Tren HR

Trend HR: Kerja Remote Dan Manfaat Terbesar Di Dalamnya

Bekerja dan tetap rileks? Didukung oleh suasana kerja yang nyaman, pekerjaan sekarang bisa dilakukan dimana saja. Dengan kemajuan teknologi, banyak pekerja yang memilih bekerja di luar kantor sebagai marketing atau freelancer. Biasanya orang yang bekerja sebagai marketing mempunyai pengalaman bekerja di luar dan di dalam kantor. Tetapi bagi para pekerja freelancer, mereka lebih menyukai bekerja di luar kantor, seperti di rumah, kafe atau co-working space. Ini dikenal sebagai kerja remote. Bekerja remote tidak dibatasi oleh ruang.

Co-working space atau dikenal sebagai ruang bersama adalah sebuah tempat di mana orang-orang yang mau bekerja berkumpul bersama. Dengan desain suasana yang nyaman dan unik, para pekerja tetap bisa bekerja senyaman di rumah, dan ini banyak menarik minat para pekerja yang mau tetap bekerja fokus tetapi menikmati suasana rileks. Mereka bisa bekerja, berdiskusi sambil makan atau minum kopi kesukaan. Tidaklah sulit untuk menjadi pekerja remote, karena fasilitas yang hampir sama seperti di kantor. Jika ada internet yang memadai, meja dan kursi yang nyaman, banyak sekali orang yang memilih bekerja di luar kantor dengan cara seperti ini. Memilih kerja remote, dengan melakukan kerja dari rumah, cafe, alam terbuka atau co-working space dapat menciptakan keseimbangan antara bekerja dan hidup pribadi. Ide -ide yang cemerlang dapat tercipta saat Anda rileks. Ini akan menghasilkan suatu hasil yang baik dan produktif. Beberapa keuntungan dalam kerja remote adalah:

 

1. Bekerja Dengan Suasana Nyaman

Bagi pekerja remote, suasana kerja sangatlah penting. Jika mereka bekerja dari rumah, mereka tidak perlu stres dengan tekanan di kantor secara pribadi. Tekanan atau deadline khusus tidak akan terasa saat bekerja dengan suasana nyaman. Khususnya bagi yang bisa bekerja dari rumah, ini merupakan penghematan bagi mereka. Tidak perlu mengeluarkan uang transportasi dan uang makan.

 

2. Jadwal Fleksibel

Pekerja remote mempunyai waktu yang fleksibel. Mereka tidak perlu mengikuti jam kantor. Kapan pun mereka mau bekerja, mereka sendiri yang mengaturnya. Apabila mereka bekerja dari rumah, akan lebih dekat dengan keluarga. Diharapkan dengan bekerja dengan waktu yang fleksibel dapat menghasilkan kualitas kerja yang baik. Tetapi tetap dibutuhkan kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab kepada diri sendiri, supaya pekerjaan selesai.

 

Baca Juga: Dampak Positif Jam Kerja Yang Fleksibel Pada Perusahaan

 

3. Bekerja Lebih Kreatif

Terkadang tekanan dan persaingan membuat daya kreativitas menurun. Jika kreativitas menurun maka akan membuat turunnya produktivitas. Rutinitas yang membosankan di kantor jua membuat seorang pekerja merasa bosan. Bekerja secara remote dapat membuat seseorang lebih kreatif, dan ini merupakan tantangan yang mengasyikkan bagi beberapa orang. Bekerja di tempat terbuka juga dapat menambah inspirasi.

 

4. Memiliki Waktu Lebih Banyak Dengan Keluarga

 

Selama ini, kita sering mengabaikan waktu bersama keluarga dan tidak menerapkan work life balance dalam kehidupan kita, karena terlalu sering pulang malam atau lembur. Padahal, apabila kita tidak menerapkan kehidupan yang seimbang, maka akan berbahaya sekali. Seperti yang pernah kami tulis pada atikel yang berjudul 7 Bahaya Jika Anda Tidak Memperhatikan Work Life Balance.

Biasanya bekerja di kantor akan menyita banyak waktu seseorang. Belum lagi jika ada lembur di kantor. Maka waktu yang dihabiskan sehari-hari hanya berkutat di pekerjaan tanpa bisa memperhatikan keluarga. Dengan bekerja remote akan mempermudah seseorang lebih dekat dengan keluarga. Jika seorang yang masih punya anak-anak yang masih memerlukan perhatian, ini akan membuatnya tetap bekerja sambil memperhatikan anak-anak. Dan penting untuk tetap bisa menikmati momen penting dalam keluarga. Memang menyenangkan bekerja remote ini, bahkan boleh dikatakan bekerja dengan cara ini membuat kebahagiaan bagi diri sendiri dan keluarga.

 

Bekerja remote sedang menjadi tren saat ini, namun cocok tidaknya bergantung pada Anda sendiri. Belum semua perusahaan juga mengadopsi sistem ini. Jadi, pertimbangkan dahulu untung ruginya sebelum memutuskan kerja remote.