Pemberdayaan Karyawan

Pulang Kerja Tepat Waktu Tanda Tak Produktif?

Pernahkah anda pulang tepat waktu saat bekerja namun merasa tidak enak dengan rekan kantor lain yang belum menyelesaikan tugasnya? Bahkan lebih parah lagi, rekan kantor justru menganggap anda tidak produktif dan bukan pekerja keras. Alhasil, anda terpaksa duduk kembali dan mencoba mencari kesibukan beberapa saat hingga ada rekan kantor yang bersiap pulang. Benarkah konsep seperti ini?

Perlu dipahami bahwa jam kerja dibuat untuk memberi batasan kepada setiap karyawan agar bisa menyelesaikan tugasnya sebelum jam pulang tiba. Standar jam kerja pun sudah disesuaikan dengan kondisi baik di masing-masing perusahaan atau sesuai standar umum yang berlaku yaitu delapan jam perhari. Ini artinya, ketika anda tidak menyelesaikan tugas di jangka waktu yang ditentukan, justru menunjukkan bahwa anda tidak produktif.

Manusia bukanlah mesin yang bisa bekerja tanpa lelah. Manusia bekerja dengan siklus tersendiri yang mengharuskannya bekerja dan beristirahat. Oleh karena itu, pengaturan energi adalah hal penting jika ingin mendapat hasil yang optimal.

Agar lebih jelas mengenai hal tersebut, berikut manfaat pulang kerja tepat waktu dan kaitannya dengan produktifitas dalam bekerja.

 

1. Melatih Kedisiplinan dan Produktifitas

Membicarakan kedisiplinan tentunya berkaitan langsung dengan ketapatan waktu. Dengan memahami bahwa ada batas waktu dalam bekerja, anda tentu akan mencoba untuk disiplin mengelola waktu dan diri anda sendiri. Selama bekerja, anda akan fokus dalam pekerjaan tersebut. Begitupun selama istirahat makan siang, anda akan fokus berisitirahat agar saat kembali bekerja, jiwa raga sudah kembali fit.

Kebiasaan untuk mendisiplinkan diri ini tentu saja akan berpengaruh kepada produktifitas. Anda akan produktif sesuai dengan keperluannya. Sering bekerja lembur, justru menunjukkan bahwa anda tidak produktif selama waktu kerja. Biasanya, hal ini akan terus berlanjut karena dianggap sebagai hal yang biasa.

 

Baca Juga: 7 Budaya Kerja Yang Bisa Tingkatkan Produktivitas

 

2. Menghindari Stres

Anda boleh saja bersemangat dalam bekerja hingga pulang lebih lama. Tetapi jiwa dan pikiran anda juga butuh haknya untuk beristirahat. Disadari atau tidak, meskipun tengah semangat dalam bekerja tetapi peluang stres tetap ada. Apalagi jika memang kebiasaan pulang lebih lama itu bukan sesuatu yang diharapkan, tentu tingkat peluang stres menjadi lebih besar.

 

Baca Juga: 7 Cara Efektif Menurunkan Stress Saat Kerja

 

Pulang tepat waktu, membuat anda bisa lebih bahagia karena anda memiliki waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan melupakan pekerjaan. Efeknya adalah untuk keesokan harinya. Pikiran yang fresh, akan membuat lebih bersemangat dalam bekerja dan menghasilkan sesuatu yang lebih produktif.

 

3. Menjaga Kesehatan Tubuh

Berkaitan dengan poin nomor 2, selain jiwa dan pikiran, tubuh juga butuh hak untuk beristirahat. Memaksakan diri bekerja diluar dari waktu standarnya, akan berdampak pada penurunan kualitas kesehatan. Alhasil, anda yang terlalu sering lembur pasti lebih mudah untuk sakit.

Menjaga kesehatan bagi seorang karyawna tentu sangat penting. Kesehatan berkaitan langsung dengan produktifitas. Tidak mungkin anda bisa produktif jika selama bekerja tubuh anda sendiri tidak dalam kondisi prima. Lebih parah lagi jika anda menjadi sering izin karena sakit, tentu bukan hanya membuat anda tidak produktif, tetapi akan mengancam keberadaan anda di perusahaan.

 

4. Tetap Punya Waktu untuk Aktivitas Lain

Bekerja memang penting, tapi bukan berarti hal lain menjadi tidak penting. Anda tetap butuh melakukan aktivitas lain seperti hobi, berkumpul dengan keluarga, bersosialisasi dengan masyarakat sekitar rumah, atau bahkan bekerja sampingan. Semua sisi kehidupan harus dijalankan dengan seimbang agar keseimbangan hidup juga bisa terealisasi.

Di sisi lain, melakukan aktivitas diluar aktivitas rutin pekerjaan juga akan membuat anda lebih kreatif. Hal ini karena ada hal-hal baru yang bisa anda dapatkan. Hal-hal tersebut juga bahkan bisa bermanfaat untuk pekerjaan anda sendiri karena mungkin saja bisa diaplikasikan.

 

Pada intinya, anggapan bahwa pulang kerja tepat waktu adalah bentuk ketidakproduktifan dalam bekerja, merupakan anggapan kuno yang sama sekali tidak relevan. Keadaanya sebenarnya justru sebaliknya. Pulang kerja tepat waktu menjadi bukti anda mampu mengelola waktu kerja dan diri anda sendiri dengan tetap produktif dalam bekerja.