rups

RUPS: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat dalam Perusahaan

Di dalam sebuah perusahaan atau PT (Perseroan Terbatas), terdapat berbagai rapat penting yang dihadiri oleh para petinggi penting. Salah satu rapat penting tersebut adalah RUPS. Apa yang dimaksud dengan rapat yang satu ini dan apa saja tujuan serta manfaatnya? Simak ulasan berikut ini! 

 

Pengertian RUPS

Apa itu RUPS? Rapat Umum Pemegang Saham atau disingkat RUPS adalah bagian penting dari Perseroan Terbatas (PT) diluar kuasa dewan direksi dan dewan komisaris. Rapat ini menjadi tempat bagi para pemegang saham untuk memberikan hak suaranya untuk mengambil keputusan terkait dengan perusahaan. 

Menurut Undang-Undang no. 40 tahun 2007, Rapat Umum Pemegang Saham memiliki fungsi untuk para pemilik saham menentukan kebijakan terkait perusahaan. Jadi, peranan rapat ini sangatlah besar untuk keberlangsungan perusahaan. Sehingga penyelenggaraan dan pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. 

 

Baca Juga: 7 Cara Efektif Mengelola Database Karyawan

 

Jenis RUPS

Dilihat dari waktu penyelenggaraanya, RUPS dibagi ke dalam dua jenis yaitu tahunan dan luar biasa. Apa perbedaanya? 

 

  • RUPS Tahunan

RUPS Tahunan adalah rapat para pemegang saham yang dilakukan setiap tahun dalam jangka waktu penyelenggara paling lambat 6 bulan sekali setelah periode tutup buku tahunan. Laporan yang dipaparkan di hadapan pemegang saham antara lain laporan keuangan, laba, perubahan modal, dan lainnya.

Setelah rapat selesai, para pemegang saham akan memberikan saran mengenai apa yang harus dilakukan perusahaan dalam setahun kedepan guna perkembangan  bisnis yang lebih baik. Topik ini juga akan dibahas di rapat tahun berikutnya.

 

  • RUPS Luar Biasa

Sedangkan RUPS Luar Biasa dilakukan sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan perusahaan selama diketahui oleh Pengadilan Negeri (PN) setempat. Biasanya pengadaan rapat ini dilakukan ketika perusahaan menghadapi suatu peristiwa tak terduga dan harus dibahas sesegera mungkin. Alasan mengadakan rapat ini antara lain: 

  1. Hendak membubarkan perusahaan jika disetujui oleh semua peserta rapat
  2. Rencana merger, peleburan, pengalihan, dan memisahkan diri dengan perusahaan lain
  3. Memberhentikan dan mengangkat dewan direksi dan komisaris
  4. Mengizinkan permohonan pengajuan pailit ke pengadilan niaga

 

Baca Juga: Apa Saja Kewajiban Perusahaan Terhadap Karyawan?

 

Tujuan RUPS

Rapat Umum Pemegang Saham diadakan untuk mencapai target atau goals perusahaan yang ingin dicapai. Berikut ini beberapa tujuan dari diselenggarakannya rapat umum pemegang saham:

  1. Memberikan laporan kegiatan yang sudah dilakukan oleh perusahaan kepada para pemegang saham dengan menjelaskan dampak positif dan negatif dari setiap kegiatan.
  2. Membahas tentang Corporate Social Responsibility atau laporan pelaksanaan tanggung jawab perusahaan kepada lingkungan dan sosial.
  3. Memberikan laporan keuangan selama satu tahun periode yang mencakup laporan keuangan laba rugi, arus kas perusahaan, perubahan modal, dan neraca akhir tahun buku baru dengan membandingkan dengan tahun buku yang sebelumnya.
  4. Membahas terkait dengan kenaikan gaji dan tunjangan karyawan, direksi, dan komisaris perusahaan.
  5. Memberikan laporan pengawasan yang dilakukan oleh dewan komisaris.
  6. Membahas dan mencari solusi terkait dengan masalah perusahaan selama satu tahun periode, terutama masalah yang mempengaruhi laju produksi perusahaan.

 

Manfaat RUPS

Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham menjadi bagian penting untuk perusahaan. Untuk itu, kegiatan rapat ini tidak semata-mata untuk memberikan laporan perusahaan. Terdapat beberapa manfaat baik untuk perusahaan maupun para pemegang saham.

 

  • Memahami Laporan Setiap Kegiatan Perusahaan

Setiap kegiatan yang dilakukan selama satu tahun periode harus ada laporan yang disampaikan. Jadi, rapat ini akan memberikan informasi kepada para pemegang saham apakah uang yang sudah diinvestasikan mereka kepada PT tersebut sedang dalam kondisi yang stabil atau tidak.

 

  • Transparansi Laporan Keuangan

Masalah keuangan adalah hal yang sensitif. Jadi penyelenggaran rapat akan memberikan informasi terkait pengeluaran dan pemasukan perusahaan kepada para pemegang saham. 

 

  • Transparansi Penggajian Kepada Seluruh Direksi

Dengan diadakannya rapat umum pemegang saham, para pemegang saham juga memiliki hak suara untuk menyetujui tentang kenaikan gaji para karyawan, direksi, dan komisaris. Jadi masalah penggajian akan lebih terbuka kepada seluruh pihak.

 

  • Dapat Menentukan Anggota Dewan Direksi dan Komisaris

Salah satu tujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham adalah untuk memilih anggota dewan direksi dan komisaris baru. Jadi manfaat yang akan dirasakan oleh para pemegang saham adalah mereka bisa menentukan orang yang benar-benar pantas untuk menduduki jabatan tersebut.

 

  • Ikut Andil dalam Penyelesaian Masalah Perusahaan

Para pemegang saham juga bisa turut memberikan solusi dari masalah yang sedang dialami oleh perusahaan. Mereka dapat memberikan saran dan pendapatnya untuk kemajuan perusahaan.

 

Pihak Yang Boleh Mengajukan RUPS

Untuk mengajukan RUPS adalah orang-orang yang menjadi bagian penting dalam perusahaan. Lalu, pihak mana saja yang boleh mengajukan rapat umum pemegang saham?

 

  • Dewan Komisaris

Salah satu pihak yang memiliki wewenang untuk mengajukan rapat ini adalah dewan komisaris perusahaan, meskipun bukan pemilik dan tidak memiliki strata tertinggi di perusahaan.

Biasanya, dewan komisaris akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham jika terdapat beberapa hal yang sangat penting terkait dengan perusahaan dan tidak bisa menunggu untuk disampaikan pada rapat tahunan. Maka dari itu, dewan komisaris bisa mengajukan rapat luar biasa.

 

Baca Juga: Tugas Komisaris, Tanggung Jawab dan Gajinya

 

  • Pemegang Saham

Selain dengan dewan komisaris, pemegang saham juga berhak untuk mengajukan Rapat Umum Pemegang Saham. Pengajuan ini bisa dilakukan oleh satu orang atau secara ramai-ramai para pemilik saham.

Tetapi, pengajuan tersebut harus mewakili minimal 10% dari suara pemegang saham yang lainnya. Jika hanya mewakili suara satu orang saja, maka rapat tersebut bisa diajukan ke pengadilan. Keputusan baru bisa diterima jika memperoleh suara sekurang-kurangnya setengah dari para pemegang saham.

 

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa RUPS merupakan rapat yang sangat penting diadakan dalam sebuah perusahaan. Rapat umum pemegang saham tidak hanya melibatkan internal dari perusahaan saja, tetapi juga melibatkan pihak eksternal yaitu para pemegang saham untuk memberikan hak suaranya. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda!