kuesioner kinerja karyawan

Kuesioner Tentang Kinerja Karyawan, Apa Tujuan dan Manfaatnya?

Karyawan merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki setiap perusahaan. Namun, jika kinerja karyawan tidak sesuai dengan harapan perusahaan maka akan sedikit menjadi masalah. Oleh karena itu, kuesioner tentang kinerja karyawan diperlukan bagi setiap perusahaan.

Kuesioner dinilai menjadi salah satu bentuk evaluasi organisasi atau perusahaan yang dapat meningkatkan hubungan antara karyawan dengan manajemen perusahaan. Jika perusahaan dapat mengetahui pola kinerja karyawannya melalui kuesioner, maka produktivitas kinerjanya pun akan terjamin.

Dalam artikel LinovHR ini akan dibahas lebih jauh mengenai kuesioner kinerja karyawan, dimulai dari pengertian, tujuan, hingga cara menyusunnya.

Simak ulasan artikel berikut ini!

 

Apa Itu Kuesioner Tentang Kinerja Karyawan?

Pada dasarnya, kuesioner adalah suatu teknik pengumpulan data kepada sumber data. Kuesioner hanya perlu diberikan atau disebar kepada sumber data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dibutuhkan.

Kuesioner yang berkaitan dengan kinerja karyawan tentunya akan membantu perusahaan dalam menggali informasi terkait dengan proses kerja karyawan. Hal ini kerap dijadikan dasar dari pengembangan perusahaan agar dapat lebih baik lagi.

Cara yang dilakukan dalam menyebarkan kuesioner karyawan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Ada yang membagikan kertas kepada karyawannya, bahkan ada yang menggunakan bantuan aplikasi HRD.

Namun, apapun metode yang dilakukannya memiliki tujuan yang sama yaitu menggali informasi sebanyak-banyaknya terkait dengan kinerja karyawan.

Penyebaran kuesioner ini umumnya diatur oleh bagian HRD dalam perusahaan. Hal ini karena HRD menjadi bagian yang paling paham mengenai kuesioner tentang kinerja karyawan.

 

Baca Juga: Tantangan Dalam Mengelola Kinerja Pegawai

 

Tujuan dan Manfaat Kuesioner Tentang Kinerja Karyawan

Tujuan dasar dilakukannya kuesioner kinerja karyawan adalah sebagai bahan evaluasi perusahaan terhadap proses pekerjaan yang dilakukan oleh karyawannya. Dengan mengetahui hal tersebut tentunya perusahaan dapat melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan guna mencapai visi dan misi perusahaan.

Lalu, apa manfaat yang signifikan dari adanya kuesioner kinerja karyawan? Apakah hal tersebut sama dengan evaluasi berkala yang diadakan oleh perusahaan?

Berikut beberapa manfaat yang dihasilkan dari kuesioner mengenai kinerja karyawan, antara lain:

  • Perusahaan mampu melihat dan menilai kemampuan karyawannya ketika bekerja untuk mencapai suatu target tertentu. Kemampuan yang dinilai pastinya berkaitan dengan kuantitas dan kualitas seorang karyawan.
  • Hasil informasi kuesioner dapat digunakan menjadi unsur yang menentukan strategi dan pola kerja perusahaan. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas serta produktivitas perusahaan.
  • Data yang dihasilkan tentunya dapat digunakan untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan kinerja yang dilakukan oleh seluruh karyawan. Ini berkaitan dengan upaya perbaikan kinerja karyawan sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitasnya masing-masing.
  • Pembagian kuesioner secara rutin dapat dijadikan sebagai cara untuk memotivasi seluruh karyawan dalam melakukan pekerjaannya. Hal ini berkaitan dengan upaya peningkatan kinerja dari tahun ke tahun.

 

Cara Menyusun Kuesioner Tentang Kinerja Karyawan

Sebelum membagikan kuesioner, pastinya HRD akan menentukan kriteria penilaiannya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, perlu menyusun berbagai pertanyaan yang sesuai dengan kriteria tertentu lengkap dengan indikator-indikatornya.

Tahap penyusunan kuesioner ini cukup memakan waktu. Namun, Anda dapat menyusunnya dengan melakukan beberapa cara seperti berikut ini:

  • Isi dan tujuan yang ingin dicapai dalam kuesioner harus memiliki koherensi satu sama lain. Umumnya setiap indikator memiliki minimal tiga pertanyaan yang diajukan. Namun, semakin banyak pertanyaan yang diajukan maka akan mendapatkan data yang jauh lebih akurat,
  • Melakukan pengukuran dengan skala yang tepat. Sangat disarankan untuk Anda agar menghindari pengukuran yang sifatnya “abu-abu”. Contohnya skalanya seperti, sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju. Hindari penggunaan skala yang netral atau biasa.
  • Membuat jumlah pertanyaan yang cukup. Jangan terlalu sedikit karena hasil data yang diberikan tidak cukup menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Namun, jika Anda membuat pertanyaan terlalu banyak, akan menimbulkan rasa bosan karyawan dan hasilnya pun tidak cukup optimal.
  • Dapat dibuat dengan jenis kuesioner tertutup dan terbuka. Hal ini disesuaikan dengan tujuan kuesioner kinerja karyawan bagi perusahaan. Apakah perusahaan ingin mengukur kinerja masing-masing karyawan atau hanya mengukur kinerja organisasi perusahaan.
  • Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh seluruh karyawan. Tentunya tingkatan pendidikan karyawan yang satu dengan yang lain tidak sama sehingga Anda perlu menyesuaikannya dengan bahasa yang umum.
  • Jangan buat pertanyaan yang sifatnya menggiring. Hal ini tentunya akan merusak informasi data yang dihasilkan dari sumber data.
  • Berikan waktu yang cukup kepada karyawan untuk mengisi kuesioner. Jika waktu yang diberikan terlalu mepet maka hasilnya pun akan tidak maksimal. Berikan kesempatan bagi karyawan untuk mempelajari seluruh pertanyaan yang ada.

 

Baca Juga: Pentingnya Form Penilaian Kinerja Karyawan

 

Kuesioner Bisa Diterapkan dengan Sistem Teknologi HR

 

performance review

 

Agar kuesioner tentang karyawan dapat disusun dan dibagikan dengan rapi, Anda perlu mengandalkan bantuan software HRD yang dapat memudahkan dalam proses penyusunan hingga penyebaran kuesioner.

Salah satu software HRD yang bisa Anda andalkan adalah Software HRD dari LinovHR. Software HRD LinovHR memiliki modul khusus untuk menilai kinerja karyawan yaitu Performance Appraisal dari LinovHR.

Software ini berbasis web di mana dapat membantu HRD Anda dalam mengelola serta menganalisa kinerja karyawan secara terukur.

Dilengkapi dengan fitur tambahan Performance Review atau Appraisal yang mampu melakukan review kinerja seluruh karyawan perusahaan Anda. Fitur ini juga dapat dimanfaatkan bagi Anda untuk menyusun kuesioner kinerja karyawan secara terstruktur.

Proses penilaian kinerja karyawan dengan fitur ini dapat dilakukan sesuai dengan periode yang telah ditentukan.

Terdapat beragam jenis penilaian kinerja seperti Self Review, Manager Review, Subordinate Review, Peer to Peer Review, Team Review, Internal Review, External Review, hingga Custom Review.

Selain menggunakan Performance Appraisal, karyawan Anda juga dapat memberikan feedback melalui software absen online LinovHR yang sudah dilengkapi dengan fitur survey.

Tertarik mencoba Software HRD LinovHR secara gratis?

Segera Hubungi Tim LinovHR!