6 Strategi Rekrutmen yang Efektif dan Inovatif untuk Perusahaan

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Isi Artikel

Perusahaan memiliki kompetisi dengan perusahaan lainnya. Tidak melulu terkait produk, para perusahaan juga berkompetisi untuk mendapatkan talenta terbaik.

Mendapatkan sumber daya manusia yang berkompeten merupakan tantangan sendiri. Sebagai perusahaan, perlu untuk menawarkan nilai unik, agar dapat menjadi daya tarik bagi para kandidat karyawan.

Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan sebuah strategi rekrutmen yang dapat membuat perusahaan memiliki nilai lebih. Apa saja itu?

Berikut LinovHR paparkan mengenai pentingnya strategi rekrutmen untuk meningkatkan daya tarik perusahaan, dan 5 contoh strateginya.

 

 

Pentingnya Menerapkan Strategi Rekrutmen yang Baik

Strategi dalam merekrut karyawan adalah bagian dari usaha dalam merekrut sumber daya manusia terbaik dari pasar tenaga kerja yang ada. Strategi rekrutmen yang jelas merupakan sebuah keunggulan, karena dapat mencari kandidat yang spesifik, dan juga dapat menekan budget.

Strategi yang baik juga mendatangkan keuntungan lainnya bagi perusahaan. Yaitu mendapatkan talenta yang berkualitas, yang dapat berkontribusi secara jangka panjang pada suatu perusahaan.

Perusahaan tidak perlu secara masif menyebarkan iklan lowongan pekerjaan. Jika dapat menerapkan strategi yang baik, kandidat sendiri yang secara sukarela mencari informasi dan juga mendaftar posisi di perusahaan tersebut.

Namun, apa saja strategi yang dapat menarik para kandidat tersebut? Kita simak pada pembahasan selanjutnya.

 

Strategi Rekrutmen yang Efektif dan Inovatif

Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda terapkan, untuk bisa mendapatkan talenta-talenta terbaik.

 

1. Metode Gamification

Apakah kalian sudah mengenal istilah gamification? Seperti namanya, gamification merupakan strategi rekrutmen karyawan yang  menggunakan mekanisme atau aturan yang ada di dalam games yang digunakan dalam hal-hal non-games, salah satunya untuk proses rekrutmen.

Metode ini sendiri sebenarnya sudah banyak digunakan oleh beberapa perusahaan kenamaan seperti Google, Domino’s Pizza, hingga Biro Intelijen dan Keamanan Inggris (GCHQ).

Keunikan dari metode gamification adalah caranya untuk menarik perhatian dimana antara perusahaan dan calon karyawan dapat saling berinteraksi.

 

Metode Gamification
Gamifikasi dalam rekrutmen

 

Sebagai contoh apa yang dilakukan GCHQ yang membuat situs web khusus yang digunakan sebagai bagian dari proses perekrutan karyawan.

Melalui web tersebut, kandidat karyawan harus memecahkan kode tertentu untuk mengetahui pesan tersembunyi agar bisa melanjutkan proses perekrutan. Hal ini tentu sangat cocok bagi tugas mereka sebagai badan intelijen untuk mendapat kandidat yang benar-benar kompeten.

Hal serupa juga pernah dilakukan Google ketika mereka membuat permainan dengan mengajak penggunanya menemukan kata kunci dan memecahkan tantangan yang diberikan di laman Google itu sendiri.

Saat itu, salah satu penggunanya yaitu Max Rosett berhasil menyelesaikan permainan yang diberikan Google. Tak disangka, ia justru direkrut sebagai karyawan oleh Google.

 

2. Employer Branding

Employer Branding adalah sebuah gambaran situasi akan kondisi pekerjaan kepada para calon karyawan. Hal ini bisa dilakukan karena perusahaan harus mampu mempromosikan diri sehingga calon karyawan memiliki keyakinan untuk menjadi bagian dari team.

Dikutip dari situs brazen, menurut John Fleischauer, Talent Attraction Manager di Halogen Software mengatakan bahwa employer branding sebagai upaya meyakinkan kandidat pekerja bahwa apa yang ditawarkan perusahaan anda lebih baik daripada apa yang mereka miliki saat ini atau dibanding perusahaan pesaing.

 

employer branding
employer branding

 

Bagi kandidat pekerja, hal ini adalah tentang kontribusi pada perusahaan dan kompensasi apa yang akan mereka dapatkan.

Employer branding sebagai inovasi rekrutmen bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti mengidentifikasi apa yang membuat perusahaan lebih unggul dari perusahaan lain sejenis, memaparkan visi perusahaan, menawarkan budaya organisasi apresiatif kepada karyawan, dan memberikan paket insentif yang menarik.

 

Baca Juga: Tips Membangun Divisi Recruitment untuk Mencapai Target

 

3. Membuat Konten Menarik

Di era serba digital dan media sosial seperti saat ini, profesi seorang content writer/creator di perusahaan menjadi bagian penting untuk memberikan informasi menarik kepada masyarakat luas.

Peran ini juga bisa dimanfaatkan sebagai upaya dalam proses rekrutmen karyawan. Artikel pendek tentang banyak hal bisa ditulis dan dishare melalui media sosial atau blog perusahaan agar bisa terjalin interaksi melalui fitur reply.

Perusahaan juga bisa memberikan gambaran akan budaya perusahaan melalui unggahan foto atau video yang dibagikan di media sosial.

Hal ini akan menarik perhatian kandidat karyawan untuk mereka membayangkan bagaimana jika mereka menjadi bagian dari team perusahaan bersangkutan.

 

4. Sistem Rekrutmen Referral

Sistem rekrutmen referral menjadi cara internal dalam menemukan karyawan berbakat berdasarkan referensi/rujukan karyawan. Rekrutmen dengan sistem rujukan karyawan (employee referral) ini merupakan salah satu strategi inovatif yang bisa lebih hemat.

Sistem ini terbukti lebih baik digunakan untuk mempertahankan karyawan. Studi menunjukkan bahwa karyawan yang dirujuk cenderung bertahan lebih lama, lebih mudah beradaptasi, dan bahkan cenderung bekerja lebih baik dibanding karyawan baru yang bukan hasil rujukan.

 

Baca Juga :   Sistem Rekrutmen yang Ideal Untuk Perusahaan

 

5. Mendatangi Kandidat Secara Langsung

Pernah terpikirkan untuk mencari karyawan dengan menemui mereka secara langsung? Ini mungkin terkesan aneh tapi justru menjadi cara inovatif yang jarang dilakukan perusahaan konvensional.

Alih-alih ikut job fair atau membuka lowongan dan melakukan tes, perusahaan bisa mendatangi beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul orang-orang sesuai kebutuhan.

 

Mendatangi Kandidat Secara Langsung
Mendatangi Kandidat Secara Langsung

 

Mendatangi mereka, dan menanyakan banyak hal terkait hobi mereka bisa dengan lebih santai dan terbuka. Jawaban yang didapatkan juga cenderung lebih jujur.

Hal ini juga dilakukan beberapa perusahaan ternama seperti Quicken Loans dimana mereka mengirim karyawan ke restoran dan toko untuk berinteraksi dengan pekerja disana yang dianggap potensial. Perusahaan ini melakukan hal tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih nyata dan jujur.

Inovasi bagi sebuah perusahaan menjadi sangat krusial bahkan sejak proses rekrutmen. Hal ini karena sebagai perusahaan perintis, mereka butuh usaha lebih untuk meyakinkan kandidat karyawan potensial agar tak berpindah ke perusahaan kompetitor yang mungkin sudah mapan.

 

6. Bekerja Sama dengan Universitas

Cara ini merupakan cara yang terbilang tidak banyak digunakan ketike berbicara mengenai perekrutan. Namun, cara sangat efektif, ketika perusahaan mencari kandidat yang fresh, dan tentunya berkualitas.

Perusahaan dapat menjalin komunikasi dengan kampus, dan menjajaki kerja sama dalam hal penyaluran kerja. Wujudnya dapat berupa pameran kerja yang diadakan di kampus tersebut. Dan juga daftar rekomendasi mahasiswa yang dianggap memiliki prestasi baik.

Tentunya hal ini dapat memberikan manfaat baik bagi Universitas maupun perusahaan. Universitas dapat dianggap memiliki peran dalam melakukan penyaluran kerja bagi lulusannya. Sementara perusahaan mendapatkan rekomendasi mahasiswa yang sudah terseleksi.

 

Baca Juga : Mengenal Headhunter dan Sepak Terjang nya di Indonesia

 

Kesimpulan

Menggunakan strategi rekrutmen karyawan yang inovatif juga menunjukkan ‘nilai’ dari perusahaan itu sendiri. Karyawan pada umumnya juga lebih suka dengan hal-hal menarik dan unik dibanding cara-cara tradisional.

Semakin kretaif dan inovatif cara rekrutmen, semakin besar pula mendapatkan karyawan yang tak kalah kreatif dan inovatif.

HR dalam perusahaan dapat juga menggunakan bantuan teknologi dalam melakukan rekrutmen. Penggunaan teknologi diharapkan dapat membantu proses rekrutmen agar lebih terstruktur, dan juga akurat.

 

Recruitment Software
Recruitment Software LinovHR

 

Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah Recruitment Software dari LinovHR. Software dari LinovHR ini sudah banyak dipercaya perusahaan dalam membantu melaksanakan rekrutmennya.

Fitur yang mencerminkan strategi rekrutmen adalah Manpower Planning. Fitur ini berisikan list mengenai posisi apa saja yang sedang dibutuhkan untuk direkrut. Terdapat juga keterangan urgensi yang menerangkan tingkat urgensi sebuah posisi.

Nantinya, setiap perusahaan yang menggunakan Recruitment Software dari LinovHR, akan mendapatkan website karirnya sendiri. Jadi, daftar rencana rekrutmen posisi yang sudah dibuat akan ditampilkan pada website tersebut, agar kandidat dapat lebih mudah mengaksesnya.

Mudah bukan? Untuk penjelasan fitur lainnya mengenai Software Rekrutmen LinovHR, Anda dapat jadwalkan demo secara gratis, agar dapat diberi penjelasan lebih lanjut.

Semoga pembahasan artikel ini bermanfaat!

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter