Tes Wartegg

Tes Wartegg: Tips Mengerjakan & Profil Kepribadian

Perusahaan akan menerapkan berbagai cara terbaik dalam merekrut calon karyawan. Salah satunya melalui Tes Wartegg. Namun, apakah Anda sudah tahu, apa itu tes wartegg? Jika belum, simak penjelasannya di bawah ini!

 

Apa itu Tes Wartegg?

Tes Wartegg merupakan suatu jenis psikotes yang ditujukan untuk mengidentifikasi potensi, psikologis, dan kepribadian seseorang untuk memetakan karir di masa mendatang.

Dahulu, jenis tes ini dibuat oleh ahli yang bernama Krugger dan Sander dari University of Leipzig. Paham yang mendasari psikotes ini adalah psikologi Gestalt. Setelah itu, tes ini pun dikembangkan kembali oleh Ehrig Wartegg dan Marian Kinget.

Tes wartegg terdiri dari 8 kotak dengan jenis gambar yang berbeda-beda. Gambar tersebut dapat berbentuk titik, garis, atau gabungan keduanya. 

Untuk mengerjakan tes ini, Anda harus melengkapi rangkaian gambar tersebut. Lalu, hasil dari guratan gambar Anda akan menghasilkan suatu makna tersendiri dalam ilmu psikologi.

 

Tips dan Trik Mengerjakan Tes Wartegg

Bagi Anda yang belum pernah menjalani salah satu jenis tes psikotes ini, dapat menerapkan tips dan trik berikut agar lebih mudah mengerjakannya.

 

1. Merencanakan Gambar yang Hendak Dibuat

Anda dapat mencari referensi terlebih dahulu tentang tes wartegg. Setelah itu, pahamilah cara mengerjakannya. Lalu, buatlah perkiraan gambar yang akan dibuat pada tes wartegg yang akan Anda laksanakan.

Anda akan lebih terarah ketika mengerjakan tes wartegg lantaran sudah memiliki rencana untuk mengerjakannya. Hasil yang diperoleh pun juga akan lebih maksimal

 

2. Sering Berlatih Mengerjakan Tes Wartegg

Apabila sudah memiliki rencana gambar sesuai yang dijelaskan pada tips sebelumnya, selanjutnya Anda dapat berlatih menyelesaikan tes ini. Anda dapat memperoleh berbagai contoh soal latihan tes wartegg dari internet.

Semakin Anda sering berlatih, maka kian terbiasa dalam mengerjakan tes ini. Alhasil Anda dapat menyelesaikan tes wartegg sesuai waktu yang ditentukan.

 

3. Mulailah Mengerjakan Tes dari yang Paling Mudah

Ketika Anda mengerjakan tes wartegg, selesaikan dahulu soal-soal yang dianggap mudah. Janganlah terlalu fokus pada satu soal yang sulit. Hal ini dapat membuang banyak waktu.

Mengerjakan dari yang paling mudah membuat Anda dapat memanfaatkan waktu tes secara efektif serta menghasilkan nilai tes yang baik pula.

 

Baca Juga: Sedang Mencari Kerja? Pahami Aptitude Test Dulu!

 

4. Buatlah Gambar yang Tidak Biasa

Setiap guratan gambar yang dihasilkan tentu akan menggambarkan kepribadian Anda. Atas hal tersebut, buatlah gambar-gambar yang unik. Dengan demikian, penilai akan memandang Anda seorang pribadi yang kreatif serta memiliki pengetahuan yang luas.

 

5. Boleh Kerjakan Tes Wartegg Secara Acak Tetapi Jangan Diawali dari Nomor 5 

Anda dapat mengerjakan soal tes wartegg secara acak dan dinamis. Namun, cobalah untuk tidak mengawali tes dari nomor 5. Mengapa demikian? Hal tersebut lantaran jika Anda mengerjakannya terlebih dahulu dapat menggambarkan adanya kejanggalan dalam tes. 

 

6. Berdoa dan Tetap Tenang Sebelum Mengerjakan Tes

Yap, ada baiknya sebelum mengerjakan segala sesuatu diawali dengan berdoa kepada Tuhan. Diharapkan Anda dapat memperoleh segala kemudahan dan kelancaran serta hasil terbaik dalam mengerjakan soal tes wartegg. Selain itu, dengan berdoa pun Anda akan lebih tenang dalam menyelesaikan tes ini.

 

Baca Juga: Pelajari DiSC Test untuk Memahami Kepribadian Diri!

 

Profil yang Tergambar Pada Hasil Tes Wartegg

Melalui tes wartegg, penilai akan mengetahui 8 gambaran kepribadian yang masuk dalam 4 aspek dari diri Anda. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

gambar tes warteg

1. Emotion (Emosi)

Dalam aspek emotion (emosi) terbagi dalam dua jenis kepribadian, yaitu:

 

  • Outgoing

Pada kepribadian ini akan diketahui bahwa seseorang lebih condong berorientasi pada dunia luar dan mudah menjalin hubungan dengan orang lain. Individu tipe ini biasanya memiliki perilaku penggembira, tidak tegang, dan mudah beradaptasi.

 

  • Seclusive:

Individu yang memiliki kepribadian ini cenderung lebih berorientasi pada diri sendiri. Setiap sudut pandang akan sesuatu akan dilihat dari sikap pribadi. Hal ini yang menyebabkan seseorang dengan kepribadian ini dapat lebih mudah depresi dan sensitif.

 

Baca Juga: 9 Cara Mengendalikan Emosi Saat di Kantor

 

2. Imagination (Imajinasi)

Dalam aspek imagination, akan tergambar dua kepribadian individu, yaitu combinative dan creative. Berikut penjelasannya.

 

  • Combinative

Individu dengan kepribadian tipe combining cenderung mengambil materi secara langsung dari hal di sekelilingnya. Lalu, hal tersebut akan diorganisir dengan cara objektif dan menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan dunia luar. Seseorang dengan bentuk imajinasi ini condong terhadap suatu realitas kehidupan.

 

  • Creative:

Kepribadian ini menggambarkan seorang individu yang kurang tertuju pada realitas. Seseorang dengan tipe ini lebih suka akan hal-hal abstrak, filosofis, dan simbol-simbol tertentu. 

Jika individu memiliki kepribadian ini secara berlebihan, maka dapat menyebabkan suatu kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan yang baru.

 

3. Intellect (Cara Pikir)

Pada aspek ini akan tergambar profil seorang individu berdasarkan pola pikirnya. Berikut penjelasannya.

 

  • Practical:

Seseorang dengan kepribadian practical cenderung akan bertindak berdasarkan pengamatan, persepsi, dan hal lainnya berdasarkan pola pikir yang teratur. Pribadi ini akan berorientasi pada sebuah fakta, hal-hal nyata, dan penalaran yang bersifat induksi.

 

  • Speculative:

Seseorang dengan bentuk kepribadian ini lebih condong ada penalaran dan cara berpikir berdasarkan teori. Individu dengan tipe ini akan mengerjakan segala sesuatu dengan tidak dinamis.

 

4. Aktivity (Aktivitas)

Pada aspek aktivitas, akan tergambar kepribadian seseorang dalam bentuk dynamic dan controlled. Berikut uraian penjelasannya.

 

  • Dynamic:

Individu dengan kepribadian ini akan bertindak secara dinamis. Umumnya, seseorang dengan tipe ini menyukai adanya hal-hal baru, antusias, berani, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bahkan, kepribadian ini pun memungkinkan seseorang untuk mampu multitasking.

 

  • Controlled:

Seseorang dengan kepribadian ini bertingkah laku secara tegas. Namun, individu ini akan merencanakan dan memikirkannya dahulu sebelum bertindak. Selain itu, individu ini lebih suka akan hal-hal yang teratur dan terpusat. Tindakannya dilakukan dengan cara tenang dan konsisten.

 

Itulah tips mengerjakan dan profil kepribadian dari tes wartegg. Setiap individu memiliki kepribadian yang bermacam-macam. Perusahaan tentu membutuhkan calon karyawan dengan kepribadian yang selaras dengan bidang pekerjaannya atau tujuan perusahaan. Calon karyawan dapat dengan mudah beradaptasi dengan pekerjaan dan produktif. Hasil kerja yang didapat pun akan optimal.