Kalkulator PPh 21 Bulanan
Simulasi PPh 21 pegawai tetap menggunakan Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk masa pajak selain masa pajak terakhir. Pilih metode Gross atau Gross Up.
Apa Itu PPh 21 dan Kenapa Dihitung Tiap Bulan?
PPh 21 adalah pajak yang dipotong dari penghasilan karyawan atas pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang mereka lakukan untuk perusahaan. Sebagai pemberi kerja, perusahaan wajib memotong, menyetorkan, dan melaporkan pajak ini setiap bulan — bukan hanya sekali di akhir tahun.
Perhitungan bulanan ini penting karena tiga alasan utama: pertama, menghindari perusahaan dan karyawan terkena sanksi keterlambatan setor pajak; kedua, memberi kepastian jumlah gaji bersih (take home pay) yang diterima karyawan setiap bulan; ketiga, mempermudah proses pelaporan SPT Tahunan karena potongan pajak sudah tercatat rapi sepanjang tahun berjalan.
Mengenal Skema TER (Tarif Efektif Rata-rata)
Sejak awal 2024, pemerintah mengubah cara menghitung PPh 21 bulanan menggunakan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER), menggantikan perhitungan progresif berlapis yang dipakai sebelumnya. Tujuannya menyederhanakan proses hitung bulanan bagi HR dan payroll admin — tarif pajak langsung dikalikan dengan penghasilan bruto bulanan, tanpa perlu menghitung berlapis-lapis komponen pengurang setiap bulan.
TER Kategori A
Berlaku untuk karyawan dengan status PTKP: TK/0, TK/1, dan K/0.
TER Kategori B
Berlaku untuk karyawan dengan status PTKP: TK/2, TK/3, dan K/1, K/2.
TER Kategori C
Berlaku untuk karyawan dengan status PTKP: K/3 (Kawin dengan 3 tanggungan).
Gross vs Gross Up: Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?
Kalkulator ini mendukung kedua metode perhitungan pajak. Anda dapat memilih metode pada toggle di atas formulir untuk melihat perbandingannya secara langsung:
Pada metode Gross, PPh 21 sepenuhnya ditanggung oleh karyawan dan langsung mengurangi gaji yang diterima. Ini metode paling sederhana untuk dihitung dan paling umum dipakai oleh perusahaan skala kecil-menengah karena tidak menambah beban biaya di luar komponen gaji yang sudah disepakati.
Pada metode Gross Up, perusahaan memberikan tunjangan pajak sebesar nilai PPh 21 yang terutang, sehingga jumlah gaji bersih yang diterima karyawan tidak berkurang akibat potongan pajak. Metode ini membuat beban pajak tercatat sebagai biaya perusahaan, dan lebih sering dipakai oleh perusahaan yang ingin menawarkan paket kompensasi yang lebih kompetitif ke karyawan.
Cara Menggunakan Kalkulator PPh 21 LinovHR
Pilih Status PTKP
Tentukan status pernikahan dan tanggungan untuk menetapkan kategori TER (A, B, atau C).
Pilih Metode Pajak
Pilih Gross jika pajak ditanggung karyawan, atau Gross Up jika ditanggung perusahaan.
Isi Komponen Penghasilan
Masukkan gaji pokok, tunjangan rutin, uang lembur, dan bonus/THR jika ada.
Klik Hitung PPh 21
Sistem menampilkan Dasar Pengenaan Pajak (DPP), kategori TER, tarif efektif, dan nilai PPh 21.
Gunakan untuk Simulasi
Gunakan hasil simulasi untuk perencanaan gaji dan validasi pemotongan bulanan tim Anda.
Otomatiskan Perhitungan Pajak & Payroll Karyawan Anda
Perlu perhitungan PPh 21 otomatis untuk seluruh karyawan setiap bulan, lengkap dengan slip gaji dan pelaporan? Software Payroll & HRIS LinovHR menghitung PPh 21, BPJS, dan komponen gaji lainnya secara otomatis dan terintegrasi dengan absensi. Buat slip gaji instan lewat Generator Slip Gaji Online Gratis atau bandingkan di LinovHR vs Talenta.
Pertanyaan Seputar PPh 21 & TER
Jawaban praktis atas pertanyaan seputar pemotongan PPh 21 bulanan dan skema TER terbaru.
Kenapa hasil kalkulator ini tidak berlaku untuk masa pajak Desember?
Karena skema TER bulanan hanya berlaku untuk masa pajak Januari sampai November. Pada Desember atau masa pajak terakhir seorang karyawan bekerja, PPh 21 dihitung ulang secara progresif berdasarkan akumulasi penghasilan setahun, sehingga membutuhkan metode perhitungan yang berbeda dari kalkulator bulanan ini.
Apakah bonus dan THR ikut dihitung dalam kalkulator ini?
Ya, kalkulator ini menyediakan kolom Bonus atau THR sebagai bagian dari komponen penghasilan bruto bulanan. Perlu diperhatikan bahwa THR biasanya dihitung terpisah dengan aturan tersendiri di bulan pencairannya, jadi hasil di kalkulator ini bersifat simulasi gabungan, bukan perhitungan resmi THR.
Apa yang menentukan kategori TER A, B, atau C untuk seorang karyawan?
Kategori TER ditentukan oleh status Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) karyawan, yang dipengaruhi oleh status pernikahan dan jumlah tanggungan. Semakin banyak tanggungan, kategori TER yang berlaku bisa berbeda, sehingga nilai tarif efektifnya pun berubah.
Apa bedanya memilih metode Gross dan Gross Up terhadap total biaya perusahaan?
Pada metode Gross, biaya perusahaan hanya sebatas gaji yang disepakati karena pajak ditanggung karyawan. Pada metode Gross Up, perusahaan menanggung tambahan biaya berupa tunjangan pajak, sehingga total pengeluaran perusahaan untuk karyawan tersebut menjadi lebih besar dibanding metode Gross, meski gaji bersih yang diterima karyawan sama.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk karyawan tidak tetap atau freelancer?
Kalkulator ini dirancang khusus untuk simulasi PPh 21 pegawai tetap dengan skema TER bulanan. Perhitungan pajak untuk karyawan tidak tetap, freelancer, atau tenaga ahli menggunakan skema tarif yang berbeda dan sebaiknya dikonsultasikan terpisah.
Apakah hasil dari kalkulator ini bisa langsung dipakai untuk lapor pajak?
Tidak. Hasil dari kalkulator ini adalah simulasi untuk membantu perencanaan dan estimasi, bukan bukti potong pajak resmi. Untuk pemotongan dan pelaporan resmi serta standar perlindungan data perusahaan, silakan pelajari halaman Keamanan LinovHR atau gunakan sistem payroll terintegrasi.
Kenapa hasil perhitungan bisa berbeda antara metode Gross dan Gross Up meski gaji pokok sama?
Karena dasar pengenaan pajaknya berbeda. Pada Gross Up, tunjangan pajak yang diberikan perusahaan turut menjadi bagian dari penghasilan bruto yang dikenakan pajak, sehingga perhitungan PPh 21-nya sedikit lebih tinggi dibanding metode Gross — namun karyawan tidak merasakan pengurangan gaji bersihnya.
Apakah perusahaan wajib menggunakan skema TER untuk semua karyawan?
Ya, skema TER wajib digunakan untuk perhitungan PPh 21 bulanan pegawai tetap sesuai regulasi yang berlaku saat ini (PP 58/2023 dan PMK 168/2023), kecuali untuk masa pajak terakhir yang tetap menggunakan tarif progresif tahunan.
Alat Pajak & Payroll Gratis Lainnya
Lengkapi kebutuhan pengelolaan pajak karyawan, transaksi vendor, dan penggajian bisnis Anda.
Kalkulator PPh 21 Tahunan (A1)
Hitung PPh 21 akhir tahun, SPT Tahunan, atau masa kerja parsial sesuai Pasal 17 UU HPP.
Kalkulator PPh 23 (Jasa & Sewa)
Hitung potongan pajak transaksi vendor, konsultan, dan sewa aset non-bangunan.
Kalkulator PPh Pasal 4 Ayat (2)
Simulasi pajak final sewa ruko/kantor, jasa konstruksi, bunga deposito, dan dividen.
Kelola Penggajian dan Pajak Lebih Mudah dengan LinovHR!
Jadwalkan demo LinovHR untuk mendiskusikan kebutuhan sistem HR dan Payroll di Perusahaan Anda bersama tim kami, gratis!