Pengelolaan tenaga kerja

Memahami Dinamika Pengelolaan Tenaga Kerja Lintas Generasi

Pengelolaan tenaga kerja, atau bisa juga disebut sebagai workforce management dengan perbedaan generasi ini menjadi tantangan sendiri bagi perusahaan. Agar proses kerja bisa tetap berjalan secara stabil, terdapat beberapa cara yang harus dilakukan perusahaan agar seluruh karyawan bisa memberikan kinerja terbaik mereka.

 

 

Keuntungan Keberadaan Tenaga Kerja Lintas Generasi di Perusahaan

Perbedaan paham antara karyawan muda dan juga karyawan senior pastinya akan sangat jauh berbeda. Dari perbedaan tersebut, terdapat beberapa keuntungan yang bisa dirasakan oleh perusahaan, antara lain:

 

Memiliki Banyak Perspektif

Perusahaan yang mempekerjakan karyawan dari berbagai generasi akan memiliki cara yang berbeda untuk memandang setiap tanggung jawab pekerjaan. Dengan pandangan atau perspektif yang berbeda-beda inilah akan membantu perusahaan untuk bisa lebih berinovasi.

 

Lebih Mudah dalam Menyelesaikan Permasalahan

Dari berbagai perspektif tersebut, setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat suatu permasalahan. Sehingga jika sewaktu-waktu terdapat hambatan atau masalah yang sedang terjadi, sebuah tim yang terdiri dari berbagai generasi tersebut bisa lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan.

 

Peluang Lebih Besar untuk Melakukan Mentoring

Semakin tinggi keberagaman dalam suatu tim maka akan semakin banyak cara orang untuk berinteraksi dan belajar dari wawasan dan pengetahuan yang dimilikinya satu sama lainnya. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kegiatan mentoring dalam sebuah perusahaan.

Misalnya, karyawan muda yang lebih melek terhadap teknologi bisa saling berbagi pengetahuan tersebut kepada karyawan senior atau yang lebih tua. Sebaliknya, karyawan senior bisa memberikan arahan kepada para juniornya pada beberapa hal terkait dengan  pekerjaan.

 

Baca Juga : Cara Mentoring yang Baik untuk Peningkatan Kemampuan Karyawan

 

Tantangan dalam Pengelolaan Tenaga Kerja Lintas Generasi

Agar perusahaan bisa mendapatkan manfaat dalam mempekerjakan karyawan dari berbagai generasi, tentunya terdapat tantangan yang harus disiapkan untuk pengelolaan tenaga kerja lintas generasi. Hal apa saja yang harus disiapkan perusahaan?

 

Komunikasi 

Saat mempekerjakan karyawan lintas generasi, pastinya terdapat perbedaan gaya komunikasi yang dimiliki tiap karyawan. Sebagai staff HRD perusahaan, Anda harus bisa menyesuaikan gaya komunikasi pada tiap karyawan. Hal ini dilakukan agar penyampaian pesan yang dilakukan bisa diterima dengan baik untuk menghindari adanya miss komunikasi.

 

Stereotip yang Negatif

Perbedaan umur karyawan dalam perusahaan membuat setiap orang memiliki prasangka atau cara pandang terhadap masing-masing kelompok usia yang berbeda. Adanya perbedaan cara pandang tersebut memungkinkan terjadinya stereotip yang negatif pada masing-masing kelompok usia.

Sebagai contoh, karyawan senior memiliki pandangan bahwa karyawan junior selalu bekerja secara praktis tanpa memperhatikan setiap prosesnya secara baik. Dan juga karyawan junior memandang para seniornya yaitu mereka kurang bisa beradaptasi pada teknologi sehingga penyelesaian tugas menjadi sangat lama.

Adanya stereotip negatif antara kelompok usia tersebut haruslah menjadi tantangan bagi HRD.

 

Adanya Variasi Harapan Karyawan

Karyawan yang terdiri dari berbagai generasi ini membuat setiap orang memiliki harapan yang berbeda-beda, seperti halnya setiap karyawan menginginkan adanya program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka atau adanya evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkala. 

Perbedaan harapan atau keinginan yang dimiliki tiap karyawan pastinya bertujuan untuk meningkatkan kinerja mereka dalam melakukan tugasnya. Dengan begitu, HRD harus menyusun strategi yang tepat agar seluruh keinginan karyawan bisa terpenuhi dengan baik.

 

Baca Juga : Tahapan Merancang Job Rotation untuk Karyawan

 

Tips Pengelolaan Tenaga Kerja Lintas Generasi dalam Perusahaan

Divisi HRD memiliki peran yang besar dalam pengelolaan SDM di perusahaan. Agar seluruh karyawan dari berbagai generasi ini bisa dikelola dengan baik, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan. Simak cara berikut ini!

 

Meningkatkan EVP Perusahaan

Agar karyawan Anda bisa tetap bersemangat dan produktif dalam bekerja, hal pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan EVP (Employee Value Proposition) . Jika suatu perusahaan memiliki EVP yang baik, akan meningkatkan kepuasan bagi karyawan terhadap pekerjaan mereka.

Cara ini bisa dilakukan dengan cara menawarkan lingkungan kerja yang nyaman dan dan fasilitas yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan karyawan. Seperti contoh, perusahaan akan memberikan program kesehatan karyawan, memberikan cuti berbayar, mengadakan pelatihan dan pengembangan kinerja, membuka kesempatan karir yang luas, program investasi keuangan, dan lain sebagainya.

 

Sesuaikan Gaya Komunikasi Pada Setiap Orang

Perusahaan yang memiliki keberagaman generasi yang tinggi akan membuat perbedaan cara berkomunikasi yang dilakukan setiap orangnya. Untuk menanggapi hal tersebut, sebagai HRD harus bisa menyesuaikan gaya komunikasi pada setiap karyawan. Dengan begitu, pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik dan juga Anda bisa lebih memahami karyawan secara menyeluruh.

Tawarkan juga kepada setiap pemimpin dalam divisi untuk memilih komunikasi berbasis teks atau video untuk memenuhi kebutuhan kerja tim mereka.

 

Memperjelas dan Menegaskan Tujuan dan Harapan Perusahaan

Terlepas dari perbedaan usia, tujuan dan harapan yang dibuat secara jelas akan memudahkan para karyawan untuk bisa menentukan hal apa yang harus mereka kerjakan untuk mewujudkannya.

Selain itu, penegasan terhadap hal ini akan membuat seluruh pihak memiliki 1 pemikiran yang sama. Sehingga setiap karyawan dan juga tim akan saling bahu membahu untuk mensukseskan tujuan perusahaan.

 

Mengadakan Survei Karyawan

Kegiatan survei yang dilakukan secara berkala akan membantu perusahaan untuk memperoleh umpan balik yang jujur dari setiap karyawan. Dengan begitu, perusahaan bisa menjadi tahu hal apa yang diinginkan karyawan, hambatan apa yang sedang mereka keluhkan, dan berbagai respon lainnya. Sehingga, perusahaan bisa lebih meningkatkan kinerjanya dan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan juga karyawan.

 

Melakukan Kesempatan Belajar

Setiap karyawan pastinya memiliki keinginan untuk lebih mengembangan skillnya untuk memajukan karir mereka. Sebagai penyedia kerja, mengadakan kesempatan belajar bagi seluruh karyawan dirasa sangat penting bagi perkembangan mereka. Fasilitas belajar yang disediakan ini bisa ini tentunya berguna untuk upskilling dan reskilling antara generasi.

 

Meminimalisir Adanya Stereotip antar Karyawan

Stereotip yang terjadi antara karyawan dapat menyebabkan penyekatan antar generasi atau perbedaan kelompok usia di perusahaan. Jika hal ini terus dibiarkan akan membuat proses kerja tidak bisa diselesaikan dengan baik.

Untuk itu, manajemen perusahaan atau HRD memiliki peran untuk menjadi penghubung antara karyawan dari berbagai generasi ini. Sehingga, hubungan antara seluruh karyawan bisa lebih baik dan melancarkan proses penyelesaian target kerja demi memberikan hasil yang maksimal.

 

Memelihara Lingkungan yang Inklusif di Tempat Kerja

Lingkungan kerja yang nyaman dan inklusif menjadi salah satu faktor utama karyawan bersemangat di tempat kerja. Agar hal tersebut bisa diciptakan, Anda harus memperhitungkan usia dan juga kesenjangan generasi saat membuat kebijakan keragaman dan inklusi. Cara ini dilakukan agar karyawan merasa dihormati dan memiliki kebebasan untuk menyuarakan pendapat mereka.

 

Modul Performance untuk Mendukung Pengelolaan Tenaga Kerja Lintas Generasi!

Setiap karyawan memiliki kinerja yang berbeda-beda dalam menghadapi setiap tugasnya. Terlebih bagi perusahaan dengan beragam umur dan juga latar belakang yang berbeda menjadi tantangan perusahaan untuk bisa tetap menjaga dan meningkatkan performa dan kinerja mereka.

Agar perusahaan bisa melakukan hal tersebut dengan mudah dan juga otomatis adalah dengan menggunakan modul Performance Management dari LinovHR. Pemanfaatan modul yang bisa diakses secara otomatis ini dapat membantu perusahaan untuk memantau kinerja seluruh karyawan secara mudah sehingga dapat mengetahui jika terjadi penurunan performa dan kinerja selama periode kerja.

Seluruh fitur yang terdapat dalam modul ini akan memudahkan Anda untuk melakukan penilaian kinerja, mengadakan survei karyawan, serta meningkatkan engagement antara karyawan dan perusahaan. Dengan begitu, pengelolaan karyawan antar generasi tetap bisa dilakukan secara baik dan benar dengan memanfaatkan sistem yang terdapat dalam modul ini.

Demikianlah pembahasan dari dinamika perusahaan dalam pengelolaan tenaga kerja dari lintas generasi. Dengan memiliki karyawan dari berbagai generasi yang berbeda, akan mendatang beragam manfaat bagi perusahaan. Sehingga hal ini dapat menjadi acuan untuk bisa memajukan bisnis perusahaan.