flexible working hours

Flexible Working Hours: Sistem Waktu Kerja Masa Kini

Tren di dunia bisnis yang berubah menyebabkan sistem jam kerja ikut berubah. Bagi sebagian orang, mungkin lebih nyaman untuk bekerja jika waktunya jelas ditentukan. Namun, bagi sebagian orang lainnya, flexible working hours adalah hal yang menyenangkan khususnya bagi anak muda. Nah, apa itu flexible working hours? Bagaimana cara HRD mengatur dan mengawasi kinerja karyawan yang bekerja dengan flexible working hours

 

Pengertian Flexible Working Hours

Ada orang yang bekerja lebih produktif di malam hari. Pernahkah Anda terbayang bisa bekerja di tengah malam sesuai keinginan sendiri? Flexible working hours adalah sistem waktu kerja yang memberikan kewenangan karyawan untuk mengatur jam kerja mereka selama semua tugas terselesaikan. Walau bebas, waktu kerja yang ditetapkan seharusnya berpedoman kepada UU Ketenagakerjaan yaitu 40 jam perminggu.  Misalkan jika karyawan ingin bekerja hanya 4 kali seminggu, maka ia akan bekerja selama 10 jam sehari. Perusahaan yang memberlakukan sistem ini kepada karyawannya biasanya adalah perusahaan startup yang dikelilingi oleh milenial muda serta tidak mengharuskan karyawan pergi ke kantor. 

 

Baca Juga: Mudahnya Mengelola Timesheet kerja dengan Software Absensi

 

Manfaat Flexible Working Hours

Jam kerja yang bebas tetapi tetap teratur memberikan beberapa manfaat bagi karyawan. Selama job desk dan deadline terselesaikan dengan baik, maka tak ada masalah karyawan mau bekerja kapan saja.

Tetapi sebenarnya apa sih manfaat dari sistem kerja ini?

 

Karyawan Bahagia dan Produktif

Karyawan yang lebih suka mengatur jam kerjanya memahami dengan benar apa yang dikerjakannya tiap hari. Dengan begitu, karyawan tersebut dapat mengelola waktunya untuk hal lain di luar jam kerja. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work life balance lebih terjamin. Dengan begitu, karyawan menjadi bahagia dan menjadi produktif karena tingkat stress berkurang. 

 

Menarik Kandidat Berkualitas

Setiap tahunnya perusahaan melakukan proses rekrutmen untuk mendukung operasional dan pasti ingin mendapatkan kandidat terbaik untuk bergabung bersama perusahaan, Penerapan flexible working hours bisa menjadi magnet untuk menarik kandidat berkualitas.  Para fresh graduate dengan talenta gemilang selalu tergoda dengan jam kerja yang bebas. Mereka berpikir jam kerja yang bebas memudahkan mereka untuk mengasah talentanya lebih dalam. Tak hanya itu, karyawan yang sudah bekerja di perusahaan pun lebih betah dan loyal terhadap perusahaan. 

 

Baca Juga: 10 Fasilitas yang Diharapkan Karyawan Selain Gaji

 

Kepuasan Kinerja Terjaga

Karyawan yang cenderung bahagia dan produktif pasti menjadi betah untuk bekerja di perusahaan. Kepuasan kinerja pun akan terjaga bahkan akan meningkat. Kepuasan kinerja karyawan pada akhirnya akan meningkatkan proses bisnis perusahaan secara keseluruhan. Sehingga lingkungan kerja yang harmonis dan efektif akan tetap terjaga. 

 

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Flexible Working Hours

Walau terkesan menjanjikan,  penerapan flexible working hours tidaklah boleh gegabah. Perusahaan harus memastikan apakah Sumber Daya Manusia (SDM) siap dengan sistem tersebut. Salah-salah, karyawan justru menjadi tidak fokus karena merasa hilang arah dan hal tersebut akan merugikan perusahaan. Jadi, sebelum menerapkan jam kerja yang fleksibel, perusahaan harus melakukan sosialisasi dan memastikan bahwa semua karyawan memahami  bagaimana sistem kerja yang akan berlaku. 

Selain itu, perusahaan juga harus memastikan bahwa performa kinerja karyawan tetap sesuai rencana. Agar kinerja karyawan selalu sejalan dengan target perusahaan, Performance Management Software dari LinovHR dapat memantau perkembangan dan evaluasi kinerja karyawan dari jarak jauh. Semua perkembangan dan evaluasi tersimpan dalam sistem, membuat pihak manajerial dan HRD mudah untuk mengaksesnya kapan saja dan dimana saja selama masih terhubung dengan koneksi internet. 

Perusahaan juga harus memastikan waktu karyawan bekerja sesuai UU Ketenagakerjaan, yaitu 40 jam seminggu. Karyawan tetap harus mencatatkan kehadiran dan waktu selesai bekerja mereka agar HRD lebih mudah mengecek apakah karyawan bekerja memenuhi 40 jam seminggu atau tidak. Aplikasi Absensi dari LinovHR membantu karyawan dalam mencatatkan kehadiran hanya melalui ponsel pintar. Karyawan tidak perlu pergi ke kantor untuk mencatatkan kehadiran. Tampilan antar muka Aplikasi Absensi dari LinovHR sangat simpel dan mudah dipahami. Saat karyawan mencatatkan kehadiran atau waktu selesai bekerja, data akan langsung masuk dalam sistem secara real time serta terlihat saat itu juga oleh HRD. 

 

Software HRD LinovHR: Solusi Kelola Flexible Working Hours

Mengatur atau mengelola jam kerja untuk flexible working hours agak berbeda dengan mengatur jam kerja biasa. Perusahaan juga harus mempertimbangkan lembur dan cuti yang sekiranya akan diajukan dan dilakukan karyawan di masa mendatang sekaligus memantau jam kerja karyawan secara kontinu.

Modul Time Management dalam Software HRD dari LinovHR membuat pengaturan jam kerja karyawan lebih mudah. Keseluruhan data kehadiran yang masuk akan terlihat melalui fitur timesheet. Kumpulan data dalam timesheet dapat terintegrasi untuk proses payroll bulanan. Jadi, selain mempermudah pengelolaan jadwal, Time Management dalam Software HRD dari LinovHR juga mempermudah proses administrasi HRD lainnya.

Coba gratis Software HRD dari LinovHR, melalui tautan berikut ini linovhr.com/free-trial/