surat peringatan karyawan

5 Tips Membuat Surat Peringatan untuk Karyawan

Surat peringatan (SP) merupakan surat yang pada umumnya hanya akan diberikan pada karyawan yang bermasalah atau telah melakukan pelanggaran disiplin saja. Tujuannya, untuk membuat jera karyawan dan mencegahnya melakukan pelanggaran yang sama. Namun tentunya pembuatan dan pemberian SP tidak boleh asal dilakukan.

Karena ada peraturan yang harus dipatuhi dalam membuat surat peringatan kepada karyawan agar sesuai dengan peraturan yang telah dibuat pemerintah dalam hal ini undang-undang ketenagakerjaan.

Berikut ini adalah 5 tips membuat surat peringatan untuk karyawan:

1. Memastikan Pelanggaran Yang Dilakukan

Memastikan bahwa pelanggaran memang sudah diluar batas ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja. Tujuannya agar pembuatan Surat Peringatan tidak hanya condong pada satu pihak saja.

 

2. Memastikan Durasi Berlakunya Surat Peringatan

Dalam Pasal 161 yang menjadi payung hukum pemberian Surat Peringatan, masa berlakunya hanya mencapai 6 bulan saja. Kecuali memang sudah ditetapkan dalam perjanjian kerja yang sudah sama-sama disetujui.

 

Baca Juga :Surat Peringatan – Menurunkan atau Meningkatkan Produktifitas Kerja ?

 

3. Pembuatan Surat oleh Divisi HRD

Surat langsung dibuat oleh Divisi HRD yang memiliki tanggung jawab dalam penanganan masalah internal. Hal ini sudah sangat jelas.

 

4. Cantumkan Data Karyawan Dengan Jelas

Surat Peringatan akan yang akan diberikan pada karyawan bersangkutan harus berisi data karyawan yang jelas. Contoh surat peringatan yang benar adalah mencantumkan Nama Asli, Nomor ID karyawan dalam perusahaan dan Jabatannya.

 

Baca Juga :Ini Dia 7 Peraturan Perusahaan Yang Dibenci Karyawan

 

5. Cantumkan Tanda Tangan Nama Pembuat dan Penerima Surat Peringatan

Mencantumkan nama pembuat dan penerima Surat Peringatan dengan jelas, beserta materai Itulah 5 tips membuat surat peringatan untuk karyawan yang harus dilakukan perusahaan.

 

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan , jika akan membuat surat peringatan karyawan, agar pembuatan surat peringatan karyawan bisa efektif dan mencapai tujuan dari dibuatnya surat peringatan tersebut.