flexibilitas kerja

Fleksibilitas Kerja Adalah: Jenis dan Implementasinya di Kantor

Perkembangan teknologi di industri saat ini membuat perusahaan menuntut karyawannya menjadi pribadi yang fleksibel.

Seperti fleksibel dengan waktu, tempat dan lain sebagainya. Fleksibilitas dalam pekerjaan dipercaya bisa membantu karyawan dalam beradaptasi terhadap karier.

Sementara itu, fleksibilitas kerja adalah salah satu langkah yang baik untuk memudahkan karyawan dalam bekerja serta meningkatkan produktivita mereka.

Penerapannya sendiri bisa dilakukan dengan banyak cara menyesuaikan dengan kondisi perusahaan dan para karyawan.

Sudah penasaran dengan penjelasan mengenai fleksibilitas kerja? Simak artikel dari LinovHR berikut ini ya!

 

Definisi Fleksibilitas Kerja

Fleksibilitas kerja adalah sebuah kemudahan dalam bekerja yang memungkinkan perusahaan membuat peraturan mengenai kondisi kerja yang sesuai dengan kondisi karyawan.

Peraturan ini biasanya dibuat perusahaan untuk memberikan keseimbaangan kerja bagi karyawan.

Hal ini bertujuan untuk memberikan efisiensi bagi bisnis sehingga mendukung pencapaian tujuan bisnis serta meningkatkan produktivitas kerja bagi karyawan.

Selain itu, fleksibilitas kerja bisa memberikan work life balance bagi karyawan, hal tersebut akan membantu keseimbangan kerja mereka.

Fleksibilitas kerja adalah hal yang diperlukan di perusahaan karena karyawan bisa bekerja secara fleksibel, mulai dari waktu, tempat dan lain sebagainya.

 

Macam-Macam Implementasi Fleksibilitas Kerja

Fleksibilitas kerja banyak mendatangkan keuntungan bagi karyawan. Dengan adanya hal ini, produktifitas dan semangat mereka. adalah suatu keuntungan bagi karyawan yang bisa mendorong karyawan untuk dapat lebih produktif saat bekerja, tidak terpaut dengan waktu dan tempat kerja. 

Adapun macam-macam fleksibilitas kerja adalah sebagai berikut:

 

  1. Jam kerja fleksibel

Jam kerja fleksibel di perusahaan memungkinkan karyawan bisa menerapkan work life balance bagi kehidupannya. Hal tersebut bisa mendorong kesehatan jasmani bagi karyawan yang berdampak pada kestabilan produktivitas kerja. 

Contohnya, ketika karyawan ditetapkan bekerja mulai pukul 08.00-17.00, maka fleksibilitas waktu kerja yang diperbolehkan adalah:

  • Memulai kerja diatas pukul 08.00, namun durasi kerja harus tetap 8 jam dengan tambahan waktu istirahat 1 jam
  • Bekerja selama 7 jam hari ini, namun keesokan harinya ia bekerja selama 9 jam.

Dengan begitu, karyawan bisa menjaga kesehatan tubuhnya, hal tersebut sekaligus membuat karyawan tetap produktif saat bekerja.

Apalagi fleksibilitas jam kerja bisa membuat karyawan bekerja lebih optimal sehingga performa dalam bekerja bisa maksimal.

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi, maka muncul juga inovasi terbaru yang disebut program berbagi cuti atau dikenal juga leave sharing program.

 

  1. Telecommuting atau remote working

Cara ini memungkinkan karyawan untuk memilih tempat kerja mereka baik itu di kantor atau kerja remote (jarak jauh).

Hal ini sangat cocok untuk karyawan yang tempat tinggalnya jauh dari kantor. Dengan begitu mereka bisa menghemat waktu, tenaga, dan pengeluaran serta dapat bekerja secara optimal di tempat yang mereka sukai.

 

Baca Juga: Bagaimana Cara Implementasi Telecommuting?

 

  1. Condensed Schedule

Jenis ini berarti Anda bisa memadatkan jam kerja ke dalam jumlah hari yang lebih sedikit dalam seminggu hari kerja. Contohnya, dalam seminggu Anda harus bekerja sekitar 40 jam, dengan pembagian 8 jam per hari. 

Maka Anda bisa memadatkan jam kerja menjadi 10 jam perhari dan memiliki 3 hari libur dalam seminggu. Untuk sebagian orang jenis fleksibilitas kerja ini disukai karena membuat karyawan bisa memiliki waktu untuk kegiatan lain diluar pekerjaan.

 

  1. Job sharing

Contoh penerapan fleksibilitas kerja ini akan melibatkan dua atau lebih karyawan paruh waktu yang melakukan pekerjaan penuh waktu di antara mereka.

Misalnya, karyawan A bekerja pada hari Senin dan Rabu, karyawan B bekerja pada hari Kamis dan Jumat, dan tugas mereka dibagi dua.

 

  1. Paid leave tanpa batas

Jenis ini akan memungkinkan karyawan untuk ‘membeli’ hak cuti tahunan dengan mengurangi remunerasi pro rata. Contohnya, karyawan akan mengajukan paid leave lebih dari 14 hari atau 2 minggu.

 

  1. Extended time off

Penerapan fleksibilitas kerja ini akan memungkinkan karyawan yang sudah bekerja cukup lama di suatu perusahaan untuk mengambil cuti untuk waktu yang lama.

Cuti ini bisa dalam waktu berbulan-bulan bahkan bisa setahun tergantung kebijakan perusahaan dan lamanya waktu kerja karyawan.

 

Aplikasi Absensi Online LinovHR Dukung Perusahaan Terapkan Fleksibilitas Kerja

Fleksibilitas kerja adalah cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk mendongkrak produktivitas para karyawan. Dari sisi perusahaan, penerapan fleksibilitas kerja ini berpengaruh signifikan pada efektifitas dan efisiensi perusahaan.

Namun, di dalam penerapannya perusahaan tetap harus dapat memonitor karyawan dengan baik agar tujuan bisnis tetap tercapai.

Maka dari itu, saat menerapkan metode kerja fleksibel perusahaan juga perlu mengubah metode monitoring dan administratif perusahaan. Karena bila perusahaan masih menggunakan cara-cara manual, hal ini akan sulit tercapai.

Untuk itu, perusahaan perlu menggunakan sistem absensi secara digital yang memudahkan setiap karyawan dalam melakukan absen kerja dan hal-hal lainnya terkait dengan administratif perusahaan.

 

mobile ess

 

Salah satu pilihan terbaik dan terpercaya adalah Aplikasi Absensi Online dari LinovHR.

Dengan aplikasi absen online LinovHR ini, perusahaan bisa memonitor posisi karyawan saat mereka tidak datang ke kantor. Ini semua berkat teknologi geolocation. Tidak perlu khawatir juga dengan kecurangan yang mungkin dilakukan karyawan.

Absen online LinovHR sudah dilengkapi dengan anti fake GPS, anti jailbreak, dan anti root. Selain itu, bila karyawan terdeteksi menginstal aplikasi tersebut maka akan langsung terdeteksi dan mereka tidak bisa melakukan absen.

 

Di dalam aplikasi Absen Online ini juga berfungsi sebagai Employee Self Service (ESS) yang memungkinkan karyawan untuk secara mandiri memperbarui informasi pribadinya, mengajukan cuti, leave, permission, dan overtime request.

Dan fitur payroll yang dapat memudahkan karyawan dalam mengunduh slip gaji secara digital. Semua aktivitas pengelolaan karyawan bisa dengan mudah dikelola dengan menggunakan Aplikasi Online dari LinovHR.

 

Yuk, gunakan aplikasinya sekarang juga!