Peran Penting HR dalam Membangun Branding

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Peran Penting HR Dalam Membangun Brand
Isi Artikel

Marketing dan Public Relation bukanlah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab dalam memperkenalkan sebuah brand perusahaan, semua tentang klien dan konsumen sebuah organisasi. Ingat orang-orang di HR? Mereka juga memiliki dampak yang signifikan dengan program HRD untuk menyampaikan brand yang menjanjikan dari perusahaan dan menjalin komunikasi organisasi sebagai bisnis kepada pelanggan.

Semua bisnis akan gagal untuk bertahan di tengah industri tanpa dua hal, yaitu pelanggan dan staf. Perusahaan mungkin memiliki produk yang ampuh atau penawaran layanan yang mendunia.

Akan tetapi, jika tidak memiliki orang yang tepat di tempat yang mewakili brand perusahaan dan menjaga apa yang harus selalu menjadi prioritas utama, pelanggan perusahaan, maka semua hal lain tidak akan berarti apa-apa. Karena itu, adanya program hrd untuk karyawan akan membantu meningkatkan kualitas sebuah brand. Sebagai catatan, semua karyawan harus menjadi brand ambassador organisasi.

 

Baca Juga: Benarkah Brand Identity adalah Hal yang Penting untuk Perusahaan?

 

Bukankah PR dan Marketing yang Harus Membangun Brand?

Pertanyaan ini memang sering muncul ketika perusahaan juga melimpahkan tugas dan tanggung jawab ke HRD untuk urusan branding. Memang benar, kebanyakan tugas dan pekerjaan marketing dan PR

Namun, HRD pun turut serta dalam membangun brand, loh! Berikut beberapa peranan HRD dalam membangun brand perusahaan. 

 

1. Membangun Program Penghargaan dan Komunikasi

Selain fungsi utamanya merekrut karyawan baru, HRD di perusahaan juga harus menjaga pengalaman karyawan di garis depan dengan strategi penghargaan dan komunikasi yang akan berpengaruh pada branding.

Pemberian tunjangan merupakan salah satu biaya bisnis yang cukup besar bagi sebagian besar perusahaan karena menjadi pendorong utama keterlibatan staf.

Namun sebenarnya, memastikan karyawan perusahaan benar-benar menghargai manfaat yang ditawarkan serta mengakui investasi yang dilakukan perusahaan merupakan tantangan yang lebih besar. Disinilah peran  komunikasi dan branding karyawan menjadi kuncinya utamanya.

Agar staf lebih memahami manfaat yang tersedia, diperlukan komunikasi internal yang menarik, intuitif dan informatif, dengan visual dan bahasa, dan konsisten dengan citra publik perusahaan.

 

2. Membangun Kultur Perusahaan

Karyawan juga ingin merasa terhubung dengan perusahaan mereka dan kulturnya, yaitu dengan secara jelas mengkomunikasikan nilai-nilai perusahaan, ekspektasi karyawan, budaya inti, dan komitmen akan memperkuat brand perusahaan di antara pekerja

Karena tantangan yang dihadapi banyak bisnis adalah menciptakan pendekatan global yang terpadu perpesanan dan komunikasi. Semua dapat tercapai melalui program harmonisasi, penghargaan dan komunikasi agar setiap kali karyawan menerima komunikasi tentang kebijakan, prosedur, atau berita perusahaan, mereka dapat terlibat dengan perusahaan.

 

Baca Juga: Apa itu Business Process Outsourcing? Ini Pembahasan Lengkapnya!

 

Bagaimana Cara HR Membantu Membangun Brand Perusahaan?

Adanya HRD di perusahaan diharapkan mampu mengembangkan dan mengelola hubungan karyawan dan perusahaan penting untuk menciptakan branding yang membantu perusahaan tetap kompetitif.

Karyawan yang terlibat produktif, dan terinspirasi dalam kegiatan apapun di perusahaan dapat memberikan dampak positif pada brand serta pemasaran atau hubungan masyarakat. 

Karena itu, pahami 5 cara sederhana HR dalam membantu membangun brand perusahaan berikut ini.

 

1. Analisis Budaya Perusahaan

Brand perusahaan yang kuat di mulai dari perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, jika ingin pelamar menganggap perusahaan Anda sebagai tempat yang tepat untuk berkarier, maka hal itu harus benar adanya.

Ketahuilah bahwa media sosial ini luas dan terhubung. Jika upaya branding perusahaan tidak relevan dengan pengalaman kerja karyawan yang ditawarkan kepada kandidat lain, maka branding perusahaan dapat dikatakan gagal.

Cara terbaik untuk mengukur budaya perusahaan Anda adalah dengan menganalisis serta membangun komunikasi langsung dengan para karyawan. Baik melalui survei anonim atau pertemuan tatap muka, cari tahu apa yang paling mereka sukai mengenai pekerjaan di perusahaan, dan apa yang mereka inginkan serta perubahan apa yang ingin mereka inginkan.

 

2. Mengembangkan Strategi

Buatlah strategi konten yang komprehensif untuk melibatkan kandidat target untuk branding perusahaan. Misalnya mengembangkan konten perekrutan yang lebih baik untuk mendukung brand perusahaan dengan meminta kandidat untuk melakukan kolaborasi di lingkungan kerja mereka.

Anda dapat menggunakan strategi ini untuk membuat video singkat tim pemasaran Anda yang  bekerja sama atau posting blog yang menjelaskan nilai kolaborasi di tempat kerja. Gunakan metode storytelling, atau dengan bercerita, dengan menekankan nilai-nilai perusahaan.

 

3. Membuat Program Advokasi Karyawan

Buatlah program HR kepada karyawan yang merekomendasikan karyawan baru, berbagi konten mengenai brand perusahaan, dan mempromosikan informasi tentang brand perusahaan ke luar akan mendapatkan insentif atau bonus lainnya. 

Dengan begitu, karyawan akan merasa bahwa usahanya dihargai dan akan lebih bersedia mengadvokasi brand dan perusahaan. Jangan lupa untuk kenali dan beri penghargaan atas upaya karyawan karena telah menjadi duta brand perusahaan.

 

4. Manfaatkan Media Sosial

Media sosial dengan cepat menjadi saluran pemasaran penting, yang sama pentingnya dengan proses merekrut. Jadi sangat penting untuk membangun brand perusahaan di media sosial jika ingin kandidat ideal menemukan perusahaan Anda.

Manfaatkan platform seperti Twitter, Instagram dan Facebook untuk mengunggah lowongan dan daftar pekerjaan, dan yang paling penting gunakan media sosial untuk melibatkan kandidat dengan perusahaan Anda langsung. Buatlah profil secara terpisah untuk perekrutan yang membedakan dengan profile perusahaan.

 

5. Menguji Kualitas Brand Perusahaan

Meningkatkan brand perusahaan adalah proses yang sedang berlangsung dan mungkin tampak sulit untuk diukur. Tetapi seperti market yang menguji dan mengukur keberhasilan tingkat penjualan mereka, perekrut harus menguji dan mengukur strategi. 

Menguji kualitas brand perusahaan dapat dilakukan dengan mengecek berbagai ulasan dan peringkat yang diberikan di berbagai situs yang tercantum perusahaan Anda, dan evaluasi dari hal tersebut kualitas brand perusahaan mana lagi yang harus dikembangkan. 

Selain itu, bisa juga dilakukan dengan mengevaluasi tingkat kepuasan karyawan sebagai brand ambassador yang tak kalah penting juga di dalam perusahaan, karena kepuasan dan kebahagiaan karyawan akan berdampak pada tingkat produktivitas di perusahaan.

Jadi, sangat penting bagi Anda untuk mengukur kepuasan karyawan di semua tim dan departemen. Survei anonim adalah cara yang tepat untuk membiarkan karyawan memberikan feedback yang jujur tentang pengalaman mereka tanpa takut akan ada dampaknya.

 

Baca Juga: Seberapa Penting Keterlibatan Karyawan dalam Perusahaan?

 

Mudahkan Tugas HRD Dengan HRIS LinovHR

Membangun brand perusahaan juga menjadi tanggung jawab HR, maka dapat dipastikan bahwa pekerjaan dan peran HR cukup kompleks. Untuk membantu meringankan tugasnya, perusahaan bisa mengaktifkan berbagai kemudahan yang ditawarkan software HRIS dari LinovHR.

Software HRIS LinovHR membantu atau menggantikan HRD dalam mengerjakan pekerjaan yang administratif, seperti penggajian karyawan, rekrutmen, manajemen proforma, manajemen kompetensi, manajemen waktu kerja, pengembangan sumber daya manusia atau SDM, hingga suksesi jabatan.

Dengan begitu, HR dapat fokus membangun brand perusahaan dengan berkolaborasi dengan tim dan karyawan lainnya.

Karena itu, berpartisipasilah dalam revolusi siklus branding perusahaan dengan bergabung bersama LinovHR. Berikan branding perusahaan kehidupan yang lebih baik untuk karyawan Anda!

Bagikan Artikel Ini :

Tentang Penulis

Editor
Editor

Related Articles

.

Newslater

Newsletter

Artikel Terbaru