Learning Management SystemTayang 18 Januari 2026Diperbarui 12 Maret 2026

5 Poin Penting dalam Merancang Materi Training Karyawan

5 Poin Penting dalam Merancang Materi Training Karyawan

Program training karyawan adalah program yang penting untuk perusahaan, karena dapat digunakan untuk menambah skill baru bagi karyawan. 

Karyawan yang lebih profesional  diharapkan bisa memberikan training untuk karyawan lainnya di kemudian hari melalui materi training yang pernah didapatkan sebelumnya, dengan program training yang biasa dilakukan berupa sistem training bersertifikat.

Agar kebiasaan dalam perusahaan tersebut bisa terjaga dengan baik berdasarkan perbedaan working culture setiap perusahaan, maka pihak perusahaan wajib memberikan training yang dilakukan secara rutin untuk para karyawannya, yang bisa dilakukan dalam bentuk training atau coaching secara berkala dengan berbagai materi training yang menarik, dan tentu saja adanya kerja sama dengan HRD untuk merancangnya.

 

Poin Penting yang Harus HRD Perhatikan dalam Merancang Materi Training

Untuk merancang materi training yang dapat diserap dengan baik oleh para pesertanya, HRD wajib memperhatikan poin penting berikut ini.

Baca Juga: Hal yang Perlu HRD Perhatikan dalam Pelatihan Online

 

1. Durasi Training yang Efektif

Mengingat karyawan juga harus kembali bekerja, maka sebaiknya perhatikan durasi training yang efektif bagi karyawan agar pekerjaan mereka tidak terganggu namun materi training juga tetap terserap dengan baik. Sebaiknya, penyampaian materi yang efektif dilakukan dalam 1 hari maksimal 6 jam agar peserta fokus dengan materi yang disampaikan.

 

2. Materi Bersifat Sosialisasi Kepada Karyawan

Sebelum memberi materi training, sebaiknya adakan terlebih dahulu sosialisasi training karyawan secara kepada seluruh pihak agar saat pelaksanaan mulai bisa berjalan dengan lancar.

Sosialisasi yang dilakukan berupa cara mengakses materi training karyawan, bagaimana cara menggunakannya, hingga hal-hal kecil yang akan mereka lakukan. 

 

3. Kerja Sama dengan Lembaga Training Terpercaya

Dipercaya bahwa lembaga training karyawan tentu sudah mempunyai silabus khusus untuk training yang diperlukan perusahaan yang dapat membantu memperhatikan penilaian sebelum dan sesudah training pada setiap peserta dengan melakukan.

 

4. Kegiatan Training yang jelas dan terperinci

Mintalah lembaga training untuk menyediakan detail kegiatan yang akan dilakukan selama aktivitas training agar Anda dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai acara yang ada hingga akhir.

 

5. Siapkan Daftar Feedback

Setelah selesai melakukan training, mintalah feedback dari seluruh pihak yang telah melaksanakannya. Tujuan feedback ini adalah agar HRD bisa mengetahui apakah selama training baik mentor maupun peserta sering mengalami gangguan, baik segi teknis maupun praktik. 

Baca Juga: Mengapa Perusahaan Butuh Software Training untuk Pelatihan Karyawan?

 

Manajemen Pelatihan dan Pengembangan Karyawan Bersama Learning Management System LinovHR

Banner-LMS

Merancang pelatihan dan pengembangan karyawan itu memang tidak mudah, apalagi jika di dalam perusahaan memiliki banyak karyawan dan pihak lainnya yang membutuhkan pelatihan tambahan. Karena sedikit rumit, dapat diketahui bawa jika mengandalkan cara manual maka pelatihan tidak akan efektif dan efisien dari segi mana pun.

Untuk itu, solusinya adalah LinovHR yang akan membantu proses perusahaan meningkatkan mutu dan kualitas karyawan walau dilakukan secara jarak jauh. Agar Anda tidak salah memilih, manfaatkan Modul Learning & Development.

Melalui Modul Learning Management System ini, pengelolaan setiap hal yang berkaitan dengan kegiatan pengembangan karyawan bisa lebih mudah dilakukan demi meningkatkan kapabilitas, skill, serta kompetensi karyawan. Kemampuan dari  Modul Learning Management System antara lain: 

  1. Menunjukkan materi apa saja yang harus dilakukan karyawan sebelum deadline berlangsung.
  2. Memudahkan rangkuman hasil pelatihan karyawan oleh divisi HRD.
  3. Mengukur skill kompetensi apa yang harus dicapai oleh setiap karyawan, 
  4. Menentukan jenis training dan durasi serta jumlah peserta
  5. Menetapkan karyawan mana saja yang berhak mengikuti training 
  6. Menentukan sistem poin yang akan digunakan selama pelatihan
  7. Membuat sanksi atau hukuman jika karyawan menyalahi regulasi selama pelatihan

Tak hanya itu, perusahaan bisa mengadakan training jarak jauh dengan nyaman dan mudah karena semua fitur ini dapat digunakan secara online. Karena itu, pastikan seluruh pihak HRD siap untuk melakukan pelatihan online dengan materi yang menarik.

Bagaimana? Mudahkan menyusun materi training untuk perusahaan Anda bersama modul Learning & Development dari LinovHR? Segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan ajukan demo gratisnya sekarang juga!

Hendik Darmawan

Hendik Darmawan merupakan HR Content Specialist berpengalaman dengan latar belakang kuat di bidang teknologi HR, manajemen SDM, dan strategi konten.

Aulyta Yasinta

HR & General Affair dengan 5+ tahun pengalaman dalam mengelola fungsi HR menyeluruh, mulai dari rekrutmen hingga manajemen kinerja. Ahli dalam people operations serta pengelolaan fasilitas dan aset kantor untuk mendukung produktivitas.

Artikel Terbaru

Employee Cost Ratio: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya!

Employee Cost Ratio: Pengertian, Rumus dan Cara Menghitungnya!

4 Jun 20268 mins read
Muhammad Choenur
Muhammad Choenur
Apa Itu Job Portal? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Job Portal? Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya

3 Jun 20267 mins read
Muhammad Fariz At Thariqi
Muhammad Fariz At Thariqi
Workforce Analytics: Fungsi, Jenis, dan Contoh Penggunaannya di Perusahaan

Workforce Analytics: Fungsi, Jenis, dan Contoh Penggunaannya di Perusahaan

3 Jun 202612 mins read
Ari Achmad Dhani
Ari Achmad Dhani
Lihat Semua Artikel

E-book dan Resource Linov

Temukan insight HR dari para ahli dan pemimpin industri dalam kumpulan whitepaper dan e-book untuk mempercepat kemajuan perusahaan Anda.

Unduh e-Book Gratis
E-book Cover