Overthinking

Arti Overthinking, Penyebab, Tanda dan Cara Mengatasinya

Overthinking mungkin sudah menjadi ucapan sehari-hari dari para pekerja. Ketika mengalami overthinking, bukannya untuk menyelesaikan masalah terkadang menjadi masalah tambahan.

Terkadang suka tidak sadar saat mengalami overthinking. Berawal dari melamun hingga pikiran terbang melayang dan memikirkan hal yang tidak begitu penting. Oleh sebab itu, penting untuk mengenal lebih jauh apa itu overthinking. Silahkan ikuti artikel ini sampai habis!

 

Arti dari Overthinking

Overthinking adalah waktu yang dipakai untuk memikirkan hal yang kurang perlu atau hal penting namun dilebih-lebihkan. Secara sederhananya, arti overthinking adalah terlalu banyak berpikir.

Terlalu banyak berpikir hingga menjadi terlalu luas sehingga bukannya memecahkan masalah malah terkadang menambah masalah. Sehingga tidak sedikit orang menjadi frustasi karena overthinking.

 

Penyebab Overthinking

Overthinking sejatinya berasal dari pikiran masing-masing individu bagaimana menghadapi suatu permasalahan. Selain itu, juga terdapat beberapa penyebab yang menjadi alasan mengapa overthinking.

 

  1. Pesimis dengan semua hal, baik yang sedang dikerjakan ataupun akan dikerjakan
  2. Perfeksionis dalam banyak aspek
  3. Memilih untuk memendam semua masalah
  4. Suka membandingkan diri dengan orang lain
  5. Mengalami stress akut yang berkepanjangan
  6. Sering burnout dalam suatu pekerjaan

 

10 Tanda-Tanda Overthinking

Penyebab-penyebab di atas dapat terlihat jika Anda melihat orang lain atau bahkan Anda sering melakukan hal-hal dibawah ini

 

  1. Selalu merasa khawatir bila ingin bertemu dengan orang lain
  2. Sering merasa gelisah
  3. Sering mengingat kesalahan yang pernah dibuat
  4. Sering mengingat momen memalukan
  5. Suka melamun dan berandai-andai
  6. Mengalami kualitas tidur yang buruk
  7. Selalu memikirkan perkataan orang lain, terutama hal negatif
  8. Memiliki sifat minder
  9. Khawatir akan kejadian masa depan
  10. Tidak memiliki keberanian akan mengambil keputusan

 

10 tanda-tanda dasar yang mudah terlihat ini, dapat menjadi tolak ukur bagaimana kepribadian Anda dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. 

 

Baca Juga: Jenis-Jenis Kompetensi Menurut Beberapa Ahli

 

Bahaya dan Dampak Overthinking untuk Karyawan

Overthinking
Bahaya Overthinking

 

Setelah mengetahui penyebab dan tanda-tanda dari overthinking, Anda wajib tahu bahaya dan dampak dari overthinking ini terutama bagi karyawan.

 

Stress

Hal pertama yang akan dirasakan bila overthinking terus menerus yaitu stress. Stress merupakan pintu gerbang dari seluruh dampak lainnya yang akan dirasakan.

Dengan stress, performa Anda menurun, mudah merasa lelah, pusing, mual, dan lain sebagainya. 

 

Menghambat Aktivitas

Memikirkan hal yang tidak perlu apalagi terlalu keras sama saja membuang-buang energi. Tidak heran bila karena overthinking, seseorang mudah malas dan capek.

Selain itu juga, Anda jadi menunda pekerjaan ( Prokrastinasi) atau tetap bekerja namun tidak maksimal.

 

Performa Kerja Menurun

Dengan bekerja tidak maksimal, performa kerja Anda juga ikut menurun. Susahnya untuk berkonsentrasi karena pikiran sedang terpecah sehingga sulit juga untuk berkomunikasi.

Dengan hal ini, pastinya akan konflik dalam perusahaan karena pekerjaan Anda tidak beres. Dan hal ini dapat menimbulkan overthinking lagi.

 

Emosi Tidak Terkontrol

Bukannya mendapat solusi yang terbaik, malah karena overthinking membuat kesulitan untuk mengatur emosi. Biasanya dalam kondisi overthinking, secara tidak sadar akan mudah marah, panik, dan memiliki perilaku yang aneh.

Karena sedang dirundung kesedihan dan kebingungan, sehingga emosi yang di dalam diri juga ikutan meluap secara tidak sadar. Jika emosi terus meledak, seseorang akan gampang terkena depresi.

 

Kesehatan Memburuk

Jika semakin parah, hal ini akan memberikan efek pada kesehatan individu tersebut. Mulai dari kesehatan fisik hingga kesehatan mental.

Kebiasaan buruk ini dapat membuat seseorang mudah mual, pusing, jantung berdebar dengan cepat hingga sesak napas. 

Bahkan karena overthinking, tidak sedikit orang jadi malas makan hingga terkena gizi buruk. Selain itu juga kesehatan mental juga akan terganggu. Mudah marah, selalu merasa ketakutan, dan parahnya, bisa mengalami anxiety.

 

Baca Juga: Waspada! Imposter Syndrome Mengincar Anda!

 

Solusi Jitu Cara Menghilangkan Overthinking

Dikelilingi rasa khawatir dan cemas berlebih sangatlah tidak nyaman terutama dalam jangka panjang. Oleh karena itu, semangat untuk back on track dan ikutilah solusi dibawah ini agar Anda stop overthinking!

 

Cari Tahu Pemicu

Overthinking dipicu karena sedang mengalami suatu masalah, sehingga merambat hal yang tidak perlu dipikirkan. Untuk itu, sebaiknya Anda menguraikan dan mencari sebenarnya apa penyebab awal pemicunya. 

Hal ini berguna untuk meningkatkan kesadaran diri akan rawannya diri Anda jika memiliki permasalahan. Hal ini dapat menjadi tanda awal bahwa jika Anda memiliki masalah, sebaiknya diselesaikan secepatnya dan lebih waspada untuk tidak overthinking di kondisi yang sama suatu saat nanti. 

 

Melakukan Hal yang Disukai 

Cara terbaik agar tidak overthinking adalah dengan menyibukkan diri dengan hal disukai agar tidak menambah beban lagi. Hal ini melatih fokus serta membuat rasa lupa akan kekhawatiran yang berlebih.

Misalnya Anda dapat menulis hal yang terlintas di pikiran, olahraga, memasak, melukis, ataupun meditasi.

 

Jangan Sering Sendirian

Rasa sendiri adalah hal rawan melamun ataupun memikirkan hal lain yang sekiranya tidak begitu penting. Sendirian juga menjadi pemicu awal untuk overthinking dan bertingkah di luar kendali sendiri. 

Oleh karena itu, jangan terlalu sering sendiri jika Anda tahu bahwa Anda sedang overthinking. Kalaupun sendiri, sebaiknya memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat.

 

Baca Juga: Agar Tetap Fresh! ini Posisi Tubuh Ideal Saat Bekerja

 

Mulai Terlibat dalam Pembentukan Keputusan

Hal yang cukup sulit dilakukan apalagi jika Anda salah satu orang yang overthinking berat. Anda harus berani dan memutuskan rantai rasa khawatir.

Coba ikut mengambil satu keputusan, tidak usah langsung terlalu besar. Misal saja keputusan untuk memilih liburan di hotel atau di villa. Hal-hal kecil ini akan sangat berarti untuk Anda agar berani dan step lebih baik.  

 

Kesimpulan

Overthinking walaupun terlihat sepele dan sering kali terjadi, sebenarnya memiliki efek domino dan berdampak hingga jangka panjang. Kenalilah tanda-tanda overthinking sebelum Anda masuk ke dalam rasa ketakutan. Namun kalau sudah terlanjur, jangan sampai hal  ini menghantui Anda tiap hari. Semangat!