Absensi Barcode: Kekurangan dan Solusinya

Kini, perkembangan teknologi membawa sistem presensi menjadi lebih maju. Jika dulu hanya sistem absensi ceklok dengan kartu, saat ini pilihan sistem absensi sudah semakin beragam. Sebut saja sistem absensi fingerprint, face recognition, dan absensi barcode.

Tulisan kali ini akan membahas tentang sistem absensi barcode. Sebelum Anda menerapkannya kepada karyawan, baca tulisan ini terlebih dahulu!

 

Apa Itu Absensi Barcode

scan barcode
scan barcode

 

Absensi barcode adalah suatu sistem absensi yang menggunakan barcode atau kode batang untuk mencatat kehadiran.

Barcode itu sendiri merupakan gambar kecil garis-garis vertikal yang diapit dengan spasi dan mewakili angka atau simbol tertentu.

Barcode umumnya memiliki bentuk persegi panjang. Namun, barcode model ini sudah mulai ditinggalkan. Kini, banyak perusahaan menggunakan salah satu jenis barcode yang berbentuk persegi, yaitu QR Code. QR code merupakan istilah pendek dari Quick Response Code

Karyawan memiliki barcode masing-masing. Barcode tersebut bisa disimpan dalam aplikasi atau id card setiap karyawan.

Ketika karyawan memasukkan kehadiran ke kantor, karyawan akan memindai barcode yang dimiliki dengan mesin scanner yang ada di kantor.

Sistem absensi barcode banyak dipilih karena kemudahannya. Sistem ini bisa mendata kehadiran karyawan dengan cepat. Bukan hanya itu, absensi kode batang juga memudahkan rekapitulasi data absensi karyawan karena sudah terdigitalisasi. Segala data tentang jam masuk dan jam pulang karyawan sudah termuat dalam sistem.

Absensi menggunakan kode batang juga akan lebih akurat. Ini karena absensi barcode bersifat real-time. Waktu yang ditunjukkan pada sistem absensi ini sudah sesuai dengan waktu global.

 

Baca Juga: Cara Membuat Sistem Absensi dengan Barcode

 

Kelemahan Sistem Absensi Barcode

Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa absensi barcode memiliki beberapa kelebihan yang layak dipertimbangkan.

Namun di sisi lain, sistem absensi ini juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan-kelemahan tersebut di antaranya:

 

1. Adanya Risiko Kecurangan

Meski mudah dan cepat, ternyata sistem absensi barcode memiliki sisi negatif yaitu adanya risiko kecurangan.

Risiko ini bisa muncul pada perusahaan yang menerapkan absen barcode dengan id card. Karyawan harus memindai id card yang berisi barcode pada mesin pemindai di kantor.

Sistem absensi tersebut memang mengharuskan karyawan datang ke kantor, tetapi realisasinya mungkin tidak demikian.

Sebab, karyawan bisa dengan mudah menitipkan id card-nya pada rekan kerja untuk dipindai. Meskipun karyawan tidak datang atau terlambat datang ke kantor, kehadirannya bisa dicatat tepat waktu berkat titip absen.

 

2. Menyulitkan Karyawan WFH

Sistem absensi barcode agak sulit diterapkan untuk karyawan yang work from home. Ini karena sistem ini mengharuskan karyawan untuk datang ke kantor dan memindai barcode miliknya.

Padahal, saat ini sistem kerja hybrid sudah banyak dilakukan oleh perusahaan. Lokasi kerja karyawan terbagi menjadi dua, yaitu dari rumah atau dari kantor. 

Sehingga, perusahaan yang menerapkan hybrid tidak cocok menerapkan sistem absensi barcode.

 

4. Kerusakan Barcode

Barcode yang dimiliki karyawan bisa saja rusak. Apalagi jika barcode tersebut diletakkan di tanda pengenal karyawan yang rentang bergesekan dan bersentuhan dengan benda lain.

Gambar barcode pada id card karyawan bisa saja hilang atau memudar. Jika hal itu terjadi, karyawan tidak akan bisa menandai kehadirannya.

 

Baca Juga: 4 Keunggulan Aplikasi Absensi Barcode Gratis

 

Cegah Kecurangan Data dengan Aplikasi Absen Online Face Recognition

Sistem absensi barcode adalah salah satu inovasi dalam dunia HR. Dengan adanya absen jenis barcode, pilihan proses pencatatan kehadiran karyawan semakin beragam.

Tapi tentu satu hal yang tidak bisa Anda abaikan perihal proses absensi adalah potensi kecurangan yang mungkin dilakukan.

Absensi barcode memang mudah dan praktis. Namun, Anda tentu tak ingin menerima risiko kecurangan yang sayangnya bisa terjadi jika memilih sistem absensi ini.

Karena itulah, Anda membutuhkan sistem absensi yang lain. Contohnya yaitu sistem aplikasi absen online dengan face recognition.

Absensi Online
Aplikasi Absensi LinovHR

 

Aplikasi absen online yang dapat Anda pilih adalah Aplikasi Absensi LinovHR. Aplikasi ini bisa mencatat kehadiran karyawan dengan efektif, efisien, akurat, dan anti curang.

Mengapa anti curang? Ini karena Aplikasi Absensi LinovHR menghadirkan fitur face recognition di mana karyawan harus menyalakan kamera pada smartphone-nya untuk mencatat kehadiran. Dengan demikian, titip absen antar karyawan tidak akan terjadi.

Selain itu, aplikasi ini juga bisa mengenali karyawan yang menggunakan fake GPS, jailbreak, dan root pada smartphone-nya. Sehingga, tidak akan ada celah untuk karyawan yang memalsukan lokasi kerjanya.

Jika karyawan Anda mencatat kehadirannya dengan jujur, mereka akan semakin disiplin dan produktif.

Bukankah kelebihan-kelebihan tersebut akan menguntungkan perusahaan Anda? Oleh sebab itu, jangan sampai ketinggalan menggunakan Aplikasi Absensi LinovHR.

Segera hubungi kami untuk menjadwalkan demo dan dapatkan diskon selama menggunakan LinovHR!