Management Trainee

Ikut Program Management trainee? Pertajam Lagi 10 Skill ini

Untuk urusan karir, punya kemampuan yang tepat akan lebih dihargai dibanding kualifikasi pendidikan yang dimiliki. Banyak yang berpikir bahwa sarjana manajemen atau bisnis adalah lulusan yang tepat untuk ikut skema management trainee. Meski ini ada benarnya, tapi bukan suatu keharusan.

Skill juga attitude merupakan dua aspek utama yang paling menarik perhatian para pencari bakat. Kemampuan para kandidat yang ikut management trainee akan krusial untuk performa perusahaan nantinya. Jauh lebih baik kalau para kandidat mempersiapkan diri dengan mempertajam beberapa yang skill yang dibutuhkan.

 

1. Kepemimpinan

Menjadi pemimpin yang ideal tak hanya berkutat mengkoordinasi tugas ke bawahannya, tapi juga mampu membuat kerangka tujuan ke depan dan menentukan road map. Yang juga penting, pemimpin harus punya kemampuan untuk menganalisa data atau situasi yang berkembang. Dengan memiliki kemampuan ini, jenjang karir lebih tinggi akan berpeluang mudah diraih.

 

2. Komunikasi

Merupakan skill paling penting dalam management trainee. Skill ini bahkan bisa memengaruhi berhasil tidaknya menggaet klien. Bisa juga dikatakan bahwa skill komunikasi merupakan inti yang akan menjaga hubungan kerja karena dapat memecahkan atau mencegah segala isu yang mungkin berkembang. Masalah akan bermunculan, dan hanya lewat komunikasi yang efektif semua bisa dicegah.

 

3. Problem Solving

Dalam konteks memecahkan masalah, kandidat harus mampu mengidentifikasi dan mengelola risiko. Banyak proyek yang keluar dari tujuan, anggaran, juga tenggat waktu karena kejutan kecil yang tak bisa dikelola. Problem solving sangat dibutuhkan, terutama saat masalah baru muncul. Tak banyak kandidat yang punya kemampuan ini, dan akan jadi nilai lebih jika skill ini diolah dulu.

 

4. Adaptif

Di lingkungan kerja yang serba cepat, perubahan akan terjadi cepat, dan pekerja dituntut mampu adaptasi secara langsung. Ketidak-mampuan beradaptasi di situasi baru akan memberi persoalan sendiri, baik secara personal juga kolektif. Itu sebabnya sikap adaptif harus dikembangkan guna menghadapi tantantang baru dunia dalam dunia kerja, baik secara internal atau eksternal.

 

5. Efisien

Anggaran dalam suatu proyek kadang terbatas, dan perlu kelihaian dalam mengelola anggaran supaya pengeluaran jadi lebih efisien. Efisiensi secara tak langsung akan membantu perusahaan tumbuh, dan hal pertama yang dilakukan adalah memotong anggaran pengeluaran dan waktu. Hanya kandidat yang punya skill tinggi yang dapat melakukan efisiensi ini.

 

Baca Juga :   10 Cara Meningkatkan Kemampuan Interpersonal Skill

 

6. Inovatif

Apa yang membedakan perusahaan maju dan yang tidak yaitu dalam aspek inovasi, dan ini diperoleh dari tim dibalik layar yang punya kemampuan semacam ini. Lewat inovasi, persaingan bisnis akan berpeluang besar lebih mudah dimenangkan tanpa usaha yang berlebihan. Untuk skala yang lebih luas, inovasi mampu menghilangkan sekat pembatas sehingga kreativitas akan lebih terbuka.

 

7. Kemauan Belajar

Belajar adalah proses berkelanjutan, bahkan saat sudah masuk dunia kerja dan punya karir. Kemauan belajar akan terefleksikan pada kualitas perusahaan, yang mana bisnis akan jauh berkembang berkat hal-hal baru yang didapat saat proses pembelajaran. Karena perusahaan selalu ingin di atas, perusahaan akan menuntut pekerja untuk selalu berkembang, dan proses ini bisa didapat dari belajar tanpa henti.

 

8. Interpersonal Skill

Secara umum interpersonal skill dideskripsikan sebagai kemampuan yang dimiliki individu. Kemampuan untuk berbicara di depan banyak orang, berinteraksi dengan rekan kerja, mampu memberi solusi, mau mendengarkan masalah, dan memberi motivasi, merupakan contoh dari interpersonal skill. Semua kemampuan dasar ini berguna dalam rangka mengembangkan kemampuan secara individu dalam lingkup kecil, dan tim untuk lingkup yang lebih besar.

 

9. Pengetahuan Tentang Bidang yang Digeluti

Pengetahuan mendalam tentang bisnis yang akan digeluti sangat dibutuhkan sebagai bentuk persiapan. Memahami bisnis, termasuk organisasinya, merupakan aset penting yang dibutuhkan dalam management trainee. Tujuan dari management trainee yaitu untuk memaksimalkan sumber daya yang dipunyai perusahaan sehingga bisa membangun lingkungan kerja yang lebih efisien dan produktif.

 

10. Kemampuan Mengukur dan Menilai Kebutuhan

Inilah kemampuan penting lain yang harus disiapkan para kandidat sebelum ikut program management trainee. Dibutuhkan pengetahuan agar mampu melakukan analisa, dan ini harus disiapkan sebelum benar-benar terlibat dalam program management trainee. Dalam hal ini, apa yang diinginkan perusahaan yaitu kemampuan karyawan dalam menilai satu kebutuhan dan mencari solusi.

Mengikuti program mangement traine memang cukup menjadi  idaman untuk para pencari kerja terutama para freshgraduate. Tetapi, harus diingat bahwa untuk dapat mengikuti program ini tidaklah mudah dan membutuhkan banyak pengorbanan tentunya termasuk menguasi Skill yang telah dijabarkan sebelumnya .