Struktur skala upah

Struktur Skala Upah di Indonesia untuk Karyawan

Dalam sebuah perusahaan baik kecil maupun besar tentunya memiliki karyawan dengan posisi dan jabatan yang berbeda, yang dimana perusahaan perlu membayar upah karyawan dengan nominal berbeda pula.  Semakin tinggi jabatan maka semakin besar pula upah yang didapatkan. Perbedaan jumlah upah inilah yang dinamakan struktur dan skala upah. 

 

Penjelasan lebih lanjut mengenai struktur dan skala upah bisa Anda simak di bawah ini! 

 

Apa itu Struktur Skala Upah?

Struktur upah adalah susunan level atau tingkat upah yang diberikan kepada setiap karyawan mulai dari jabatan yang terendah hingga yang tertinggi atau sebaliknya. Sementara skala upah adalah perkiraan besaran nominal upah mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar dan diberikan kepada setiap karyawan sesuai kelompok jabatannya. 

Jadi, dapat disimpulkan struktur skala upah adalah susunan tingkat upah yang diberikan kepada setiap posisi atau jabatan. mulai dari jabatan yang terendah sampai yang tertinggi dengan jumlah nominal upah sesuai dengan jabatan atau posisi yang diemban. 

Selain itu berdasarkan pada Pasal 2 Ayat 1 Permenaker No. 1 Tahun 2017, perusahaan harus menyusun struktur dan skala upah dengan mempertimbangkan golongan, masa kerja, jabatan, latar belakang pendidikan, dan kompetensi kerja.

Struktur dan skala upah yang disusun wajib ditandatangani oleh pimpinan perusahaan. 

 

Fungsi Strukur Skala Upah

Mungkin sebagian dari Anda penasaran, apa fungsi dari struktur skala upah? Penyusunan struktur dan skala upah tidak hanya berguna untuk karyawan namun juga berguna untuk perusahaan tersebut.

 

  • Fungsi Untuk Karyawan

Bagi karyawan, adanya susunan struktur dan skala upah memberikan kepastian upah setiap karyawan dan meminimalisir kesenjangan antara karyawan yang mendapatkan upah rendah dan karyawan dengan upah tinggi.  Sebab, bukan tidak mungkin terjadi kesewenangan dari pihak perusahaan terkait upah. 

 

  • Fungsi Untuk Perusahaan

Sedangkan bagi perusahaan, struktur dan skala upah berfungsi sebagai acuan atau pedoman untuk penetapan upah berdasarkan satuan waktu. Maka dari itu, setiap perusahaan wajib menyusun struktur skala dan upah. Dengan begitu, pihak perusahaan juga lebih mudah untuk menentukan anggaran khusus gaji atau upah karyawan. 

 

Baca Juga : Inilah Konsep yang Digunakan Dalam Struktur Upah Karyawan

 

Tahapan Menyusun Struktur Skala Upah

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 1 Tahun 2017 Pasal 4, penyusunan struktur dan skala upah harus melalui 3 tahapan, yakni:

 

1. Analisa Jabatan

Tahapan yang pertama adalah analisa jabatan, pada tahapan ini dilakukan sebuah proses memperoleh dan mengolah data jabatan menjadi informasi jabatan yang dituliskan dalam bentuk uraian jabatan. 

 

2. Evaluasi Jabatan

Tahapan selanjutnya adalah evaluasi jabatan, pada tahapan kedua ini dilakukan proses penilaian, membandingkan, dan merangking jabatan yang ada. Semakin tinggi rangking jabatan, biasanya tanggung jawab yang diemban juga semakin berat. 

 

3. Penentuan Struktur dan Skala Upah

Tahapan yang terakhir adalah penentuan struktur dan skala upah. Dalam tahapan yang ketiga ini pengusaha melakukan penentuan struktur dan skala tanah berdasarkan kemampuan perusahaan dan wajib memperhatikan upah minimum yang berlaku.

 

Baca Juga: Rumus Terbaru Perhitungan Upah Buruh Tahun 2021

 

Mudahkan Manajemen Payroll Anda Bersama LinovHR

Berbicara soal struktur dan skala upah, tentunya terdapat keterkaitan akan kebutuhan manajemen payroll di dalam suatu perusahaan. Sebab, proses pengelolaan upah karyawan bukan perkara yang mudah karena harus memperhitungkan aspek-aspek terkait seperti absensi, potongan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pajak penghasilan, dan lain-lain.

Bersama dengan Software Payroll LinovHR, proses manajemen payroll perusahaan Anda akan dikelola dengan baik menggunakan Modul Payroll dari LinovHR. Kini, Anda tidak perlu lagi memperhitungkan satu-satu dan secara manual tiap-tiap aspek tersebut.

Bersama dengan LinovHR proses pengelolaan upah dapat terorganisir dan terintegrasi dalam satu sistem sehingga perhitungan upah dapat diotomatisasi lebih cepat, efisien, dan aman.  Ingin informasi lebih lanjut soal modul payroll dari LinovHR?

Segera ajukan demo bersama tim kami dengan klik tautan berikut!