apprenticeship adalah

Apa Itu Program Apprenticeship? Ketahui Selengkapnya

Apa itu apprenticeship?Ada beberapa program yang bisa diikuti pencari kerja untuk meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman bekerjanya. Salah satu program tersebut adalah apprenticeship. Program ini dapat memberikan pengalaman lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan pekerja.

Program apprenticeship banyak dipilih oleh perusahaan sebagai salah satu cara rekrutmen karena memiliki banyak manfaat. Sebut saja untuk menekan biaya rekrutmen. Bagaimana caranya? Mengapa program ini bisa menekan biaya rekrutmen karyawan?

Ketahui jawabannya di artikel LinovHR berikut ini.

 

Pengertian Program Apprenticeship

Apprenticeship adalah suatu program yang memberikan pengalaman bekerja dan pelatihan kepada pesertanya. Pada program ini, biasanya peserta juga diberikan jalan karir yang jelas pada industri pilihan.

Umumnya, program apprenticeship dilakukan pada industri yang membutuhkan keterampilan khusus dan profesional. Misalnya pada industri konstruksi, manufaktur, kesehatan, ataupun teknologi. Peserta yang mengikuti apprenticeship pada industri-industri tersebut akan mengikuti pelatihan dalam waktu yang lama untuk bisa bekerja.

 

Baca juga: Manfaat Menerapkan Pelatihan Manajemen Waktu di Dalam Perusahaan

 

Seperti Apa Program Apprenticeship Itu?

Program apprenticeship memadukan pekerjaan dan pelatihan. Program ini memungkinkan perusahaan dalam membina tenaga kerja yang memiliki kemampuan dan profesionalitas yang tinggi. Setiap peserta akan mendapat pelatihan tentang industri terkait sekaligus mendapat pengalaman bekerja langsung.

Masa berlangsung program ini berbeda-beda. Akan tetapi, biasanya durasinya berlangsung antara satu hingga enam tahun, dengan rata-rata sekitar empat tahun.

Program ini pada umumnya didukung oleh perusahaan, pemerintah, dan buruh. Di negara-negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia dan yang lainnya, program apprenticeship sudah diakui dan didukung.

Banyak peserta memilih untuk mengikuti program apprenticeship karena program ini menyediakan karir dan pelatihan yang jelas dan stabil. Peserta bahkan mendapatkan gaji selama masa pelatihan dan kerjanya. Selain itu, di akhir program peserta juga akan memperoleh sertifikasi dan pengakuan dari industri yang berkaitan.

Untuk dapat mengikuti program apprenticeship, umumnya ada persyaratan tertentu. Biasanya persyaratan tersebut berupa pendidikan terakhir seperti SMA atau diploma serta sehat secara fisik dan mental.

 

Perbedaan Apprenticeship dan Internship

Program apprenticeship sering dianggap sama dengan internship karena namanya yang terdengar mirip. Padahal, kedua program ini memiliki perbedaan. Perbedaannya adalah sebagai berikut.

 

Perbedaaan Jangka Waktu

Waktu yang dihabiskan untuk mengikuti apprenticeship dan internship tak sama. Internship biasanya memakan waktu paling lama satu tahun. Hal ini berbeda dengan apprenticeship yang membutuhkan komitmen waktu lebih banyak. Program apprenticeship bisa berlangsung bertahun–tahun, dengan rata-rata sekitar empat tahun.

 

Perbedaan Gaji

Gaji yang diterima peserta internship dan apprenticeship sangat berbeda. Program apprenticeship banyak diincar karena gaji yang diberikan cukup memadai. Berbeda dengan program internship yang pada umumnya menerima gaji kecil, bahkan ada yang tidak mendapat bayaran.

 

Pelatihan 

Pada dasarnya apprenticeship dan internship sama-sama dilakukan oleh peserta yang belum berpengalaman dalam bekerja. Oleh karena itu, mereka membutuhkan pelatihan sebelum terjun ke pekerjaan.

Peserta apprenticeship memang akan mendapatkan pelatihan yang mendalam terkait dengan bidang industri yang dipilih. Akan tetapi, peserta magang umumnya hanya menerima pelatihan singkat yang tidak cukup mendalam. Peserta internship lebih banyak belajar dari keseharian dalam menjalankan tugas.

 

Kepastian Kerja

Peserta apprenticeship pasti akan langsung bekerja setelah program selesai. Apalagi peserta yang lulus apprenticeship akan menerima sertifikasi yang diakui oleh industri.

Namun, tidak halnya dengan peserta internship. Peserta internship tidak memiliki kepastian bekerja setelah program selesai. Memang ada beberapa peserta yang diangkat menjadi karyawan, tetapi tidak ada jaminan.

 

Baca juga: Mengulas Lebih Lengkap Perbedaan Program Externship dan Internship 

 

Manfaat Apprenticeship Program Bagi Perusahaan

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh perusahaan jika membuka program apprenticeship. Berikut ini adalah manfaat-manfaatnya.

 

Menghemat Biaya Rekrutmen

Manfaat yang pertama adalah menghemat biaya rekrutmen. Seperti yang Anda tahu, rekrutmen membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari biaya posting lowongan kerja, hingga biaya reimbursement perjalanan dan cek kesehatan kandidat.

Sudah mengeluarkan biaya banyak, Anda belum tentu menentukan kandidat yang tepat. Sering kali kandidat yang telah melalui proses rekrutmen tidak memenuhi standar yang diinginkan perusahaan.

Akan tetapi, jika Anda menerapkan program apprenticeship, hal ini tidak akan terjadi. Anda akan dipastikan menerima kandidat yang sesuai karena kandidat dalam apprenticeship pasti akan bekerja dan telah menerima pelatihan khusus.

 

Meningkatkan Retensi

Biaya yang dikeluarkan akan semakin banyak apabila karyawan resign dalam waktu awal bekerja. Anda akan kehilangan biaya pelatihan dan biaya gaji di awal bekerja.

Oleh karena itu, membuka program apprenticeship akan menghemat banyak uang. Anda tak perlu khawatir dengan biaya yang hilang jika karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri. Sebab, program apprenticeship biasanya memiliki ikatan khusus yang melarang adanya karyawan resign.

 

Meningkatkan Kualitas Karyawan

Kualitas karyawan yang Anda peroleh melalui program apprenticeship tidak sembarangan. Hal ini disebabkan karena karyawan yang melalui program tersebut telah melalui serangkaian pelatihan dan pengalaman kerja yang meningkatkan kualitas diri.

 

Memenuhi Kebutuhan Perusahaan

Beberapa industri yang membutuhkan keterampilan khusus seringkali kekurangan tenaga kerja. Ini karena tidak banyak tenaga kerja yang tersedia dan menguasai keterampilan tersebut.

Masalah ini bisa diatasi dengan apprenticeship, sehingga perusahaan bisa langsung membuka program tersebut agar peserta mampu mempelajari keterampilan yang sesuai dan dibutuhkan perusahaan. Dengan demikian, kelak posisi kosong di perusahaan yang diharuskan menguasai keterampilan tertentu akan terisi.

 

Meningkatkan Keberagaman Karyawan

Kini, keberagaman karyawan merupakan salah satu target HR. keberagaman di lingkungan kerja bisa membuka perspektif baru dan memperkuat perusahaan.

Hal ini sebenarnya dapat dicapai dengan program apprenticeship. Penyebabnya adalah program ini biasanya menarik peserta dari berbagai kalangan, dari anak muda yang baru masuk ke dunia kerja hingga karyawan berpengalaman yang ingin mengubah bidang karir.

 

Baca juga: Abuse of Power di Lingkungan Kerja, Ini Cara Mengatasinya?

 

Rencanakan Program Apprenticeship Bersama Software LinovHR

Anda tak perlu kesulitan dalam menerapkan program apprenticeship. Program ini dapat dirancang menggunakan Software Rekrutmen LinovHR. Anda bisa menggunakan software ini yang mampu mengelola proses rekrutmen di perusahaan untuk mendapatkan kandidat terbaik.

 

Aplikasi Absensi Online
Software Rerutmen LinovHR

 

Sebelum program apprenticeship dibuka, tentu Anda membutuhkan perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan tersebut dapat Anda lakukan menggunakan fitur Manpower Planning yang ada pada Software Rekrutmen LinovHR.

Di akhir program, tentu Anda harus mengangkat peserta apprenticeship menjadi karyawan. Hal ini pun dapat Anda wujudkan menggunakan Software Rekrutmen LinovHR. Melalui software ini, Anda dapat mengelola employee movement peserta apprenticeship hingga menjadi karyawan kontrak dan full time.

Jangan ragu lagi, segera wujudkan program apprenticeship di perusahaan Anda dengan Software Rekrutmen LinovHR.

Hubungi kami sekarang dan ikuti demo gratisnya!