Besaran Gaji UMR Cikarang 2023 Paling Tinggi? Ini Rinciannya

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Besaran UMR Cikarang 2023
Isi Artikel

Cikarang menjadi salah satu kota industri yang dikenal memiliki UMR yang tinggi. Bahkan UMR Cikarang nominalnya bisa lebih besar dari UMP Jakarta.

Maka tidak heran bila banyak yang menjadikan Cikarang sebagai kota tujuan mereka bekerja.

Tapi sebenarnya, apa alasan UMR di Cikarang bisa lebih tinggi dari banyak kota yang ada di Indonesia? Bagaimana kenaikannya dalam beberapa tahun belakangan ini?

Mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel LinovHR berikut!

 

Besaran UMR Cikarang 2023

Gaji UMR Cikarang tahun 2023 telah ditetapkan sebelum akhir tahun 2022, mengikuti besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi 2023. 

Melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 dan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.776-Kesra/2022, UMK Kabupaten Bekasi tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp5.137.575,44.

Nominal UMK Cikarang 2023 ini mengalami kenaikan sebesar Rp345.732 atau naik 7,2% dari tahun 2022. Dengan kenaikan ini, UMR Cikarang 2023 menjadi yang terbesar ke-3 di Provinsi Jawa Barat setelah Karawang dan Bekasi.

Hal yang menarik adalah bahwa gaji UMR Cikarang tahun 2023 tersebut ternyata melebihi gaji UMK Jakarta.

Di tahun 2023, UMK Jakarta ditetapkan sebesar Rp4.901.798. Dengan demikian, pekerja di Cikarang akan menerima gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di Jakarta.

 

Kenaikan UMR Cikarang Setiap Tahunnya

Grafik Kenaikan UMK Cikarang n
Grafik Kenaikan UMK Cikarang

 

Kenaikan UMR Cikarang setiap tahunnya menunjukkan betapa pentingnya peran Cikarang dalam perekonomian regional, serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan pekerja di wilayah tersebut.

Setiap tahunnya, UMK Cikarang selalu mengalami kenaikan yang signifikan. Berikut ini data kenaikan UMR Cikarang dari tahun ke tahun.

  • UMR Cikarang 2018: Rp3.837.939, naik 8,71% dari UMR 2017
  • UMR Cikarang 2019: Rp4.146.126 naik 8,7% dari UMR 2018.
  • UMR Cikarang 2020: Rp4.498.961 naik 8,51% dari UMR 2019.
  • UMR Cikarang 2021: Rp4.791.843 naik 6,51% dari UMR 2020.
  • UMR Cikarang 2022: Rp4.791.843, tidak mengalami kenaikan dari UMR 2021.

Kenaikan UMK Cikarang yang signifikan setiap tahunnya membuat daerah ini selalu masuk ke dalam daftar daerah dengan gaji tinggi di Indonesia.

 

Baca Juga: Segini Besaran UMR Bandung Terbaru

 

Dasar Penetapan UMR Cikarang 2023

Walau naik signifikan, kenaikan UMK Cikarang 2023 ini tidak seperti apa yang dituntut oleh buruh yang menginginkan kenaikan UMK di angka 13%.

Namun, angka kenaikan tersebut sudah sesuai dengan apa yang tertuang dalam Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum 2023 yang disahkan pada 16 November 2022.

Permenaker ini menggantikan UU Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan turunan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Ciptaker.

Mengikuti Permenaker ini, maka untuk menghitung upah minimum 2023 digunakan rumus sebagai berikut:

 

Rumus kenaikan = UM tahun sekarang + (Penyesuaian Nilai Upah Minimum (UM) X UM (tahun sekarang))

 

Penyesuaian upah adalah hasil inflasi ditambahkan dengan pertumbuhan ekonomi lalu dikalikan indeks kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketentuan pertumbuhan ekonomi sendiri adalah rentang nilai 0,10 sampai 0,30.

Selain itu, Kemenaker pun telah menetapkan bahwa UMP maupun UMK yang ditetapkan tidak boleh lebih dari 10%.

 

Baca Juga: Sah! Ini UMR Bandung Tahun 2024 dan Wilayah Lain di Jawa Barat

 

Alasan UMR Cikarang Tinggi

Pastinya Anda bertanya-tanya, apa yang menjadi alasan UMK Cikarang bisa tinggi dan selalu mengalami kenaikan. Berikut alasan mengapa UMR Cikarang tinggi:

 

  1. Sektor Industri Manufaktur 

Cikarang terkenal sebagai salah satu kawasan industri yang menjadi pusat kegiatan manufaktur. Wilayah ini menjadi tempat berdirinya berbagai pabrik dan perusahaan manufaktur yang menghasilkan berbagai produk.

Mulai dari elektronik, otomotif, makanan dan minuman, tekstil, hingga produk kimia. 

Sebagai sektor yang memiliki dorongan upah minimum yang paling besar dibandingkan sektor lainnya, industri manufaktur di Cikarang berperan penting dalam perekonomian wilayah ini.

 

  1. Keberadaan Strategis 

Cikarang memiliki posisi yang sangat strategis dalam konteks kawasan industri dan ekonomi. 

Terletak di antara Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang (Jabodetabek), serta dilalui oleh jalur utama perlintasan Pulau Jawa, menjadikan Cikarang sebagai titik pertemuan lalu lintas barang dan jasa yang signifikan. 

Posisi strategis ini memudahkan aksesibilitas transportasi dan distribusi, serta mendorong aktivitas ekonomi yang cukup besar di wilayah ini.

 

  1. Keterbatasan Tenaga Kerja 

Meskipun Cikarang memiliki potensi yang besar dalam hal industri dan ekonomi, namun ketersediaan tenaga kerja dengan kapasitas yang memadai terbatas. 

Hal ini tercermin dari fenomena banyaknya penduduk dari luar daerah yang datang untuk mencari pekerjaan di Cikarang. 

Tingginya permintaan akan tenaga kerja di sektor industri manufaktur menyebabkan persaingan ketat dalam mencari pekerjaan, baik untuk penduduk setempat maupun para pendatang.

 

  1. Daya Beli yang Tinggi 

Posisi strategis Cikarang dan lalu lintas harian yang padat berkontribusi pada tingginya aktivitas jual-beli di wilayah ini. 

Dengan adanya berbagai pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan toko-toko retail, masyarakat Cikarang memiliki akses yang mudah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. 

Tingginya daya beli masyarakat Cikarang dipengaruhi oleh beragam segmen ekonomi, mulai dari pekerja pabrik, karyawan perusahaan, hingga pengusaha lokal.

 

  1. Pertumbuhan Ekonomi yang Menjanjikan 

Peran industri manufaktur dan posisi strategis Cikarang menjadikan wilayah ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan. 

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada triwulan kedua tahun 2022, Kabupaten Bekasi, termasuk Cikarang, mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44%. 

Pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini menunjukkan potensi yang besar bagi perkembangan industri dan bisnis di Cikarang, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Dengan terus berkembangnya sektor industri dan pertumbuhan ekonomi yang positif, Cikarang diharapkan dapat menjadi magnet investasi dan sumber lapangan kerja yang lebih luas di masa depan

Perlu diketahui, UMR diperuntukan untuk pekerja yang memiliki masa kerja di bawah satu tahun. Untuk pekerja yang memiliki masa kerja lebih dari setahun, maka digunakan penyesuaian upah.

Dengan terus berubahnya UMP dan UMK setiap tahunnya, tentunya di sini HR dan staff payroll harus melakukan penyesuaian gaji karyawan secara berkala. Pengelolaan gaji dengan baik akan sangat membantu mempermudah hal ini.

 

Software payroll
Software payroll LinovHR

 

Untuk itulah implementasi Software Payroll LinovHR diperlukan. Dengan berbagai fitur dan fungsinya, pengelolaan gaji karyawan dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan tepat.

Software Payroll LinovHR memungkinkan Anda untuk mengelola data penggajian, mengelompokkan karyawan dengan gaji yang sama, menyusun komponen penggajian, serta membuat slip gaji secara otomatis.

Tidak hanya itu, Software Payroll LinovHR juga dapat membantu Anda menghitung gaji karyawan dengan cepat dan akurat. Hasilnya, Anda memiliki waktu berharga untuk memikirkan strategi pengembangan bisnis.

Ayo ajukan demo gratis untuk Software Payroll LinovHR sekarang! Penawaran menarik kami menanti Anda.

Tentang Penulis

Picture of Nadhifa Aulia Arnesya
Nadhifa Aulia Arnesya

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Nadhifa Aulia Arnesya
Nadhifa Aulia Arnesya

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter