Contoh Peta Konsep dan Cara Membuatnya

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

peta konsep
Isi Artikel

Peta konsep adalah sebuah metode yang digunakan untuk menggambarkan dan menyusun gagasan atau informasi dengan cara yang terstruktur dan mudah dimengerti.

Karena menawarkan kemudahan untuk memahami suatu materi dan topik, metode ini banyak digunakan di berbagai bidang, baik pendidikan maupun lingkungan kerja.

Untuk memahami apa itu peta konsep, manfaat, jenis, karakteristik, cara membuat, serta contoh peta konsep, simak pemaparannya melalui artikel LinovHR berikut ini!

 

 

Apa Itu Peta Konsep?

Peta konsep atau concept map adalah alat visual yang digunakan untuk mengorganisasi, merepresentasikan, dan menyajikan informasi dalam bentuk grafis.

Ini membantu individu dalam memahami konsep kompleks dengan lebih mudah, karena memungkinkan mereka untuk melihat gambaran yang jelas, komprehensif, dan holistik mengenai konsep tersebut.

Concept map memiliki struktur yang khas, di mana konsep utama akan diletakkan di tengah dan dihubungkan dengan konsep-konsep yang terkait menggunakan garis atau panah.

Umumnya, metode ini digunakan dalam kegiatan pembelajaran, workshop, atau meeting strategis.

 

Manfaat Peta Konsep 

Peta konsep menjadi metode yang populer digunakan karena menawarkan segudang manfaat. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

 

1. Mempermudah Pemahaman Materi

Dengan memanfaatkan metode ini, kita dapat menggambarkan materi dengan jelas dan berurutan.

Hal ini membantu kita mengenali pokok, subtopik, dan informasi penting dalam materi tersebut.

Mereka juga menggunakan elemen visual seperti gambar, warna, simbol, atau kata kunci tertentu untuk memperkuat ingatan kita.

 

2. Meningkatkan Efisiensi Proses Pembelajaran

Karena memudahkan proses pemahaman individu, proses belajar akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Selain itu, membuat ringkasan suatu topik dengan metode ini membantu kita mengukur sejauh mana kita mengerti materi tersebut.

 

3. Menghemat Waktu dalam Belajar

Dengan lebih efisiennya proses pembelajaran, maka waktu yang digunakan untuk memahami suatu materi pun bisa lebih singkat.

 

4. Melatih Otak untuk Memiliki Pemahaman yang Mendalam

Metode ini juga membantu kita mengasah keterampilan berpikir karena kita melihat bagaimana setiap bagian suatu konsep terhubung secara holistik.

 

5. Membantu Menghasilkan Ide-ide Terbaru

Kreativitas dan daya imajinasi juga akan meningkat karena kita bebas menciptakan desain dan bentuk sesuai dengan keinginan.

Selain itu, peta konsep juga bisa digunakan untuk brainstorming dengan orang lain untuk mendapatkan masukan, ide-ide baru, atau saran tambahan.

 

Jenis Peta Konsep

Concept map hadir dalam variasi atau model yang berbeda. Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri dan Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan preferensi pribadi. Berikut adalah jenis-jenisnya:

 

Peta Konsep Pohon Jaringan (Network Tree)

Peta Konsep Pohon Jaringan
Network Tree

Ini biasanya digunakan untuk menunjukkan hubungan antara konsep-konsep dalam bentuk hierarki atau tingkatan.

Nantinya, konsep utama akan ditempatkan di bagian paling atas, lalu diikuti dengan konsep turunan yang lebih spesifik di bawahnya.

Jenis ini cocok untuk menggambarkan suatu klasifikasi, kategori, ataupun struktur organisasi.

 

Peta Konsep Laba-laba (Spider Concept Map)

Peta Konsep Laba-laba
Spider Concept Map

 

Di sisi lain, ini digunakan untuk menunjukkan bagaimana konsep-konsep saling terhubung satu sama lain seperti jaring-jaring.

Konsep utamanya akan diletakkan di bagian tengah, kemudian disambungkan dengan konsep-konsep lain yang berhubungan.

Jenis ini sangat berguna untuk menunjukkan karakteristik, ciri-ciri, atau bagian-bagian dari suatu konsep.

 

Peta Konsep Rantai Kejadian (Events Chain)

Peta Konsep Rantai Kejadian
Events Chain

 

Ini umumnya digunakan untuk menunjukkan bagaimana semua konsep dari suatu materi saling memengaruhi dalam bentuk alur atau urutan.

Seluruh konsep disusun berurutan dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah, dan dihubungkan dengan kata-kata yang menjelaskan hubungan sebab-akibat di antara mereka.

Jenis ini sangat berguna untuk menunjukkan bagaimana suatu proses berlangsung, atau cerita mengalir dari satu langkah ke langkah berikutnya.

 

Peta Konsep Siklus

Konsep Siklus
Konsep Siklus

 

Jenis ini mengilustrasikan hubungan antar konsep dalam bentuk siklus atau putaran.

Nantinya setiap konsep ditempatkan secara berurutan membentuk lingkaran, dan dihubungkan dengan kata-kata yang menjelaskan bagaimana satu konsep memengaruhi yang lain.

Jenis ini berguna untuk memvisualisasikan fenomena alam, proses bisnis, atau sistem yang beroperasi dalam pola berulang.

 

Karakteristik Peta Konsep

Peta konsep memiliki beberapa karakteristik khas yang membuatnya menjadi alat yang efektif untuk mengorganisir informasi dan memvisualisasikan hubungan antar konsep.

 

Berikut adalah beberapa karakteristiknya:

  1. Concept map memiliki struktur hierarkis yang menempatkan konsep yang lebih umum di bagian atas atau tengah, diikuti dengan konsep yang spesifik di bawahnya.
  2. Menjadi representasi visual terhadap sebuah topik atau masalah.
  3. Peta konsep mengalir secara vertikal di halaman, dengan tanda panah digunakan untuk menunjukkan arah hubungan.
  4. Merupakan interpretasi atau pemahaman seseorang terhadap suatu materi atau topik.

 

Cara Membuat Peta Konsep

Ketika membuat concept map, Anda harus memahami topik yang akan dibuat terlebih dahulu.

 

Selanjutnya, perhatikan cara membuat peta konsep berikut ini:

  1. Awali dengan mencari dan menggali informasi tentang topik yang Anda ingin pelajari.
  2. Identifikasi konsep yang relevan dengan topik yang Anda pelajari.
  3. Setelah menentukan konsep utamanya, susunlah mereka dalam urutan hierarki, mulai dari yang paling umum hingga yang lebih spesifik.
  4. Tempatkan konsep yang paling umum di posisi teratas atau tengah dari diagram tersebut.
  5. Selanjutnya, sambungkan semua konsep dengan garis atau panah dan berikan penjelasan yang singkat, jelas, dan ringkas pada setiap koneksi antara konsep tersebut.

 

Baca Juga: Mind Mapping: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, dan Contohnya

 

Contoh Peta Konsep

Untuk memudahkan Anda dalam membuat concept map, Anda dapat melihat contoh-contoh berikut sebagai referensi.

 

Contoh Concept Map Biologi

Concept Map Biologi
Concept Map Biologi

 

Contoh Peta Konsep Kesehatan Masyarakat

Konsep Kesehatan Masyarakat
Contoh Konsep Kesehatan Masyarakat

 

Contoh Concept Map Data Analyst

Map Data Analyst
Map Data Analyst

 

Contoh Peta Konsep Sistem Peredaran Darah

Peta Konsep Sistem Peredaran Darah
Konsep Sistem Peredaran Darah

 

Contoh Peta Konsep Business Plan

Peta Konsep Business Plan
Business Plan Concept

 

Kesimpulannya, peta konsep adalah alat yang berharga dalam membantu kita mengorganisir, merinci, dan memahami informasi dalam berbagai konteks, mulai dari pembelajaran hingga analisis ide.

Semoga artikel LinovHR di atas dapat membantu Anda untuk memahami concept map sehingga Anda dapat membuatnya dengan tepat!

Tentang Penulis

Picture of Lala
Lala

SEO Content Writer yang andal dengan kemampuan analisis tinggi terkait bidang HR dan mampu mengubahnya menjadi artikel informatif dan teroptimasi secara SEO.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Lala
Lala

SEO Content Writer yang andal dengan kemampuan analisis tinggi terkait bidang HR dan mampu mengubahnya menjadi artikel informatif dan teroptimasi secara SEO.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter