NPWP Perusahaan

Apa Saja Syarat Membuat NPWP Perusahaan?

Membayar pajak adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan setiap badan usaha, baik badan usaha yang berbentuk Perusahaan Terbatas (PT), Perusahaan Firma (Fa), Perseroan Komanditer (CV) yang memiliki NPWP. Meskipun mereka yang membuka usahasecara wiraswasta mungkin adajuga yang belum mengenal pajak dan NPWP.

NPWP adalah nomor pajak yang diberikan kepada wajib pajak sebagai identitas untuk mempermudahmereka dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) ini kita dapatkan setelah melakukan registrasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan (KP4). Dengan menganut sistem self-assessment semua wajib pajak harus mendaftarkan dirinya sendiri baik secara langsung kepada KPP atau KP4 setempat ataupun melakukan register secara online dengan e-registration.

Fungsi NPWP itu sendiri adalah sebagai identitas dari si wajib pajak dalam melakukan administrasi pajak. Biasanya NPWP dilampirkan atau dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan yang berkaitan dengan wajib pajak. NPWP berguna juga untuk memberikan manfaat kepada wajib pajak yang memilikinya seperti kemudahan dalam membuat pasport, pengajuan kredit bank, pembayaran pajak final dan beberapa urusan administrasi lainnya. Manfaat lain yang diperoleh adalah pelayanan dalam bidang perpajakan itu sendiri seperti pengembalian pajak, pengurangan pajak, dan yang paling vital adalah penyetoran dan pelaporan pajak.

 

Baca Juga: DJP Online: Cara Praktis bayar Pajak dengan E-Billing

 

Semua warga negara Indonesia yang berpenghasilan — perorangan maupun badan usaha — wajib memiliki NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak. Ini sudah menjadi persyaratan bagi badan usaha. Ada syarat-syarat yang ditentukan Dirjen Pajak untuk membuat NPWP bagi badan usaha yang harus diketahui oleh pemilik badan usaha itu.

 

Pendaftaran Online

Cara membuat NPWP mudah karena dapat dilakukan online dan offline. Bagi wajib pajak yang ingin mendaftar online bisa mengunjungi situs Dirjen Pajak di www.pajak.go.id atau https://ereg.pajak.go.id/login untuk bisa langsung mengakses halaman pendaftaran, pilih menu sistem e-Registration.

Jika Anda belum pernah mendaftar, pilihlah tombol “Daftar”. Isi halaman tersebut dengan data yang benar. Setelah semuanya terisi pilih “Save”. Lakukan proses aktivasi akun Anda, bukalah inbox pada email yang Anda daftarkan. Ikuti petunjuk yang ada di dalamnya untuk melakukan aktivasi.

Setelah proses pendaftaran selesai, langkah berikutnya Anda harus melakukan login sistem e-Registration dengan memasukkan alamat email dan password yang Anda buat sebelumnya. Setelah proses login berhasil, bukalah halaman Registration Data Wajib Pajak untuk memulai proses pembuatan NPWP. Ikuti semua tahapan dengan teliti dan benar. Bila data yang Anda masukkan sudah sesuai, maka akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

Jika Anda menginginkan cara yang lebih mudah, Anda bisa memindai dokumen dan mengunggahnya melalui aplikasi e-Registration. Setelah semuanya dilakukan, Anda hanya perlu menunggu sampai kartu NPWP Anda dikirim ke alamat rumah Anda.

Pendaftaran Offline

Secara offline Anda bisa Pendaftaran NPWP secara offline dapat dilakukan dengan langsung mendatangi kantor pelayanan pajak. Bawalah dokumen persyaratan sama seperti pada pendaftaran online.

Bagi Anda yang akan mendirikan usaha, Anda wajib mendaftarkan NPWP Perusahaan Anda ke kantor pelayanan pajak (KPP) sesuai domisili perusahaan Anda berada. Berikut syarat permohonan NPWP wajib pajak yang harus Anda penuhi:

  • Fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian beserta perubahan bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri atau surat penunjukan dari kantor pusat bagi badan usaha tetap.

  • Fotokopi NPWP salah satu pendiri perusahaan, fotokopi KTP atau paspor, dan surat keterangan tempat tinggal.

  • Fotokopi dokumen izin usaha yang diterbitkan instansi berwenang

Wajib pajak badan yang bukan berorientasi pada laba (profit) harus mempersiapkan beberapa hal berikut:

  • Fotokopi KTP salah satu pendiri perusahaan.

  • Surat keterangan domisili dari RT atau RW dimana tempat badan usaha tersebut ada.

Pembuatan NPWP perusahaan tidak membutuhkan biaya sama sekali. Karena kantor pelayanan pajak memberikannya secara gratis. Hal ini berlaku jika Anda mengurusnya sendiri baik mengurus secara manual dengan mendatangi Kantor Pajak ataupun secara online.