Mengenal RnD: Pengertian, Tipe, Tugas, hingga Gaji

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

rnd adalah
Isi Artikel

Peran pada profesi Research and Development (RnD) cukup penting dalam sebuah perusahaan. Pasalnya, profesi RnD menjadi salah satu indikator kemajuan dari suatu perusahaan.

Profesi research and development memiliki tugas untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang memiliki nilai validitas tinggi, karena telah melakukan serangkaian uji coba produk sebelumnya. Karena itulah, kualitas produk dari suatu perusahaan sangat ditentukan oleh tim RnD.

Yuk, ketahui pengertian, tipe, tugas, hingga gaji dari profesi research and development dalam artikel berikut ini. Simak penjelasannya!

 

 

Apa Itu RnD?

Research and Development (RnD) dikenal juga dengan istilah penelitian dan pengembangan (Litbang). Profesi ini dibutuhkan oleh perusahaan swasta, lembaga pemerintah, dan institusi pendidikan.

RnD adalah divisi yang memiliki tanggung jawab dalam melakukan penelitian dan pengembangan untuk memperoleh pengetahuan baru demi menciptakan produk, layanan, atau sistem baru yang akan dijual. Tujuannya adalah untuk menambah laba perusahaan dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Dilansir dari Inc, research and development adalah proses untuk menciptakan teknologi baru atau teknologi yang lebih baik. Teknologi itu diharapkan dapat memberikan keunggulan kompetitif di tingkat bisnis, industri, maupun nasional.

Dalam perusahaan, RnD biasanya dilakukan oleh departemen internal. Namun, tidak menutup kemungkinan riset dan pengembangan produk dialihdayakan kepada pihak ketiga (outsourcing).

Contohnya adalah perusahaan multinasional yang melakukan outsourcing di negara lain dengan memanfaatkan pihak yang lebih paham pasar lokal di negara tersebut.

Proses RnD memerlukan biaya yang tinggi. Ini karena setiap bisnis yang menjual produk atau layanan biasanya berinvestasi dalam beberapa tingkat RnD agar bisa menghasilkan produk terbaik, terlepas dari ukuran besar atau kecilnya perusahaan tersebut.

 

Mengapa Research and Development itu Penting?

Salah satu alasan mengapa research and development itu penting adalah agar perusahaan bisa selalu lebih unggul dari kompetitornya. RnD akan mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk menciptakan produk atau layanan terbaik.

Ketika perusahaan ingin unggul dari kompetitor, tentu saja perusahaan tidak bisa diam dan melakukan hal yang sama setiap langkahnya. Harus ada pergerakan dan gebrakan yang baru agar perusahaan bisa satu langkah lebih maju dibanding kompetitor.

Bersumber dari Business Hub, ada beberapa manfaat research and development yang bisa didapatkan oleh perusahaan, di antaranya adalah:

 

  1. Mendapatkan Hak Paten

Keuntungan dari menjalankan RnD adalah perusahaan bisa mengajukan hak paten atas produk atau layanan yang dikembangkan. Nantinya, produk atau layanan yang dikembangkan tidak bisa ditiru oleh kompetitor dan bisa mendapatkan keuntungan jangka panjang.

 

  1. Memperbaiki Finansial Perusahaan

Finansial menjadi tolak ukur majunya sebuah perusahaan. Jika finansial buruk maka perusahaan bisa bangkrut, sebaliknya jika finansial sehat maka perusahaan bisa berkembang.

Jika perusahaan Anda menggunakan RnD, Anda bisa memperlihatkan secara langsung visi perusahaan kepada calon investor. Ini penting karena investor akan mengharapkan visi sales growth yang positif pada perusahaan.

Menjalankan RnD di perusahaan menandakan bahwa perusahaan akan terus mengutamakan inovasi dalam perkembangan produk maupun bisnis.

 

  1. Mengurangi Pengeluaran

Keuntungan atau manfaat yang berikutnya adalah mengurangi biaya manufaktur.

Pada tahapan awal riset, perusahaan akan mengumpulkan informasi terkait pasar yang ditargetkan seperti kompetisi harga pasar, kompetisi kualitas produk, dan lain-lain. 

Hasil dari riset yang dikumpulkan akan memperjelas arah perkembangan sebuah produk, sehingga biaya produksi yang dikeluarkan nantinya tidak terlalu tinggi untuk bisa bersaing di pasar. 

 

  1. Mendapatkan Kandidat Berkualitas

Pasti Anda menanyakan apa hubungan dari riset dan pengembangan dengan perekrutan kandidat yang berkualitas?

Pada dasarnya, perusahaan membutuhkan kandidat yang berkualitas untuk menunjang produktivitas perusahaan. Akan tetapi, kandidat juga membutuhkan perusahaan yang unggul untuk menunjang karier.

Hal ini sejalan dengan manfaat RnD. Biasanya, kandidat yang unggul lebih tertarik untuk bekerja di perusahaan yang terus berkembang dan berinovasi. 

 

Tipe-tipe RnD

Setelah mengetahui pentingnya research and development bagi perusahaan, Anda juga perlu melihat tipe-tipe dari RnD. 

RnD biasanya diawali dengan ide dan teori yang berhubungan dengan identifikasi masalah. Proses RnD kemudian berfokus pada eksplorasi ide-ide tersebut dan menganalisa kelayakannya. 

Berikut tipe-tipe RnD yang dikategorikan berdasarkan tahapannya, antara lain:

 

  1. Riset Mendasar

Riset mendasar adalah aktivitas memperoleh semua data dan informasi yang digunakan untuk membangun pemahaman dan kecerdasan dalam menganalisa sebuah kasus. Pemahaman tersebut dapat menjadi dasar untuk mengembangkan proyek RnD dan membuat keputusan bisnis yang strategis.

 

  1. Riset Terapan

Riset terapan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Riset terapan bisa berupa teknologi baru, jangkauan pasar baru, meningkatkan keselamatan, dan memangkas biaya operasional.

Riset terapan sering kali mengarah pada fase pengembangan bisnis.

 

  1. Desain dan Pengembangan

Tipe ini merupakan proses pengambilan ide untuk membuatnya menjadi sebuah produk atau layanan. 

Tipe ini berupa penerjemahan penelitian menjadi sebuah produk atau layanan yang siap dijual. Tipe ini juga melibatkan desain, pengembangan produk, prototype, pengujian, dan penyempurnaan produk. 

Prototyping adalah kunci sukses untuk fase pengembangan, karena memungkinkan untuk mengidentifikasi masalah dan mengatasi masalah.

 

Baca Juga: Desain Produk: Pengertian, Manfaat, dan Tujuannya

 

Tugas dan Tanggung Jawab RnD

Department research and development memiliki peran penting bagi perusahaan. RnD dapat membantu perusahaan untuk memutuskan produk dan layanan apa yang kemungkinan besar berhasil di pasar.

Berikut beberapa tugas dan tanggung jawab research and development, antara lain:

 

  1. Riset Produk

Tugas dan tanggung jawab pertama adalah riset produk. Aktivitas yang dilakukan yaitu melakukan serangkaian tes dan survei untuk menemukan manfaat dari produk yang dihasilkan.

Tidak hanya itu, RnD juga melakukan riset atas metode pemasaran terbaik, memprediksi keberhasilan produk, dan membangun spesifikasi produk yang dihasilkan.

 

  1. Mengembangkan Produk

Pengembangan produk dikembangkan melalui data dan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian guna merancang produk yang berguna ke depannya.

Contohnya, sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan laptop baru. Tim dari research and development berusaha untuk memahami ukuran laptop yang cocok dan fleksibel agar pengguna dapat menggunakan laptop tersebut dengan nyaman.

Pada proses RnD, tim akan memikirkan desain produk sebagai pembanding pada proses pengujian.

 

  1. Memperbaharui Produk

Selanjutnya, tugas dan tanggung jawab RnD adalah pembaharuan produk. Tim RnD akan melakukan pengujian produk untuk meningkatkan kenyamanan dan kegunaan produk.

Dalam proses ini, tim RnD akan melakukan banyak tes dan survei untuk mempelajari keinginan pelanggan dan pembaharuan produk dari kompetitor.

 

Baca Juga: Langkah-Langkah Membuat Problem Statement

 

  1. Mengontrol Kualitas

Departemen RnD akan sering kali melakukan pengujian produk untuk memastikan kualitasnya.

Kualitas produk akan terus dijaga sesuai dengan standar yang diberikan perusahaan. Dalam proses ini, dilakukan pengujian produk kepada target pengguna untuk mendapatkan kritik dan saran dari pelanggan. 

RnD menggunakan pengujian tersebut untuk meningkatkan kualitas dan desain produk sebelum produk tersebut dipasarkan.

 

  1. Riset Pasar

Tugas dan tanggung jawab terakhir adalah riset pasar. Aktivitas ini dilakukan dengan menanyakan biaya produk, jumlah produk yang diproduksi, jenis kemasan yang menarik pelanggan, dan cara agar pembeli tertarik dengan produk baru.

 

Baca Juga: Riset Pasar: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Prosesnya

 

Peluang Karier dan Gaji Seorang RnD

Jika Anda seorang yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dan selalu belajar mengenai hal yang baru, mungkin pekerjaan research and development cocok untuk Anda.

Mengingat persaingan pasar yang cukup kompetitif saat ini, peluang karier sebagai pekerja research and development cukup terbuka. Apalagi saat ini perusahaan-perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas produknya masing-masing.

Pada umumnya, jenjang karier RnD dimulai dari staf, manajer, hingga direktur. Gaji staf RnD berkisar 4-6 juta, gaji manajer RnD berkisar 10-15 juta, dan gaji direktur RnD berkisar 20-45 juta. Akan tetapi, ukuran perusahaan juga menentukan besaran gaji tersebut. 

 

payroll

Kelola gaji karyawan di posisi RnD bersama Software Payroll Indonesia dari LinovHR.

LinovHR memiliki banyak modul dan fitur yang dapat memudahkan proses perhitungan payroll menjadi lebih mudah dan cepat.

 

Baca Juga: Pentingnya Minimum Viable Product untuk Pengembangan Produk

 

Itulah pembahasan mengenai profesi RnD, semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan yang baru. Terima kasih sudah membaca! 

Tentang Penulis

Picture of Sasa Karyono
Sasa Karyono

SEO specialist yang mengombinasikan antara pengoptimasian situs web dan membagikan wawasan HRD melalui artikel lengkap dan menarik. Follow her on Linkedin.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Sasa Karyono
Sasa Karyono

SEO specialist yang mengombinasikan antara pengoptimasian situs web dan membagikan wawasan HRD melalui artikel lengkap dan menarik. Follow her on Linkedin.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter