rekrutmen internal dan eksternal

Rekrutmen Internal dan Eksternal: Mana yang Lebih Efektif?

Rekrutmen adalah sebuah proses yang sangat umum dalam perusahaan. Umumnya ada dua jenis rekrutmen yang dilakukan oleh HRD, yaitu rekrutmen internal dan rekrutmen eksternal. Apa perbedaan kedua sistem rekrutmen ini? Dan manakah yang paling tepat? Simak pembahasan dari LinovHR di bawah ini! 

 

 

Apa itu Rekrutmen Internal dan Eksternal?

Sesuai namanya, rekrutmen internal adalah sebuah proses rekrutmen yang melibatkan karyawan yang sudah bekerja untuk mengisi posisi tertentu. Rekrutmen internal dapat terbagi menjadi tiga jenis, yaitu: 

  1. Rotasi jabatan;
  2. Promosi untuk posisi yang lebih tinggi;
  3. Demosi untuk menurunkan karyawan ke posisi yang lebih rendah. 

 

Sementara rekrutmen eksternal adalah suatu proses rekrutmen yang melibatkan kandidat dari luar perusahaan untuk mengisi posisi yang kosong. HRD harus menyeleksi dan menyaring surat lamaran dan CV yang masuk untuk mendapatkan kandidat terbaik. 

 

Kelebihan Rekrutmen Internal

Banyak perusahaan yang lebih memilih merekrut orang dari dalam perusahaan khususnya untuk menempati posisi tertentu. Menurut Urbanhire.com sistem rekrutmen internal masih digunakan oleh perusahaan sekitar 15 – 20%.  Ada beberapa kelebihan dari sistem ini diantaranya :

 

1. Hemat Biaya dan Waktu

Jika HRD mengambil kandidat dari luar perusahaan, HRD harus menganggarkan biaya rekrutmen dan menyeleksi lamaran yang masuk. Tentu hal ini akan memakan waktu. Namun, dengan rekrutmen internal, HRD lebih hemat biaya dan tidak membutuhkan waktu lama untuk mencari orang yang pas dan sesuai. 

 

2. Karyawan Sudah Terbiasa dengan Budaya Perusahaan

Proses adaptasi karyawan baru dalam sebuah perusahaan cukup memakan waktu, tergantung bagaimana karakteristik karyawan tersebut. Sementara dengan merekrut orang internal, HRD tidak perlu melakukan orientasi untuk mengenalkan karyawan terhadap seluk beluk perusahaan. Sebab, karyawan yang bersangkutan sudah memahami bagaimana pola kerja dan budaya perusahaan. 

 

3. Meningkatkan Employee Engagement 

Umumnya rekrutmen internal digunakan mengisi posisi yang lebih tinggi (Employee Succession), dimana karyawan yang mengisi posisi tersebut adalah karyawan staff biasa. Karena berhasil naik jabatan dan mengisi posisi yang lebih baik, hal tersebut akan membantu peningkatan employee engagement.

 

Kekurangan Rekrutmen Internal

Walau memiliki keuntungan seperti hemat biaya dan waktu, rekrutmen internal memiliki beberapa kekurangan. Apa saja kekurangan tersebut? 

 

software hris

1. Munculnya Posisi Kosong

Ketika karyawan mengisi posisi baru yang lebih tinggi, maka posisi yang ditinggalkan menjadi kosong. Hal ini mengharuskan HRD tetap wajib mencari pengganti posisi yang telah ditinggalkan agar operasional tetap berjalan lancar. 

 

2. Memicu Prasangka Antar Karyawan

Kekurangan lainnya adalah prasangka yang bisa saja muncul dari karyawan. Bisa saja ada beberapa karyawan yang merasa keputusan HRD untuk mengangkat karyawan ke posisi tertentu tidak adil. Hal ini dapat memicu konflik perusahaan dan menghambat kinerja tim. Untuk mengatasinya, HRD wajib menyelenggarakan proses rekrutmen yang transparan. 

 

3. Budaya Kerja Tidak Berkembang

Orang yang mampu beradaptasi dengan cepat memang baik. Namun, budaya perusahaan akan menjadi monoton dan tidak berkembang jika orang yang dipekerjakan hanya dari latar belakang itu-itu saja. Padahal, keberagaman karyawan merupakan salah satu komponen lingkungan kerja lebih berwarna dan harmonis. 

 

Kelebihan Rekrutmen Eksternal

Sama seperti rekrutmen internal, rekrutmen eksternal juga mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki rekrutmen internal. Adapun beberapa kelebihan dari rekrutmen eksternal sebagai berikut: 

 

1. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Beragam

Memberikan kesempatan untuk berbagai macam orang dengan kemampuan, pendidikan, dan background yang berbeda dapat menciptakan lingkungan kerja yang beragam. Dengan begitu akan tercipta kerja tim yang lebih toleran dan mampu menghargai segala perbedaan yang ada. 

 

2. Meningkatkan Daya Saing dengan Kompetitor

Rekrutmen eksternal dapat mendatangkan kandidat yang berasal dari perusahaan kompetitor. Manajer dan pimpinan perusahaan sebaiknya memanfaatkan hal ini untuk mengembangkan strategi  bisnis yang lebih unik dan berbeda dari perusahaan kompetitor. 

 

3. Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas

Semakin banyak orang baru yang terlibat, semakin banyak ide-ide segar yang dihasilkan. Para karyawan baru dapat meyumbangkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan yang belum ada di perusahaan. Maka perusahaan dapat melahirkan berbagai metode bisnis yang lebih inovatif dan kreatif.  

 

Kekurangan Rekrutmen Eksternal

Sistem rekrutmen eksternal juga memiliki beberapa kekurangan, seperti :

1. Memakan Biaya Rekrutmen

Ketika HRD mencari karyawan dari kandidat eksternal, HRD harus menganggarkan budget biaya rekrutmen. Biaya tersebut biasa dialokasikan untuk menyewa head hunter, posting lowongan di platform berbayar, dan sebagainya. 

 

2. Menyita Waktu

Kekurangan selanjutnya adalah waktu yang lama untuk melakukan seleksi. HRD harus melakukan screening surat lamaran kerja, menyelenggarakan tes tertentu, dan mewawancara kandidat. Semua proses tersebut menyita waktu yang tidak sedikit. Selanjutnya HRD dapat memilih kandidat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

 

3. Karyawan Baru Perlu Menyesuaikan Diri

Walau HRD berhasil mendapatkan kandidat yang cocok dan akhirnya merekrut kandidat tersebut menjadi karyawan, HRD tetap harus memberikan waktu kepada karyawan baru untuk beradaptasi. Proses adaptasi setiap karyawan sangat beragam. Tidak semua karyawan baru mampu menyesuaikan diri terhadap ritme kerja perusahaan dan akhirnya memilih resign. Lagi-lagi HRD perlu melakukan rekrutmen untuk mengisi posisi yang kosong. 

 

Baca Juga : Bagaimana Cara Software SDM Tingkatkan Kebahagian Karyawan?

 

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik Antara Rekrutmen Internal dan Eksternal? 

Setelah menyimak kelebihan dan kekurangan rekrutmen internal dan eksternal, muncul pertanyaan mana yang lebih baik dari kedua sistem tersebut. Sesungguhnya tidak ada yang lebih baik antara rekrutmen eksternal dan internal. Masing-masing sistem mempunyai kekurangan dan kelebihan yang dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan.  Contohnya, jika kondisi finansial perusahaan sedang terbatas, maka ada baiknya perusahaan memilih rekrutmen internal yang lebih murah. 

Contoh lainnya adalah ketika perusahaan membutuhkan talenta baru untuk meningkatkan perkembangan perusahaan. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya perusahaan memilih rekrutmen eksternal yang  membuka kesempatan luas bagi banyak orang. Jadi, apa pun pilihannya, HRD harus mememertimbangkan kondisi perusahaan dengan matang. 

 

LinovHR: Solusi Sistem Rekrutmen Perusahaan Anda

LinovHR menyediakan modul Recruitment melalui Software HRD yang dapat memudahkan HRD dalam menyelenggarakan rekrutmen. Semua fitur dalam Software HRD yang tersedia dapat menunjang proses rekrutmen yang sistematis dan komprehensif. Sistem cloud based server yang ada di LinovHR mampu menyimpan informasi kandidat secara terpusat dengan aman dan rahasia.  Jadi, tidak masalah untuk memilih rekrutmen internal dan eksternal asal menggunakan LinovHR. Percayakan rekrutmen Anda kepada LinovHR! Dapatkan uji coba gratis dengan klik tautan berikut ini!