Performance Gap: Pengertian, Penyebab, Cara Mengatasi

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Performance Gap
Isi Artikel

Dalam mengembangkan suatu bisnis, tentunya perusahaan membutuhkan kinerja karyawan untuk membantu menjalankan sistem operasional bisnis.

Sehingga tujuan yang direncanakan perusahaan dapat tercapai dengan baik. Namun, apabila terjadi kesenjangan kinerja di perusahaan, hal ini bisa menghambat perkembangan bisnis.

Kesenjangan kinerja biasanya disebut dengan istilah performance gap. Hal ini akan berdampak buruk jika dibiarkan begitu saja. Perusahaan bisa mengalami penurunan produktivitas kinerja bisnis.

Bila Anda ingin tahu penyebabnya dan cara mengatasinya, mari simak artikel LinovHR berikut!

 

Apa Itu Performance Gap

Performance gap adalah suatu kesenjangan kinerja antar karyawan berdasarkan standar atau target yang diberikan perusahaan.

Hal ini seringkali terjadi beberapa departemen di perusahaan, di mana karyawan mengalami kesenjangan kinerja yang menyebabkan produktivitas mereka menurun.

Dalam konteks bisnis atau manajemen, performance gap sering diukur dengan membandingkan kinerja antar karyawan dengan kinerja yang diharapkan atau standar yang ditetapkan sebelumnya.

Contohnya, jika sebuah perusahaan menetapkan target penjualan sebesar 1 milyar dalam setahun, namun pada akhirnya perusahaan hanya mencapai 800 juta dalam setahun, maka terdapat selisih sebesar 200 juta. 

Performance gap ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya keterampilan dan keahlian karyawan, strategi pemasaran yang kurang efektif, atau masalah dengan sistem produksi. 

Kesenjangan kinerja ini bisa mencegah bisnis untuk mencapai potensi optimalnya. Identifikasi dan penanganan performance gap adalah suatu hal yang penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

Mengapa Performance Gap Berbahaya Bagi Perusahaan

Performance gap menyebabkan individu, tim, dan perusahaan jadi berkinerja buruk, dan mengakibatkan hilangnya motivasi dan inovasi kerja. Hal ini tentunya akan mengurangi keuntungan dan pendapatan perusahaan. 

Ketika karyawan secara konsisten gagal memenuhi target kinerja mereka, mereka mulai melepaskan diri dari target perusahaan karena mereka menganggapnya target tersebut tidak mungkin tercapai.

Bahkan, sebuah riset mengatakan kesenjangan kinerja merugikan bisnis di Amerika sekitar $2,9 juta per hari karena perusahaan harus mencari karyawan baru untuk menggantikan karyawan yang tidak lagi produktif.

Masalah performance gap ini bukanlah masalah yang datang tiba-tiba. Tanpa kita sadari, kesenjangan kinerja ini menyusup ke budaya perusahaan dan “menjangkiti” satu per satu karyawan sampai pada akhirnya menghancurkan tim.

Jika dibiarkan seperti itu, performance gap ini akan membuat perusahaan menjadi bangkrut. Perusahaan dengan keterlibatan karyawan yang rendah, akan memengaruhi kinerja mereka di perusahaan, pelayanan kepada pelanggan, dan sasaran bisnis lainnya.  Hasilnya, mereka bisa kehilangan 21% profitnya.

 

Baca Juga: Tips Menjalankan Employee Performance Management

 

Penyebab Performance Gap

Penyebab performance gap dapat bervariasi tergantung dari jenis industrinya. Namun ada beberapa alasan utama mengapa perusahaan dapat mengalami performance gap, berikut di antaranya:

  • Kepemimpinan yang buruk. Jika karyawan tidak memiliki sosok pemimpin yang bisa dijadikan sebagai panduan dan panutan dalam bekerja. Maka hal ini akan menurunkan kinerja individu di perusahaan.
  • Tidak menetapkan ekspektasi target yang realistis. Jika target atau tujuan yang ditetapkan tidak realistis atau tidak sesuai dengan kondisi bisnis, maka hal ini dapat menyebabkan performance gap.
  • Kurangnya motivasi atau dukungan. Karyawan yang tidak termotivasi atau tidak mendapatkan dukungan dari atasan atau rekan kerja mereka dapat mengalami performance gap.
  • Kurangnya keterampilan atau pengetahuan karyawan. Jika karyawan tidak memiliki keterampilan atau pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan efektif, maka hal ini dapat menyebabkan performance gap.

 

Baca Juga: Daftar Fitur Penting yang Wajib Ada di Employee Performance Tool

 

Tips Mengatasi Performance Gap

Kesenjangan kinerja dapat merusak produktivitas karyawan. Setelah Anda melakukan gap analysis Anda perlu menyusun rencana untuk mengatasinya. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda atasi. 

 

1. Mengidentifikasi penyebab penurunan produktivitas

Dengan mengidentifikasi penyebab penurunan kinerja, perusahaan bisa mengetahui penyebab utama dari penurunan produktivitas karyawan.

 

2. Memetakan keterampilan karyawan

Pemetaan keterampilan karyawan yang baik membuat perusahaan bisa menilai kemampuan karyawan yang dimiliki saat ini sebagai syarat untuk merekrut karyawan yang baru.

 

3. Melakukan analisis kesenjangan kinerja

Analisislah performance gap yang ada di perusahaan Anda. Hal ini akan membantu perusahaan dalam menentukan langkah selanjutnya untuk memperbaiki kesenjangan tersebut.

 

4. Menyiapkan program pelatihan karyawan

Menerapkan pelatihan kinerja juga akan membantu karyawan Anda bekerja lebih baik.

 

5. Tetapkan ekspektasi kinerja untuk karyawan baru

Mintalah karyawan baru untuk menetapkan sendiri beberapa target kinerja dan membuat beberapa target lagi yang sesuai dengan kemampuannya,  sehingga mereka tahu apa yang perusahaan harapkan dari kinerja mereka.

 

6. Mempersiapkan pemimpin di masa mendatang

Untuk bisa mempertahankan tim, perusahaan memerlukan karyawan yang terampil untuk memimpin. Oleh sebab itu, perusahaan harus mempersiapkan pemimpin di masa yang akan datang.

 

7. Mempertahankan keterlibatan karyawan

Ciptakanlah lingkungan kerja dan budaya kerja yang positif untuk mempertahankan keterlibatan mereka di perusahaan. Dengan begitu, mereka bisa mempertahankan produktivitasnya dalam bekerja.

 

8. Buatlah sebuah program penghargaan

Dengan mengakui kontribusi karyawan dan secara teratur memberikan penghargaan kepada mereka, perusahaan sudah menciptakan tempat kerja yang positif di mana orang-orang merasa dihargai atas upaya mereka.

 

9. Mengembangkan budaya di perusahaan

Perusahaan perlu membangun lingkungan yang inklusif di mana karyawan dapat benar-benar memanfaatkan keterampilan, kompetensi, dan pengetahuan mereka.

 

10. Memantau kemajuan kinerja

Setelah melakukan beberapa tips diatas, maka langkah selanjutnya adalah untuk memantau kemajuan kinerja. Dengan begitu, perusahaan bisa mengukur kemampuan individu, tim dan organisasi dengan lebih tepat.

 

Pantau Performance Gap dengan Performance Management LinovHR

Performance gap bisa berdampak buruk bagi perusahaan. Perusahaan bisa mengalami penurunan produktivitas, penurunan kualitas produksi bahkan bisa berpotensi kebangkrutan. Oleh sebab itu, perusahaan harus bisa menghindari dan mengatasi kesenjangan kinerja sedini mungkin.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan monitoring kinerja menggunakan teknologi Performance Management yang terdapat dalam Software HRIS LinovHR.

 

Software HRIS LinovHR

 

Di dalam Performance Management LinovHR, terdapat fitur-fitur yang memungkinkan perusahaan untuk memantau dan mengukur kinerja karyawan, memantau performance gap, dan mengidentifikasi area mana saja yang perlu ditingkatkan. 

Seperti fitur Goal & KPI yang memungkinkan perusahaan untuk menetapkan tujuan dan target kinerja untuk setiap karyawan. Fitur Performance Appraisal yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan evaluasi kinerja karyawan secara berkala. 

Fitur Result yang memungkinkan perusahaan untuk hasil dari performance review setiap karyawan atau unit kerja.

Dari monitoring dan data-data yang didapatkan melalui Performance Management LinovHR, perusahaan bisa tahu apakah ada penurunan kinerja dan mengambil tindakan strategis untuk mengatasinya.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan pelatihan yang bisa dilakukan dengan Learning Management System LinovHR. Di mana nantinya perusahaan bisa membuat pelatihan secara online dan bisa diakses dengan mudah.

Dengan menggunakan Performance Management dan Learning Management System LinovHR, perusahaan dapat memantau kinerja karyawan secara efektif, mengidentifikasi performance gap, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan kinerja karyawan. 

Segala kemudahan untuk mengatasi performance gap di perusahaan, terdapat pada Performance Management dan Learning Management System LinovHR. Tunggu apa lagi? Gunakan softwarenya sekarang juga!

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

.

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Meirza Anggakara
Meirza Anggakara

Memiliki minat dalam pemasaran digital serta senang memberikan pengetahuan terkait dunia kerja di LinovHR dengan penerapan SEO yang baik dan sesuai kaidah mesin pencari
Follow them on Linkedin

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter