startup vs corporate

Startup VS Corporate, Mana yang Paling Tepat untuk Karir?

Saat ini, bisnis startup sedang berkembang pesat. Generasi milenial pun banyak yang tertarik untuk berkarir di perusahaan startup. Namun, sebelum organisasi startup menjamur, ada perusahaan corporate dengan jenjang karir yang lebih pasti.

Lantas, perusahaan manakah yang lebih tepat untuk karir Anda? Berikut LinovHR sajikan perbandingan untuk keduanya.

payroll

 

Apa itu Perusahaan Startup?

Perusahaan startup adalah sebuah bisnis yang dikelola oleh suatu badan atau organisasi yang belum lama beroperasi. Umumnya, masyarakat menyebut startup sebagai perusahaan rintisan. 

Lantaran perusahaan ini belum lama beroperasi, maka perlu pengembangan dan penelitian di berbagai sektor. Selain itu, organisasi ini juga masih dalam proses pencarian target pasar konsumen yang tepat.

Perusahaan ini umumnya banyak diisi oleh kawula muda dengan semangat kerja yang tinggi. Tak hanya itu, karyawan di organisasi startup juga rata-rata telah melek teknologi terkini. 

 

Baca Juga: Bagaimana Bentuk Struktur Organisasi dalam Startup? 

 

Sementara perusahaan corporate adalah suatu badan yang beroperasi dengan entitas hukum yang jelas. Segala ketentuan dan prosedur kerja yang berlaku di organisasi ini sudah memiliki dasar hukum. Jadi, jika terjadi suatu pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan, karyawan dapat membawanya ke meja hijau.

Umumnya, badan ini disokong oleh modal yang berasal dari kantung pribadi atau dijual ke pihak luar dalam bentuk saham. Nantinya, para pemegang saham akan memperoleh deviden sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Karena badan usaha ini telah berbadan hukum, maka karyawan dapat memperoleh kepastian atas hak dan kewajiban mereka. Dengan demikian, potensi eksploitasi para pekerja dapat lebih diminimalisir.

 

Berikut Perbandingan Budaya Kerja antara Perusahaan Startup VS Corporate

Sebelum menentukan arah karir Anda selanjutnya, ada baiknya mengetahui perbandingan budaya kerja antar perusahaan startup vs corporate. Berikut penjelasannya.

 

Waktu Kerja

Badan startup memiliki jam kerja yang fleksibel. Contohnya, seperti masuk kerja pukul 08.00-10.00 sampai pekerjaan selesai. Jika mampu bekerja dengan cepat, bisa saja Anda dapat pulang sebelum waktu kerja pada umumnya. 

Namun, jika di suatu hari Anda sedang memiliki banyak tugas, bukan tidak mungkin akan bekerja melebihi waktu pada umumnya (overtime). Jadi, aturan waktu kerja yang fleksibel dapat menjadi pedang bermata dua untuk Anda.

Sedangkan perusahaan corporate, punya waktu kerja dengan waktu yang pasti, yaitu 8 jam. Misalnya, seperti masuk pukul 08.00 dan pulang pukul 17.00. Jika Anda merupakan orang dengan kepribadian teratur, maka perusahaan corporate akan cocok menjadi pilihan untuk berkarir .

 

Lingkungan Kantor

Ruang kerja di perusahaan korporasi cenderung memiliki sekat-sekat pemisah antara satu karyawan dengan yang lainnya. Hal ini diperuntukkan guna mengurangi interaksi dan menjaga fokus karyawan ketika jam kerja sedang berlangsung. Akibatnya, badan usaha corporate cenderung dipenuhi dengan orang-orang yang individualis.

Berbeda dengan lingkungan kantor di perusahaan startup yang lebih terbuka. Hal ini bertujuan untuk memudahkan menjalin komunikasi kerja yang baik di kalangan karyawan. Oleh karena itu, organisasi startup umumnya dipenuhi dengan orang-orang kreatif dan komunikatif.

 

Upah

Upah merupakan salah satu penentu dalam memilih jenjang karir. Di perusahaan startup, besaran upah yang diterima oleh karyawan bergantung dengan kemampuan finansial organisasi. 

Jika perusahaan tersebut sudah meraup keuntungan dan mendapat suntikan modal, maka para pegawai di sana akan memperoleh gaji yang tinggi. Namun, jika organisasi ini masih dalam tahap merintis, tentu belum bisa memberikan upah yang wajar.

Lain halnya dengan organisasi corporate. Badan usaha korporasi cenderung mampu memberikan kepastian besaran gaji kepada para pegawainya. Tak hanya itu, badan usaha korporasi pun akan menyediakan berbagai tunjangan untuk karyawan.

 

Pakaian Kerja

Perusahaan startup memberikan kebebasan karyawan untuk berpakaian secara casual. Misalnya, seperti mengenakan kaos dan celana jeans. Sedangkan perusahaan korporasi cenderung menetapkan aturan berpakaian secara formal untuk para pegawainya. 

 

Baca Juga: Panduan Menyusun Desain Kantor untuk Kenyamanan Kerja

 

Struktur Komunikasi 

Di dalam perusahaan startup, antar karyawan dapat berkomunikasi dengan bebas. Bahkan, dengan pihak atasan sekalipun. Hal ini diberlakukan guna memutus jarak jabatan dan mempermudah karyawan bawahan memberi umpan balik positif untuk kemajuan perusahaan.

Tidak seperti perusahaan corporate yang berkomunikasi dengan lebih terstruktur dan formal. Akibatnya, banyak karyawan yang kurang mengenal satu sama lain lantaran berbeda divisi ataupun jabatan.

 

Job Description

Karena perusahaan startup masih dalam tahap pengembangan, maka tak heran bila karyawan memiliki job desc yang luas. Bahkan, tidak jarang ditemukan karyawan dengan perolehan hak dan kewajiban yang tidak selaras. 

Berbeda dengan perusahaan korporasi yang memberikan ketetapan job desc untuk setiap pegawainya. Dengan begitu, karyawan dapat lebih fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya.

 

mobile ess

Proses Rekrutmen

Jika Anda ingin menjadi karyawan di perusahaan startup, umumnya hanya perlu mengirim CV atau resume ke bagian personalia (HRD) organisasi tersebut. Lalu, jika Anda cocok dengan kebutuhan perusahaan maka akan lanjut ke tahap wawancara dan tanda tangan perjanjian kerja.

Sedangkan bila ingin melamar kerja untuk perusahaan korporasi, Anda perlu melewati berbagai macam rentetan proses rekrutmen. Mulai dari kirim CV atau resume, tes kesehatan, psikotes, interview hrd, dan interview user. Jadi, perlu proses yang panjang sebelum Anda benar-benar menjadi karyawan corporate.

 

Jadi, Startup VS Corporate Lebih baik Mana untuk Karir? 

Anda dapat menyesuaikan pribadi Anda dengan jenis perusahaan tujuan karir ke depan. Jika Anda merupakan sosok yang kreatif dan tidak senang dengan banyak aturan kerja dapat memilih perusahaan startup untuk berkarir. Namun, jika Anda adalah sosok yang cenderung senang dengan suatu kepastian, maka ada baiknya berkarir di perusahaan corporate. Semua keputusan ada di tangan Anda!