: “Admin LinovHR” }, “publisher”: { “@type”: “Organization”, “name”: “LinovHR”, “logo”: { “@type”: “ImageObject”, “url”: “https://www.linovhr.com/wp-content/uploads/2016/04/logo@2x-1-131×34-optimized-131×34.png”, “width”: 131, “height”: 34 } }, “datePublished”: “2018-01-29”, “dateModified”: “2018-01-29” }