Pygmalion Effect

Pygmalion Effect: Sugesti Positif Untuk Meningkatkan Performa

Setiap orang mungkin pernah mengalami rasa tidak percaya diri dalam menjalani suatu hal. Dalam dunia psikologis terdapat istilah Pygmalion Effect yang berguna sebagai solusi untuk meningkatkan rasa percaya diri. 

 

Apa itu Pygmalion Effect? 

Pygmalion Effect adalah sebuah fenomena psikologis dimana ekspektasi tinggi dan ekspektasi positif akan mengarah pada peningkatan kerja pada area tertentu. Apa yang Anda sugestikan akan berpengaruh kepada hasil yang Anda lakukan.  

Istilah pygmalion diambil dari cerita Yunani kuno. Seorang pematung bernama Pygmalion membuat patung wanita cantik dan berdoa kepada dewi Aphrodite untuk menghidupkan patung tersebut. Karena merasa kasihan, akhirnya patung tersebut dihidupkan lalu mereka menikah dan dianugerahi seorang putri bernama Paphos

Pygmalion effect sangat berguna jika diterapkan dalam dunia kerja. Rasa optimis dan percaya diri tetap terpatri dalam diri meski mengalami kesukaran dalam menangani pekerjaan. 

Sehingga sesulit apapun masalah yang dialami dalam pekerjaan, Pekerjaan tersebut akan mampu terselesaikan.

 

Baca Juga: 10 Cara Menciptakan Lingkungan Kerja yang Baik dengan Software HRD

 

Manfaat Pygmalion Effect dalam Mengelola SDM

Penerapan pygmalion effect dalam pengelolaan SDM tidak bisa dianggap sepele. Sebab aura positif yang dibangun akan berpengaruh kepada kinerja karyawan dan juga mendorong untuk kemajuan suatu perusahaan. 

 

Adapun manfaatnya dalam pengelolaan SDM antara lain: 

1. Peningkatan Produktivitas Kerja

Ekspektasi dari pimpinan atau manajer seringkali dapat berimbas kepada kinerja timnya. Karyawan akan memahami dengan benar apa saja yang diharapkan dari kinerjanya dan berusaha memenuhi ekspektasi tersebut. 

Hal ini dapat mempengaruhi secara positif terhadap produktivitas kerja.  

 

2. Kepercayaan Antar Jajaran

Jika sesama karyawan dan pimpinan saling berekspektasi positif, kepercayaan setiap jajaran akan tercipta dengan sendirinya. 

Kepercayaan antar jajaran berdampak pada karyawan-karyawan yang handal, loyal dan percaya kepada perusahaan. Sehingga kepercayaan sangat penting bagi perusahaan. 

 

3. Kenyamanan Lingkungan Kerja

Pengaplikasian pygmalion effect dalam perusahaan akan membuat lingkungan kerja yang nyaman. Karena aura-aura positif yang selalu diberikan akan berpengaruh juga pada suasana kerja. Efeknya, karyawan akan selalu memberikan kinerja dan kontribusi terbaiknya.

 

Cara Menerapkan Pygmalion Effect dalam Pengelolaan SDM

Pygmalion effect dapat berguna jika digunakan dalam pengelolaan SDM. Untuk menerapkannya dalam pengelolaan SDM, ikut beberapa cara berikut:

1. Fokus dan Peka

Setiap orang pasti memiliki kekuatan dan juga kelemahan masing-masing. Sudah seharusnya kedua elemen tersebut tidak terabaikan. 

Kekuatan yang dimiliki seseorang hendaknya diasah agar dapat meningkatkan kinerja seseorang. Sebaliknya kelemahan tersebut dapat diminimalisir dengan baik. 

Sebagai contoh, terdapat karyawan yang memiliki kemampuan dalam desain. Maka tidak pantas jika karyawan tersebut diberikan pekerjaan yang berhubungan dengan perhitungan angka.

 

2. Mengikutsertakan Karyawan Pada Suatu Proyek Besar

Aktifkan karyawan Anda untuk ikut serta dalam pembuatan proyek yang akan berpotensi untuk meningkatkan karir di tempat kerja. 

Skill yang dimiliki karyawan bisa membawa dampak yang besar bila terus dibina dan juga dikembangkan.Tidak hanya itu, karyawan juga akan merasa sebagai bagian penting dan semakin loyal dalam perusahaan.  

 

3. Berikan Ruang dan Agenda Pembelajaran

Memberikan ruang dan agenda pembelajaran baru akan memunculkan potensi baru yang dimiliki oleh karyawan. 

Program yang diadakan bisa berupa pelatihan dan pengembangan pengetahuan tentang hal-hal baru yang belum dimiliki oleh karyawan. Ketika karyawan sudah lebih handal, karyawan bisa mengimplementasikan kemampuan barunya di perusahaan. 

 

Baca Juga: Memaksimalkan Pelatihan dengan Manajemen Training

 

4. Mendukung Hasrat dan Harapan Karyawan

Jika karyawan memiliki sebuah hasrat yang bersifat positif, pimpinan perusahaan bisa mendukung keinginan tersebut selama berguna bagi perkembangan perusahaan. 

Mendukung hasrat dan harapan karyawan dapat memperluas potensi yang dimilikinya dan sisi lain akan menguntungkan perusahaan. 

 

5. Pemberian Reward

Apa yang sudah dilakukan oleh karyawan untuk mencapai suatu target pasti membutuhkan usaha dan juga kerja keras. Untuk itu, jangan lupa memberikan penghargaan atau reward sebagai bentuk apresiasi kerja. 

Dengan pemberian reward tersebut, karyawan akan semakin tertantang dengan targetan baru yang lebih sulit dari sebelumnya.

 

performance review

Selain itu HR juga dapat menggunakan Software HRIS untuk memaksimalkan manajemen SDM Perusahaan. LinovHR merupakan solusi yang tepat untuk hal tersebut.

Kami, LinovHR adalah perusahaan platform bisnis profesional dengan fokus yang kuat pada Human Resource Information System (HRIS). Kami dapat menjadi solusi untuk yang tepat untuk mengelola aktivitas HR dan Payroll pada perusahaan anda.

Undang kami untuk melakukan Demo Sistem HRIS melalui tautan ini : LinovHR.com/Free-Demo-HRIS/

 

Kesimpulan

Pygmalion effect dalam pengelolaan sumber daya manusia dapat meningkatkan performa dalam pekerjaannya. Membangun aura positif dalam lingkup kerja pun akhirnya menjadi sebuah kewajiban. 

Pada akhirnya, aura positif akan membantu karyawan dan perusahaan bersama-sama membangun kerjasama yang saling menguntungkan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat!