retensi karyawan

Apa itu Retensi karyawan dan Bagaimana cara mengelolanya?

Retensi karyawan adalah suatu keharusan yang perlu dilakukan oleh perusahaan guna mempertahankan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik yang dimilikinya. Sementara itu, secara definisi, retensi karyawan adalah upaya dalam mempertahankan karyawan dalam suatu perusahaan sebagai seorang tenaga ahli utama. Melakukan retensi karyawan juga bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan solusi agar bisa meminimalisir turnover karyawannya serta meningkatkan rasa nyaman karyawan dalam sebuah perusahaan. Setelah mengetahui apa itu retensi karyawan, selanjutnya adalah perusahaan perlu mengetahui bagaimana cara mengelolanya?

1.Mencari karyawan dengan cara yang efektif

Pernah mendengar istilah “right man on the right place”? Istilah tersebut seutuhnya benar, karyawan terbaik tentunya akan menemukan jati diri dalam pekerjaannya. Bila sudah begitu, akan berdampak langsung pada produktivitas kerja dan berhubungan langsung dengan individu serta organisasi yang sama-sama saling menguntungkan.

Di samping itu, sebagai otak dari sebuah perusahaan, Anda tentunya perlu menemukan seorang karyawan paling tepat untuk kepentingan tim, sehingga mereka tidak akan mengalami kondisi depresiasi tinggi yang sedang bekerja. Selain itu, secar tidak langsung juga akan meningkatkan performa tim secara maksimal. Namun, Anda harus mencari orang yang benar-benar tepat lalu tempatkan juga ia pada posisi yang tepat, jangan asal-asalan. Ambilah sedikit waktu untuk menyeleksi orang yang tepat. Pastikan juga bahwa ia tidak hanya cocok untuk ditempatkan dalam posisi tersebut. Namun, ia juga harus bisa menyesuaikan dengan budaya, supervisor, manajer serta rekan kerjanya di dalam suatu perusahaan.

 

  Baca Juga :Metode screening dalam merekrut karyawan : Ini dia pengaruh nya

 

2.Saat menawarkan kompensasi, tawarkanlah nilai yang kompetitif

Setelah melakukan penyeleksian pada kandidat atau calon karyawan yang dirasa pas, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan tawar menawar atas jumlah kompensasi dan juga benefit. Usahakan kalau Anda menawarkan nilai yang kompetitif bila dibandingkan dengan perusahaan sejenis lainnya. Dengan begitu, perusahaan Anda akan menjadi pilihan utama dari calon karyawan untuk menerima tawaran tersebut. Karena tidak sedikit orang yang menolak suatu perusahaan karena alasan gaji yang tidak sesuai.

3.Tunjukanlah apresiasi perusahaan pada karyawan

Sangat menjengkelkan sekali rasanya, bila karyawan sudah bekerja keras dari pada sampai sore bahkan sampai malam namun perusahaan sama sekali tidak menghargai. Ingat, para pekerja dalam sebuah perusahaan bukanlah robot yang memang bisa dipekerjakan sesukanya. Mereka memiliki hati dan pikiran yang bisa terdorong karena suatu hal. Bila perusahaan tidak pernah memberikan apresiasi, jangan salahkan orang lain kalau suatu saat karyawan terbaik perusahaan malah akan keluar secara mendadak. Tunjukanlah apresiasi perusahaan pada karyawan agar mereka merasa dihargai.

 

   Baca Juga :Ini dia penghargaan untuk karyawan yang loyal

 

4.Terangkan mengenai bagaimana jenjang karirnya

Jenjang karir juga merupakan salah satu alasan mengapa seseorang harus bertahan dalam pekerjaan yang ia jalani dalam waktu yang cukup lama. Di samping itu, karyawan malah akan merasa ragu untuk bertahan dalam perusahaan yang sama bila mereka tidak mendapatkan sinyal mengenai kenaikan jabatan dari perusahaan, padahal mereka sudah bekerja dalam waktu cukup lama. Perusahaan harus bisa memberdayakan konsultan karir agar bisa membantu para pekerja atau karyawan menemukan tujuan yang jelas dari karir yang sedang mereka jalani. Lakukanlah evaluasi tahunan atau performance appraisal serta keterbukaan akan karirnya.

Itulah beberapa cara yang bisa perusahaan lakukan untuk mengelola retensi karyawan. Perusahaan dan karyawan sama-sama saling membutuhkan, oleh sebab itu melakukan yang terbaik dari kedua belah pihak adalah hal yang perlu dilakukan.