performance management cycle

Menilik Performance Management Cycle dalam Ruang Lingkup Perusahaan

Demi menjaga alur kerja dan produktivitas perusahaan, karyawan perlu bekerja secara optimal secara kontinu. Sayangnya, ada kalanya ketika karyawan mengalami penurunan performa. Untuk mengatasi hal demikian, perusahaan perlu menerapkan performance management cycle. 

 

Apa itu Performance Management Cycle? 

Performance management cycle adalah tahapan pendekatan strategis dan sistematis yang dapat dilakukan perusahaan dalam menunjang keberlanjutan operasional. Dengan menggunakan sistem ini, nantinya perusahaan akan melakukan berbagai upaya yang mampu membantu karyawan mencapai potensialnya.

Apabila kinerja karyawan semakin membaik, maka kesejahteraan perusahaan pun akan semakin mudah dicapai. Bagaimana bisa? Hal tersebut lantaran segala kesuksesan perusahaan dapat diraih karena adanya peran vital karyawan.

 

Urutan Tahapan untuk Performance Management

Agar performance manajemen dapat terlaksana secara maksimal, Anda dapat menggunakan tahapan dalam menerapkannya sebagai berikut.

 

1. Perencanaan (Planning)

Tahapan pertama dalam proses manajemen kinerja dimulai dari perencanaan. Dalam menyusun rencana, perusahaan dapat membuat rincian standar kerja, aturan, prosedur, dan target pencapaian.

Deskripsi rencana untuk karyawan harus dilaksanakan secara fleksibel. Pasalnya, ada keadaan-keadaan tertentu yang dapat menyebabkan perubahan prosedur kerja. Dengan begitu, karyawan dapat lebih mudah untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan perusahaan.

 

2. Pelaksanaan (Action)

Jika rencana sudah dibuat dengan sedemikian rupa, saatnya perusahaan mengarahkan karyawan untuk melaksanakannya. Dalam tahap ini, karyawan diharapkan mampu menerapkan segala ketentuan prosedur kerja dengan baik agar dapat memperoleh hasil maksimal.

 

Baca Juga: Mengenal Business Process Management dalam Perusahaan

 

3. Pengawasan (Monitoring)

Setelah melaksanakan rencana yang telah dibuat, tahap selanjutnya adalah pengawasan. Aktivitas ini dilakukan untuk memantau apakah karyawan telah menetapkan segala perencanaan dengan sesuai apa belum.

Pasalnya, jika ada karyawan yang tidak melaksanakan pekerjaan berdasarkan ketentuan semula, dikhawatirkan akan terjadi penurunan performa di kemudian hari. Hal tersebut dapat terjadi lantaran karyawan tidak bekerja dengan prosedur dan aturan yang baik sehingga target kerja pun tak bisa dicapai secara optimal.

 

4. Pengembangan (Development)

Agar performance management cycle dapat berfungsi dengan baik, Anda perlu melakukan pengembangan atas beberapa hal yang dinilai masih kurang memuaskan. Penilaian ini dapat diketahui dari tahapan sebelumnya, yaitu pengawasan.

Misalnya, jika ada karyawan baru yang tidak pernah mencapai target kerja. Pihak manajemen perusahaan akan melakukan evaluasi atas job description pada karyawan tersebut. Lalu, ditemukan masalah bahwa karyawan tersebut memiliki kekurangan pada kemampuan tertentu. Atas hal tersebut, perusahaan pun dapat membantu karyawan bersangkutan untuk mengembangkan kemampuannya.

 

5. Penilaian dan Penghargaan (Rating and Rewarding)

Tahap terakhir dari performance management adalah penilaian. Namun, fase ini baru bisa dilaksanakan apabila upaya penddekatan strategis telah berjalan dengan baik dan sudah mengalami berbagai perkembangan.

Jika karyawan dinilai mampu meningkatkan kinerjanya, maka perusahaan dapat memberikan sejumlah penghargaan. Apabila belum, perusahaan dapat membantu pekerja bersangkutan untuk melakukan evaluasi kembali.

 

Manfaat Performance Management Cycle

Adapun manfaat dari performance management cycle sebagai berikut.

 

Meningkatkan Keterlibatan Karyawan 

Dengan membuat performance management, perusahaan akan meminta keterlibatan karyawan untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. Dengan begitu, kesadaran untuk bekerja sebaik mungkin akan tumbuh pada diri setiap pekerja.

 

Membangun Kesetiaan Karyawan untuk Perusahaan

Dalam performance management, perusahaan berperan langsung dalam perkembangan kompetensi pegawai. Dengan demikian, karyawan pun akan merasa nyaman dengan organisasi. Alhasil, loyalitas pun tumbuh dalam diri karyawan.

 

Lebih Cepat Menyelesaikan Pelbagai Masalah

Peran manajemen kinerja dapat mempermudah perusahaan untuk menyelesaikan masalah dengan lebih cepat. Jadi, target kinerja para pegawai pun dapat lebih mudah terlaksana. Lalu, produktivitas pun kian tumbuh dari waktu ke waktu.

 

Hasil Usaha yang Lebih Baik

Jika perusahaan dan seluruh pekerjanya mampu berkolaborasi dengan baik dan aktif, maka cepat atau lambat kesuksesan akan didapat. Tak hanya itu, organisasi pun dapat mengembangkan bisnisnya menjadi lebih kuat.

 

Baca Juga:  Keuntungan SaaS, IaaS, dan PaaS dalam Bisnis

 

Contoh Performance Management di Perusahaan-Perusahaan Besar

Berikut beberapa contoh perusahaan besar di dunia yang telah menerapkan performance management.

 

Facebook

Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini dinilai menjadi salah satu pencipta tren dalam teknologi. Manajemen kinerja di sana ditekankan dalam bentuk umpan balik peer to peer. Dalam jangka waktu tertentu mereka akan melaksanakan penilaian kinerja antar divisi untuk memahami masalah apa saja yang ditemui.

 

Google

Siapa yang tidak tahu google? Perusahaan yang bergerak dalam sistem teknologi informasi ini memiliki peran besar dalam kehidupan digital manusia. Dalam perusahaan ini, manajemen kinerja dilakukan dengan berbasis data dan analisis kinerja. Setelah itu, mereka akan meninjau setiap pekerjaan karyawannya dan melakukan perbaikan pada ranah kompetensi tertentu.

 

Adobe

Adobe melakukan manajemen kinerja dengan melatih para manajer dalam membuat ulasan produktivitas. Selain itu, adobe pun memberi kelonggaran pada manajer dalam memimpin para bawahannya dalam bekerja. Dengan demikian, pada pegawai dapat bekerja dengan lebih fleksibel dan efektif. 

 

Gunakan Software HRD LinovHR untuk Optimalisasi Penilaian Kinerja Karyawan

performance review

Menilai kinerja karyawan bukanlah hal yang mudah. Perlu analisis secara mendalam dan tolak ukur yang sesuai. Namun, semua kerumitan tersebut dapat diatasi secara mudah dengan melalui Modul Performance Management dari LinovHR.

Berikut keunggulan yang akan perusahaan Anda dapatkan ketika menggunakan modul performance management dari LinovHR.

  1. LinovHR memiliki sistem dengan tingkat keakuratan yang tinggi, segala penilaian performa, mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan hasil akhir dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
  2. Didukung tampilan yang ramah pengguna sehingga mudah dapat dengan mudah Anda gunakan.
  3. Penilaian para pekerja dapat dilakukan secara bersamaan melalui review form performance appraisal.
  4. Karyawan dapat terlibat langsung dalam proses penilaian kinerja dengan memasukkan daftar raihan kinerja .

 

Mari optimalkan penerapan performance management cycle dalam perusahaan Anda dengan modul Performance Management dari LInovHR! Ingin tahu lebih lengkap soal modul performance management dari LinovHR? Hubungi tim layanan kami dengan klik tautan berikut ini!