Strategi rekrutmen Online

Tips HRD: Kiat Rekrutmen Online Sukses untuk Mendapatkan Kandidat Berkualitas

Mencari kandidat terbaik dapat dibilang susah-susah gampang terutama via online. Biasanya jika bertemu secara langsung, recruiter langsung dapat melihat feature dan menilai dari first impression pelamar tersebut. Untuk itu dibutuhkan strategi khusus agar rekrutmen online bisa menjaring kandidat yang berkualitas. 

Bagaimana caranya?

 

Apa itu Strategi Rekrutmen? 

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya memahami tentang apa yang dimaksud dengan strategi rekrutmen. Strategi rekrutmen adalah konsep dimana merencanakan hal-hal yang terkait dalam menarik calon pekerja. 

Strategi dasar selama rekrutmen meliputi posisi apa yang akan dibuka, waktu yang tepat untuk membuka lowongan, serta tata cara pelaksanaan rekrutmen.

Dengan strategi rekrutmen yang efektif, dapat membantu HRD untuk menemukan kandidat terbaik yang memenuhi spesifikasi dan kebutuhan perusahaan dengan sumber daya manusia yang sesuai.

 

Baca Juga: Karyawan Kena Skorsing? Kenali Penyebab & Hak Karyawan Selama Skorsing! 

 

Keuntungan Mengadakan Rekrutmen Online bagi Perusahaan

Rekrutmen online memberikan kemudahan baik bagi pelamar maupun perusahaan. Bagi pelamar, pastinya tidak terlalu cemas dan dapat lebih maksimal terutama  dalam sesi interview. Karena dengan virtual, rasa ketakutan agak sedikit berkurang sehingga dapat menampilkan kemampuan terbaiknya. Namun bagi perusahaan bagaimana?

 

Hemat Waktu

Selama proses rekrutmen online, pastinya memangkas waktu yang digunakan terutama dalam tahapan interview. Pihak perusahaan biasanya telah membatasi proses interview sampai 30 menit.

Biasanya saat offline, pihak pelamar suka bertanya banyak sehingga waktu terus terbuang dan kurang efisien. 

 

software hris

 

Mudah Mengumpulkan File Terkait

Pelamar pekerjaan pastinya melampirkan file CV, portfolio ataupun hal terkait dalam satu server, yang secara tidak langsung masuk ke dalam satu cloud.

Dengan ini, file dari pelamar pun tidak akan berantakan dan HRD dapat membaca surat lamaran tersebut tanpa ada informasi dari pelamar yang kurang. Tentu saja hal ini akan membantu HRD dalam menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan lebih cepat. 

 

Mengenali Kandidat Mendalam

Karena para pelamar telah mencantumkan lebih dahulu sebelum masuk dalam tahap interview, HRD dan User dapat membaca dan mempelajari calon kandidat.

Jika calon tersebut masuk dalam tahap interview, HRD dan User dapat bertanya sesuai dengan informasi yang diberikan dan poin penting yang terkait dengan posisi yang dilamar.

 

Baca Juga: Apa Bedanya Interview User dan HRD? 

 

4 Strategi Rekrutmen Online Ampuh

Oleh karena itu, perlu dibentuknya strategi agar proses rekrutmen dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan baik dari perusahaan maupun kandidat.

Apa saja strateginya? Simak beberapa poin berikut! 

 

1. Membentuk Employer Branding

Salah satu strategi yang efektif adalah dengan membentuk employer branding perusahan yang baik. Dengan terciptanya employer branding yang kuat, akan semakin banyak pelamar yang berminat bergabung.

Employer branding menjadi gambaran bagaimana lingkungan kerja perusahaan terbangun serta pelamar dapat menilai apakah value dan core perusahaan itu sesuai dengan karakteristiknya. 

Anda dapat memulai dengan menganalisis hal unik dan menarik yang ada di perusahaan, merancang core dan value perusahaan, serta membangun konten publik yang menunjukkan dua hal tersebut.

 

2. Membuat Job Posting yang Menarik

Job posting juga menjadi impression awal  pelamar untuk mempertimbangkan apakah akan mengirimkan surat lamaran atau tidak. Pastikan bukan hanya menaruh informasi terkait deskripsi pekerjaan ataupun company profile. 

Anda dapat memberikan informasi terkait benefit jika bergabung, hal unik yang ditawarkan, hingga sesuatu yang akan dapat didapatkan selama bekerja.

Sehingga pelamar akan semakin yakin untuk melamar di perusahaan Anda, bahkan pelamar dapat mereferensikan posisi tersebut atau posisi lainnya kepada teman lainnya dan nama perusahaan Anda semakin dikenal.

 

3. Mencari Sumber Perekrutan yang Tepat

Mencari sumber perekrutan juga penting sebagai melihat pelamar lebih sering mengakses platform apa. Iklan lowongan pekerjaan yang banyak dan bervariatif membuat HRD semakin bingung sebaiknya ditaruh dimana.

Anda dapat melihat traffic dan pasar yang sekiranya sesuai dengan target Anda. Walaupun semua platform terlihat sama, nyatanya ada perbedaan kecil yang dapat berdampak pada sistem perekrutan.

 

4. Menggunakan Bantuan Teknologi

Perkembangan teknologi akan membawa perubahan ke metode dan pola pengelolaan karyawan.  Maka dari itu, strategi rekrutmen pun juga ikut dipengaruhi. Menggunakan bantuan teknologi juga merupakan cara ampuh agar rekrutmen online bisa berjalan maksimal. 

 

LinovHR menyediakan melalui Software HRD menyediakan Recruitment Modul yang akan membantu untuk menemukan bakat terbaik dan memajukan perusahaan Anda.  Melalui modul ini, akan melakukan beberapa tahapan seperti manpower planning, recruitment request, talent management, career announcement melalui website, dan proses lainnya.

 

Kesimpulan

Dengan berubahnya sistem perekrutan yang lebih online, membuat tim HRD harus segera merencanakan strategi yang sekiranya akan membantu menemukan kandidat terbaiknya untuk membangun dan mengembangkan perusahaan bersama. untuk memudahkan proses rekrutmen online, perusahaan dapat menggunakan berbagai strategi supaya kandidat unggul yang mampu membangun bisnis lebih besar!