sistem pengukuran kinerja

Sistem Pengukuran Kinerja Terhadap Kinerja Manajerial

Manajer adalah orang yang memimpin kinerja sebuah divisi untuk menuju tujuan besar perusahaan. Kinerja karyawan harus selalu dipantau agar berada dalam perencanaan yang semestinya. Bagaimana dengan kinerja manajer sendiri? Apakah kinerja manajer tetap harus diukur? Sistem pengukuran kinerja mampu yang mampu mengukur kinerja manajer lebih efektif dan tepat sasaran. 

 

Gambaran Umum Mengenai Manajer

Gaji manajer memang cenderung lebih tinggi dibanding karyawan lain. Akan tetapi, tanggung jawabnya pun cukup besar. Manajer mempunyai tanggung jawab yang cukup besar, yaitu mengarahkan, memimpin, mengkoordinir, serta melakukan pengembangan atas divisi yang dipimpin untuk  visi misi perusahaan. Setiap periode tertentu, manajer akan mempresentasikan laporan pertanggung jawaban divisi kepada kepala perusahaan. Manajer juga harus menginspirasi karyawan yang lain untuk bekerja lebih giat dan inovatif. 

Di saat ada perusahaan dalam perjalanan bisnis, manajer harus memutuskan bagaimana strategi divisi untuk menghadapi perubahan tersebut. Apakah harus berubah dari perencanaan awal atau tetap dengan rencana semula? Ketika memutuskan untuk melakukan perubahan, manajer wajib memastikan semua karyawan dalam divisinya memahami perubahan yang ada dengan berbagai pendekatan. Dengan begitu, bisa dikatakan tugas manajer tak hanya bersifat teknis, tetapi juga bersifat strategis.

 

performance review

Apakah Kinerja Manajer Harus Diukur? 

Kinerja karyawan besar kecilnya dipengaruhi dengan manajer yang memimpin divisi. Bagaimanapun juga, kinerja manajer harus tetap diukur. Hal  ini untuk mengetahui seberapa jauh kinerja manajer dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Bila pemimpin perusahaan menemukan celah dalam kinerja manajer, pemimpin perusahaan akan memberikan feedback kepada manajer agar dapat memperbaiki kinerja karyawan. Selain itu, mengukur kinerja manajer dapat membantu pemimpin perusahaan memahami seberapa besar peranan divisi tertentu dalam perkembangan organisasi. 

Penilaian kinerja manajer dan karyawan cukup berbeda, mengingat tanggung jawab dan scope pekerjaannya pun berbeda. Hal-hal yang dapat dinilai dari kinerja manajer antara lain:

 

  • Kemampuan Eksekusi

Ketika pimpinan perusahaan meminta manajer untuk menyelesaikan tugas tertentu, apakah eksekusi berjalan lancar dan selesai tepat waktu? Hal ini akan mempengaruhi kemampuan manajer untuk mengeksekusi suatu pekerjaan. Semakin tinggi kemampuan eksekusi, maka semakin baik hasil kinerja manajer tersebut.  

 

  • Kreatif dan Fokus

Bayangkan tiba-tiba perencanaan bisnis harus berubah dan manajer lah yang harus bertanggung jawab atas hal tersebut. Jika sudah begini, diperlukan kreativitas dan fokus untuk membawa arah kemana perubahan akan menuju. Kreativitas sangat berguna ketika manajer menggali lebih dalam opsi yang bisa dipilih. Semenatara itu, fokus terhadap bisnis tetap diperlukan agar manajer tidak salah dalam mengambil keputusan. 

 

  • Continuous Improvement

Perkembangan dapat memperbaiki kinerja lebih baik. Dengan perkembangan yang kontinu, manajer dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam menghadapi dan memimpin di tengah berbagai masalah bisnis. Sehingga continuous improvement sangat berguna dalam membuat kinerja manajer semakin baik dari hari ke hari.  

 

  • Mengelola Prioritas

Manajer menghadapi berbagai tantangan bisnis yang harus diselesaikan. Akan tetapi, yang mana harus diselesaikan terlebih dahulu. Kemampuan manajer dalam mengelola prioritas dapat membantu perusahaan menyelesaikan tantangan lebih cepat.

 

  • Melatih Tim

Karyawan yang berkualitas dipimpin oleh manajer yang bertalenta dalam memilih tim. Tidak semua manajer mampu melatih dan menyukai karyawan yang dibawahinya berkembang lebih baik. Manajer yang baik adalah manajer yang selalu menginspirasi dan mempersuasi karyawannya selangkah lebih maju dan berkembang demi pertumbuhan perusahaan. Nantinya, karyawan-karyawan ini dapat menjadi pemimpin masa depan.  

 

Bagaimana Cara Mengukur Kinerja Manajerial? 

Penggunaan sistem pengukuran kinerja dinilai lebih ampuh dibandingkan penilaian kinerja manual yang masih menggunakan dokumen fisik. Sistem pengukuran kinerja manajer berbeda dengan karyawan. Pimpinan perusahaan pun harus lebih jeli dan detail untuk menentukan parameter dalam menilai kinerja manajer. Sayangnya, standar indikator penilaian tidak selalu terstandarisasi dengan baik. Parameter yang bias dan tidak tersedianya sistem yang transparan untuk melihat perkembangan penilaian kinerja manajerial menjadi penyebab utamanya. 

 

Baca Juga: Tugas Manajer dalam Memantau Kinerja Karyawan

 

Untuk memudahkan menilai kinerja manajer, perusahaan dapat menggunakan sistem pengukuran kerja dari LinovHR yang mampu memproses kinerja semua manajer dalam satu sistem terpusat. Salah satu fitur dalam sistem pengukuran kinerja dari LinovHR yang dapat menilai kinerja manajerial adalah review dan feedback, dimana manajer dapat menerima masukan dan peninjauan atas kinerja mereka selama ini dari pimpinan perusahaan. Tidak hanya itu, manajer juga dapat menerimanya dari karyawan yang telah bekerja di bawah mereka langsung. Karena dijalankan melalui sistem pengukuran kinerja, karyawan tidak perlu merasa sungkan untuk memberikan penilaian sejujurnya kepada manajer. 

 

Baca Juga: Self Evaluation Secara Mandiri Oleh Karyawan

 

Sistem Pengukuran Kinerja dari LinovHR untuk Kinerja Manajerial Berkualitas

Karyawan terbaik dihasilkan oleh manajer terbaik. Penting bagi perusahaan untuk kontinu memastikan bahwa pekerjaan setiap manajer yang ada berkualitas baik. LinovHR telah berpengalaman membantu banyak perusahaan menilai kinerja manajer melalui sistem pengukuran kinerja. Sistem yang terpusat mempermudah pimpinan perusahaan untuk mengakses dan menganalisis data sewaktu-waktu jika membutuhkan. Karena inilah perusahaan tidak perlu ragu dalam mempercayakan LinovHR untuk mengelola sumber daya manusia untuk optimalisasi kinerja. Ingin informasi lebih lanjut? Hubungi LinovHR sekarang juga! linovhr.com/free-trial/