Cara Menghitung Cut Off Gaji Karyawan dengan Benar

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Cara menghitung cut off gaji
Isi Artikel

Pada umumnya cut off (tutup buku) merupakan batasan waktu atau rentang waktu sebagai dasar perhitungan gaji dalam suatu periode tertentu. Batasan tanggal ini bisa berbeda-beda di setiap perusahaan.

Cut off biasanya digunakan untuk memotong proses pencatatan keuangan, dan setelah itu membentuk pencatatan baru dengan metode yang berbeda ke dalam laporan keuangan.

Cara menghitung cut off gaji membantu manajemen memperbaiki penyajian laporan keuangan yang dikeluarkan.

Selain itu, ia juga dapat meminimalisir kecurangan atau kesalahan yang terjadi pada laporan keuangan sehingga data dalam laporan keuangan bisa terjamin validitasnya serta sesuai dengan keadaan keuangan perusahaan yang sebenarnya.

 

 

Tanggal cut off paling umum biasanya ditentukan pada awal sampai akhir bulan, seperti tanggal 1 hingga tanggal 30. Perhitungan gaji tersebut dimulai setiap tanggal 1 dan ditutup pada tanggal 30 pada bulan yang berjalan.

Akan tetapi, ada juga perusahaan-perusahaan yang menentukan tanggal cut off gaji di pertengahan bulan seperti tanggal 15 sampai tanggal 25 dan tanggal lainnya.

Oleh sebab itu penting bagi perusahaan menghitung cut off gaji karyawan dengan teliti, agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungannya.

Berikut ini artikel dari LinovHR akan membahas tentang cara menghitung cut off gaji karyawan dengan benar, simak ya!

 

Manfaat Cut Off Bagi Perusahaan

Kegiatan cut off di dalam perusahaan sangat penting dilakukan perusahaan. Adanya tutup buku ini membantu perusahaan untuk memeriksa transaksi-transaksi yang telah dilakukan perusahaan. Apakah transaksi tersebut sudah sesuai dengan tanggal atau belum.

Selain itu, kegiatan ini juga memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  1. Mengetahui keadaan keuangan perusahaan yang sebenarnya
  2. Mengetahui kinerja perusahaan dengan melihat pendapatan dan pengeluaran keuangan
  3. Mengetahui saldo akhir yang dimiliki perusahaan dan membentuk saldo awal untuk periode berikutnya
  4. Menganalisis rasio keuangan perusahaan
  5. Menentukan pembagian laba bagi pemegang saham pada akhir tahun

 

Baca Juga: Ada yang Disebut Gaji ke 14, Apa itu?

 

Cara Menghitung Cut Off Gaji

Sangat penting bagi seorang HR atau juga karyawan untuk mengetahui seperti apa cara menghitung cut off gaji. Dengan mengetahui caranya, dapat meminimalisir salah hitung gaji.

Berikut adalah contoh perhitungan cut off gaji karyawan:

Budi telah diterima bekerja di PT Jaya Abadi pada tanggal 16 September 2021. Tanggal pembayaran gaji di PT Jaya Abadi adalah 25 Oktober 2021. Diketahui bahwa tutup buku absensi di perusahaan PT Jaya Abadi adalah tanggal 16-15. Apakah Budi akan menerima gaji penuh pada bulan Oktober 2021?

 

Jawaban:

Budi akan menerima gaji penuh di bulan Oktober 2021 dikarenakan Budi masuk bekerja di awal tutup buku absensi. Jumlah perhitungan hari kerja adalah 30 hari (1 September – 15 Oktober 2021). 

Karyawan yang bergabung dengan perusahaan pada pertengahan bulan, tidak akan menerima gaji penuh. Maka, perusahaan perlu membayar sesuai dengan jumlah hari kerja yang karyawan lakukan.

Menghitung gaji karyawan juga sangat sederhana dengan rumus berikut.

 

Gaji = (Hari Kerja/Hari Kerja Bulanan) x Gaji Bulanan

 

Contoh:

Untuk perusahaan tempat karyawan E mulai bekerja pada tanggal 17 November di PT Roda Bergerak. Karyawan E memperoleh upah Rp3.500.000,00 dengan bekerja 5 hari seminggu. Lalu berikut ini cara menghitung gaji karyawan:

Pertama, hitung jumlah hari kerja dalam sebulan. Dari tanggal 20 November, kemudian, dari tanggal 17 hingga 30, karyawan E bekerja 10 hari. Gaji yang diterima pegawai E adalah:

Gaji = (20/10) x Rp3.500.000,00 = Rp1.500.000.00

 

Baca Juga: Seperti Apa Sistem Penggajian Payroll yang Berlaku di Indonesia?

 

Buat Proses Perhitungan Cut Off Gaji Lebih Mudah dengan Aplikasi Payroll LinovHR 

Aplikasi Absensi Online
Software HRD LinovHR

 

Mengetahui kapan tutup buku perusahaan tentu sangat membantu HR dalam menghitung gaji karyawan. Seperti yang kita tahu, perusahaan perlu membayar karyawan sesuai dengan jumlah hari kerja karyawan.

Perhitungan gaji sesuai dengan tanggal cut off akan menghasilkan besaran gaji yang berbeda-beda pada tiap karyawan. Untuk itulah divisi payroll perlu melakukan perhitungan dengan cermat agar tidak ada salah hitung.

Sebagai salah satu solusi untuk membuat perhitungan gaji lebih sederhana namun tetap akurat dan cepat. Perusahaan dapat menggunakan aplikasi Payroll LinovHR.

Dengan bantuan software payroll LinovHR, perhitungan gaji karyawan sesuai dengan tanggal cut off bisa dilakukan lebih mudah karena tidak perlu dihitung manual. Melainkan menggunakan teknologi komputer.

 

Banner Payroll 2

 

Nantinya, sistem payroll akan menghitung gaji karyawan sesuai komponen-komponen yang telah ditetapkan perusahaan. Mulai dari data kehadiran, BPJS, tunjangan, sampai pajak.

Tidak hanya sampai pada proses perhitungan, software payroll indonesia LinovHR juga membantu perusahaan dalam mengelola data bank karyawan dan juga sudah dilengkapi dengan kode-kode akuntansi yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan.

Bersama software payroll LinovHR, perhitungan gaji yang lebih sederhana kini dalam genggaman.

Ayo ajukan demo gratisnya sekarang!

Tentang Penulis

Meirza Anggakara
Meirza Anggakara

Memiliki minat dalam pemasaran digital serta senang memberikan pengetahuan terkait dunia kerja di LinovHR dengan penerapan SEO yang baik dan sesuai kaidah mesin pencari
Follow them on Linkedin

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Meirza Anggakara
Meirza Anggakara

Memiliki minat dalam pemasaran digital serta senang memberikan pengetahuan terkait dunia kerja di LinovHR dengan penerapan SEO yang baik dan sesuai kaidah mesin pencari
Follow them on Linkedin

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter