10 tips manajemen waktu

Tentu Anda sering mendengar kata Manajemen Waktu atau bahkan Anda pernah mengikuti kelas pelatihan dengan materi Manajemen Waktu. Mungkin Anda mencoba menggunakan e-scheduling atau sekadar mencatat di buku catatan, untuk menentukan prioritas dan menjadwalkan aktivitas Anda. Anda mungkin bertanya, “Mengapa, dengan semua fitur yang ada pada gadget kini, Anda tetap saja tidak bisa menyelesaikan semua yang perlu Anda dilakukan?”

Jawabannya sederhana, segala sesuatu yang pernah Anda pelajari tentang mengelola waktu sebenarnya sia-sia karena pada kenyataanya itu semua tidak berhasil membuat Anda lebih terorganisir.

Sebelum memulai mengatur waktu, Anda harus belajar mengetahui terlebih dahulu mengenai waktu. Kamus mendefinisikan waktu sebagai “titik atau periode di mana hal-hal terjadi.” Sederhananya, waktu adalah ketika hal-hal terjadi.

Ada dua jenis waktu:clock time dan real time. Dalam clock time, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, 24 jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Semua waktu berlalu sama. Ketika seseorang mencapai tahun ke 50, mereka berusia tepat 50 tahun, tidak lebih atau tidak kurang.

Secarareal time, sepanjang waktu itu relatif. Waktu berlalu dan termakan oleh aktivitas yang Anda lakukan. Dua jam duduk berdiam diri dalam kendaraan mungkin Anda merasa seperti 12 tahun lamanya. Namun anak-anak kita terkasih yang telah menginjak usia 12 tahun rasanya seperti tumbuh hanya dalam dua jam saja.

Lalu, waktu manakah yang menggambarkan dunia di mana Anda benar-benar hidup,real time atau clock time?

Alasan mengapa pengelolaan waktu dalamgadget dan sistem tidak bekerja karena semua itu dirancang untuk mengelola clock time. Clock time tidak ada kaitannya dengan yang Anda lakukan. Anda tidak tinggal dalam atau bahkan memiliki akses ke clock time. Anda hidup dalam real time, sebuah dunia di mana semua waktu berlalu dengan cepat ketika Anda sedang bersenang-senang dan menyeret tubuh Anda ketika Anda melakukan aktivitas-aktivitas yang menurut Anda membosankan.

Kabar baiknya,real time berhubungan dengan mental. Real time ada di antara telinga Anda. Andalah yang membuatnya. Apa pun yang Anda buat, Anda dapat mengelolanya. Tugas Anda selanjutnya menghilangkan sabotase atas diri Anda atau batasan diri Anda dengan beranggapan “tidak punya cukup waktu,” atau hari ini bukan “waktu yang tepat” untuk memulai bisnis atau mengelola bisnis Anda dengan benar.

Hanya ada 3 cara dalam menghabiskan waktu:pikiran, percakapan, dan tindakan. Terlepas dari jenis bisnis Anda sendiri, pekerjaan Anda akan terdiri dari tiga hal tersebut.

Sebagai pengusaha, Anda mungkin sering terganggu atau teralihkan oleh sesuatu. Meskipun Anda tidak bisa menghilangkan interupsi, Anda dapat memutuskan berapa banyak waktu yang akan Anda habiskan untuk menyelesaikan hal itu dan berapa banyak waktu yang akan Anda habiskan pada pikiran, percakapan, dan tindakanyang akan membawa Anda menuju kesuksesan.

Lakukan hal-hal berikut ini untuk dapat mengontrol waktu Anda sendiri:

  1. Bawalah buku catatan jadwal dan tulis semua yang terlintas dalam pikiran Anda, percakapan dan kegiatan selama seminggu. Hal ini akan membantu Anda memahami berapa banyak Anda bisa melakukan aktivitas selama sehari dan di mana momen berharga Anda akan hilang. Anda akan melihat berapa banyak waktu yang Anda habiskan dalam memperoleh suatu hasil dan berapa banyak waktu yang terbuang pada pikiran, percakapan, dan tindakan yang tidak produktif.
  2. Setiap kegiatan atau percakapan yang penting untuk keberhasilan Anda harus diluangkan waktu khusus untuk kegiatan atau percakapn tersebut. Rentetan catatanto-do listakan lebih panjang dan lama ke titik di mana mereka tidak dapat dilakukan. Satu daftar itu adalah janji, dan janji membutuhkan usaha untuk memenuhinya. Jadwalkan janji dengan diri sendiri dan buatlah batasan waktu untuk pikiran, percakapan, dan tindakan berdasarkan skala prioritas. Jadwal kapan mereka akan dimulai dan berakhir. Disiplinlah dalam memenuhi janji ini.
  3. Rencanakan minimal 50 persen dari waktu Anda terlibat dalam pikiran, kegiatan dan percakapan yang berdampak pada suatu hasil bagi Anda.
  4. Jadwalkan waktu untuk interupsi. Luangkan waktu untuk menarik diri Anda dari apa yang Anda lakukan saat itu. Misalnya, konsep dalam “jam kantor.” Bukan “jam kantor” adalah cara lain mengatakan waktunya untuk “interupsi direncanakan?”
  5. Luangkan 30 menit pertama dari setiap hari untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai hari Anda sampai Anda menyelesaikan rencana waktu Anda tersebut. Waktu yang paling penting dari hari Anda adalah waktu Anda menjadwalkan untuk menjadwalkan waktu dalam satu hari itu.
  6. Luangkan 5 menitsebelum setiap panggilan ataupun tugas, untuk memutuskan hasil apa yang ingin Anda capai. Hal ini akan membantu Anda mengetahui sukses bagaimana yang Anda inginkan hari itu sebelum Anda memulai hari. Dan hal ini juga akan membantu memperlambat waktu. Luangkan 5 menit kembali setelah melakukan setiap panggilan ataupun tugas untuk menentukan apakah hasil yang Anda inginkan telah tercapai? Jika tidak, apa yang telah terlewatkan? Bagaimana Anda dapat memperbaiki apa yang terlewatkan dalam panggilan atau tugas berikutnya?
  7. Pasanglah tanda “Don’t disturb” ketika Anda benar-benar harus menyeselesaikan pekerjaan yang Anda lakukan.
  8. Abaikan panggilan telepon hanya karena telepon berdering dane-mail hanya karena ada pesan baru yang muncul. Jauhkan instant messaging. Jangan langsung memberikan perhatian Anda kecuali hal itu benar-benar penting dalam bisnis Anda. Sebaliknya, jadwalkan waktu untuk menjawab email dan panggilan telepon.
  9. Blokir gangguan lainnya seperti Facebook dan bentuk lain dari media sosial kecuali jika Anda menggunakan alat ini untuk menghasilkan bisnis.
  10. Ingat bahwa tidak mungkin untuk menyelesaikan semua aktivitas dalam satu kali. Dan ingatlah bahwa peluang yang baik datang sebesar 20 persen dari pikiran Anda. Sedangkan percakapan dan tindakan memproduksi 80 persen hasil yang Anda peroleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>