signing bonus

Mengenal Signing Bonus yang Diberikan kepada Karyawan Baru

Tahukah Anda, pada tahun 2015 perusahaan Microsoft berani membayar 7,8 juta USD atau sekitar IDR 105 juta untuk mendapatkan seorang karyawan bernama Peggy Johnson dari perusahaan Qualcomm.

Sebuah angka yang fantastis untuk mendapatkan seseorang dengan posisi Vice President atau VP.

Hal seperti ini di dalam dunia kerja dikenal dengan signing bonus. Bonus ini diberikan kepada karyawan potensial untuk menyakinkan mereka menerima tawaran dari perusahaan.

Bahkan bukan hanya Microsoft yang memberikan sign on bonus ini, ada 38% perusahaan menawarkan bonus semacam ini kepada kandidat potensial merek.

Artikel dari LinovHR ini akan menjelaskan mengenai pengertian signing bonus di perusahaan, simak ulasannya berikut ini, ya!

 

Pengertian Signing Bonus

Signing bonus atau biasa dikenal sebagai sign on bonus adalah sejumlah uang yang ditawarkan perusahaan pada calon karyawan untuk menarik calon kandidat agar mau bergabung pada perusahaan tersebut.

Penawaran bonus ini biasanya ditawarkan kepada karyawan yang memiliki keterampilan khusus yang sulit ditemukan.

Nantinya, bonus ini akan diberikan kepada calon karyawan sebanyak satu kali diluar gaji pokok. Umumnya, sign on bonus yang ditawarkan perusahaan berguna untuk memenangkan persaingan bisnis, agar memperoleh tenaga kerja yang potensial dan berbakat di bidangnya. 

Hal ini umum ditemukan ketika perusahaan kesulitan menemukan kandidat potensial untuk posisi-posisi kunci perusahaan.

Langkah memberikan bonus inilah yang kemudian digunakan untuk memenangkan talent war atau melakukan hijack karyawan

 

Mengapa Perusahaan memberi Sign On Bonus?

Perusahaan yang memberikan sign on bonus kepada calon karyawan biasanya dikarenakan persaingan bisnis.

Selain itu, ada beberapa alasan lainnya yang membuat yang menjadi dasar mengapa perusahaan melakukan hal ini, yaitu sebagai berikut:

 

1. Keahlian atau Keterampilan

Perusahaan akan menawarkan sign on bonus jika ada calon kandidat yang potensial dan memiliki suatu keterampilan khusus.

Hal ini ditujukan untuk memenangkan persaingan dari kompetitor untuk mendapatkan karyawan yang potensial.

 

2. Kompensasi gaji

Terkadang, bonus yang ditawarkan perusahaan sebagai sebuah kompensasi.

Contohnya, ketika perusahaan tidak dapat memenuhi ekspektasi gaji pokok yang terlalu dari seorang kandidat, maka sign on bonus dapat diajukan agar tidak terjadi kesenjangan gaji antar karyawan.

 

3. Mengejar keuntungan bisnis

Perusahaan yang memberikan signing bonus kepada calon karyawan menandakan bahwa perusahaan sangat membutuhkan jasanya. Oleh sebab itu, perusahaan akan menggunakan berbagai cara untuk bisa mendapatkan calon kandidatnya. 

Contohnya, menawarkan sejumlah uang untuk menebus pekerjaan yang ditinggalkan calon karyawan tersebut.

 

Baca Juga: Apakah Bonus Akhir Tahun Wajib?

 

Cara Kerja Signing Bonus

Signing bonus biasanya akan dibayarkan kepada calon kandidat ketika mereka sudah menerima tawaran pekerjaan. Pemberian bonus tersebut dilakukan dengan satu kali pembayaran.

Berikut adalah contoh umum cara kerja signing bonus, antara lain:

Gaji pasaran untuk seorang project manager adalah 30 juta, tapi calon kandidat hanya mau bergabung di perusahaan apabila kandidat mendapatkan gaji 40 juta.

Jika calon karyawan telah bekerja selama 2 tahun di posisi project manager di perusahaan sebelumnya, maka signing bonus yang diperoleh sebesar 300 juta.

Perhitungan tersebut didapatkan dari selisih 10 juta yang menjadi ekspektasi gaji pokok calon kandidat. Selisihnya dikalikan dengan 24 bulan masa ia bekerja, ditambah satu kali THR.

Perkaliannya kurang lebih seperti ini, 10X24+60=300

Sementara itu, apabila karyawan yang sudah mendapatkan signing bonus mengundurkan diri dari perusahaan sebelum jangka waktu yang telah ditentukan, maka karyawan akan diwajibkan untuk mengembalikan signing bonus secara pro rata.

 

Perusahaan yang Memberi Sign On Bonus

Ada banyak perusahaan di seluruh dunia yang sudah pernah menerapkan sign on bonus ini.

Berikut ini beberapa di antaranya:

 

  • Amazon memberikan sekitar $3.000
  • Bobcat Company memberikan sekitar $3.000
  • CarMax memberikan signing bonus $10.000
  • Honda Development and Manufacturing memberikan signing bonus $5.000
  • United Airlines memberikan $10.000
  • Assured Home Health memberikan $5.000
  • Marriott International memberikan $500

 

Berikan Signing Bonus Karyawan dengan Mudah Lewat Aplikasi Payroll LinovHR

 

payroll

 

Sign on bonus menjadi cara perusahaan untuk mendapatkan karyawan potensial agar dapat memenangkan persaingan apalagi bila karyawan tersebut termasuk sulit di dapatkan di bursa tenaga kerja.

Untuk memberikan signing bonus kepada calon kandidat, Anda tentunya perlu melakukan kalkulasi terhadap ekspektasi kinerja karyawan tersebut. Apakah kinerja karyawan tersebut sebanding dengan pembayarannya atau tidak. 

Selain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan alokasi pembayaran signing bonus yang mudah dan praktis. Hal ini akan membuat perusahaan melakukan perhitungan signing bonus karyawan secara akurat sehingga perhitungannya sesuai dengan budget perusahaan.

Oleh sebab itu LinovHR hadir dengan Aplikasi Payroll yang bisa membantu perusahaan mengelola bonus dengan mudah dan praktis.

Dengan fitur Payroll Component yang ada di Aplikasi Payroll LinovHR akan dapat mengelola beberapa komponen seperti bonus, tunjangan, insentif, gaji pokok dan lain sebagainya.

Selain itu juga ada fitur Payroll Process di mana fitur satu ini memudahkan HR dalam pemilihan data yang akan menjadi kalkulasi payroll untuk menghitung payroll karyawan pada setiap periode perhitungan.

Hal ini bisa memudahkan perusahaan dalam melakukan perhitungan bonus serta gaji karyawan dengan akurat dan efektif. Semua perhitungan mengenai bonus dan insentif akan dihitung melalui sistem yang berbasis cloud.

Tunggu apa lagi? Gunakan Aplikasi Payroll LinovHR sekarang!