apa itu consumer insight

Mengenal Konsep Consumer Insight! Bantu Tingkatkan Penjualan Produk Anda

Saat menjalankan bisnis, basis pelanggan yang kuat adalah salah satu unsur terpenting untuk kesuksesan Anda. Sama seperti Anda perlu mengenal teman terdekat untuk menciptakan hubungan jangka panjang kedepannya. 

Dalam bisnis, Anda perlu memahami target audiens untuk membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Consumer insight dapat membantu Anda mempelajari lebih dalam tentang apa yang memotivasi pelanggan sehingga  penjualan produk dapat meningkat.

Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai apa itu consumer insight di artikel ini! 

 

Mengenal Konsep Consumer Insight

Istilah insight mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Insight artinya suatu pemahaman mendalam terkait suatu hal yang kemudian dijadikan sebagai tujuan atau acuan utama, sehingga sangat dipercaya. 

Berangkat dari pengertian insight tersebut, consumer insight adalah sebuah cara untuk mencari tahu secara lebih mendalam tentang pemikiran, perilaku dan latar belakang perbuatan atau perilaku seorang konsumen. 

Customer insight membantu bisnis untuk memperoleh pandangan pelanggan dan lebih memahami perilaku pelanggan dalam hal keputusan pembelian. Insight tersebut juga memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang cara berpikir pelanggan dan dapat membantu pemilik bisnis menjawab pertanyaan penting, seperti:

  • Mengapa penjualan turun untuk produk tertentu?
  • Seberapa besar kemungkinan Anda untuk berhasil dalam audiens target baru?
  • Bagaimana merek dirasakan oleh pelanggan Anda?
  • Apa pendapat pelanggan tentang produk baru atau produk baru yang potensial?
  • Bagaimana Anda bisa menjual produk atau layanan yang sudah ada kepada pelanggan?
  • Apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan produk di pasaran?

 

Customer insight dapat dikumpulkan dari berbagai sumber: data layanan pelanggan, ulasan produk dan layanan, riset pasar (seperti bagaimana tren mempengaruhi belanja dan di mana pelanggan menghabiskan uang mereka), riwayat pembelian, dan sentimen pelanggan.

 

Baca juga: Memahami Customer Journey

 

Pentingnya Consumer Insight Bagi Perusahaan

Consumer insight dapat memberikan peluang bisnis untuk mempersonalisasikan dan menyesuaikan produk dengan lebih baik dengan kebutuhan, keinginan, dan permintaan pelanggan.

Menurut riset yang dilakukan oleh Microsoft, perusahaan yang memanfaatkan consumer insight terbukti dapat mengungguli pesaing mereka sebesar 85% dalam pertumbuhan penjualan.

Anda dapat menggunakan consumer insight untuk memperluas penawaran produk/layanan, mengembangkan strategi pemasaran baru yang terperinci dan membuat persona pelanggan.

Dengan menggunakan consumer insight untuk mengambil keputusan strategis dan taktis, Anda dapat mengembangkan hubungan dengan pelanggan Anda, lebih memahami pelanggan, dan menghasilkan hasil yang bermakna dan terukur.

Inilah sejumlah manfaat dari consumer insight bagi perusahaan:

  • Promosi sesuai target.  Dengan consumer insight yang bagus tentang riwayat pembelian pelanggan dan data relevan lainnya, Anda dapat menargetkan promosi khusus kepada pelanggan yang kemungkinan besar mereka akan membelinya. 
  • Menentukan harga produk yang ideal. Harga suatu produk dianggap ideal apabila berapa pun nominalnya, pelanggan bersedia membayarnya. Dengan consumer insight, Anda dapat secara efektif menetapkan harga produk yang akan memberikan umpan balik positif.
  • Memperluas pasar baru. Data pelanggan dan penjualan yang lebih akurat akan mempengaruhi kinerja penjualan. Consumer insight memungkinkan Anda untuk dapat menentukan segmen pasar yang perlu dipertimbangkan untuk dimasuki dan area mana yang tidak memberikan laba atas investasi yang cukup.
  • Perencanaan inventaris yang lebih baik. Memanfaatkan consumer insight, terutama data penjualan yang akan membantu Anda memperkirakan jumlah inventaris yang mungkin diperlukan untuk lebih akurat. 

 

Komponen Dasar Consumer Insight 

Berikut adalah komponen-komponen dasar dari consumer insight yang perlu Anda pahami.

 

Pengumpulan Data 

Ini merupakan komponen terpenting dalam proses consumer insight. Data yang dimaksud merupakan data yang berisi keinginan pelanggan atas produk atau layanan yang dipasarkan. Sebagai pelaku bisnis, Anda harus melakukan riset dan pendataan mengenai keinginan pelanggan untuk melihat insight mereka.

 

Analisis Data

Komponen ini juga tidak kalah pentingnya untuk dilakukan dalam proses consumer insight. Setelah melakukan riset, Anda harus menganalisis data yang telah dikumpulkan. Hal ini bertujuan untuk melihat apa yang pelanggan butuhkan dan inginkan. Dengan analisis data, perusahaan dapat mudah untuk menyusun strateginya.

 

Optimalisasi

Optimalisasi bertujuan untuk memberikan petunjuk kepada perusahaan mengenai tindakan apa yang harus dilakukan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. Komponen ini dapat dibilang sebagai gerbang utama untuk menciptakan consumer insight.

 

Manajemen Kampanye 

Manajemen kampanye memiliki kaitan erat dengan proses promosi atau periklanan.  Komponen ini merupakan media promosi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kegiatan promosi ini didalamnya mencakup semua hal yang berkaitan dengan pandangan pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

 

Personalisasi

Terakhir, yakni menciptakan sesuatu yang menjadi ciri sebuah perusahaan dengan proses modifikasi. Perlu diingat, dalam hal ini perusahaan dapat membuat produk berdasarkan keinginan pelanggan, namun tidak boleh sampai meninggalkan identitas perusahaan. 

 

Baca juga: Cara Meningkatkan Customer Experience

 

Cara Optimalkan Consumer Insight Menggunakan Metode Ethnography

Salah satu metode yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimalkan consumer insight adalah ethnography. Ethnography merupakan sebuah riset pasar yang dapat membantu perusahaan memahami konsumen dalam hal tren budaya, faktor gaya hidup, sikap dan bagaimana konteks sosial mempengaruhi pemilihan dan penggunaan produk. 

Dengan menggunakan antropologi sebagai landasannya, metode ethnography menggunakan berbagai teknik untuk menyajikan gambaran lengkap tentang konsumen dan bagaimana produk dan layanan cocok dengan kehidupan sehari-hari mereka, di bawah ini adalah beberapa diantaranya:

  • Contextual In-depth Interview atau yang biasa disebut dengan On-site Depth Interview. Dalam wawancara ini, pertanyaan yang ada telah disusun secara terstruktur. Pertanyaan-pertanyaan tersebut didapat dari informasi dan pengetahuan yang didapat oleh peneliti mengenai konsumen dan permasalahannya.
  • Unstructured Interview, ini adalah observasi dengan proses wawancara yang strukturnya tidak terlalu dipentingkan. Wawancara ini biasanya dilakukan dengan melihat secara langsung progress yang terjadi di lapangan. 
  • Participatory Observation, yakni teknik observasi yang bersifat aktif. Dikatakan aktif karena dalam teknik ini peneliti akan ikut melakukan kegiatan bersama dengan responden yang sedang diteliti. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai proses-proses yang ada didalamnya.
  • Non-participatory Observation, merupakan teknik observasi pasif. Pada dasarnya, peneliti hanya memperhatikan dan mencatat segala proses yang terjadi di hadapannya.

 

Prospek Karir Sebagai Consumer Insight

Jika Anda berkeinginan menjadi ahli di bidang consumer insight, Consumer Insight Analyst akan cocok bagi Anda. Seorang consumer insight analyst membantu bisnis memahami konsumen atau klien mereka. Tanggung jawab Anda dalam karir ini adalah melakukan penelitian dan mengumpulkan data mengenai tren penjualan dan kepuasan konsumen.

Anda kemudian menganalisis informasi untuk mengidentifikasi masalah, selanjutnya memberikan laporan untuk membantu pengembangan produk, strategi pemasaran, proyeksi penjualan, atau peningkatan layanan perusahaan. Anda juga dapat memanfaatkan penelitian Anda untuk menentukan area yang saat ini tidak dipenuhi oleh pasar penjualan. 

Kualifikasi dasar yang diperlukan untuk menjadi seorang consumer insight analyst mencakup latar belakang akademik di bidang pemasaran atau bidang studi serupa. Anda juga memerlukan pengalaman bekerja di bidang pemasaran, manajemen bisnis dan analisis ritel atau pelanggan sebelum mulai bekerja sebagai analis.

Selain itu, keterampilan komunikasi dan kemampuan analitis yang luar biasa juga menjadi salah satu kualifikasi yang harus Anda penuhi.