Pertanyaan saat interview kerja merupakan satu dari beberapa proses rekruitmen yang perlu dilakukan perusahaan agar bisa mendapatkan karyawan sesuai dengan kualifikasi.
Di samping itu, baik pewawancara dan yang diwawancarai (pelamar kerja) juga harus sama-sama menyiapkan apa yang dibutuhkan saat sesi interview kerja
berlangsung.
Pewawancara harus menyiapkan pertanyaan apa saja yang diperlukan sementara yang diwawancarai atau pelamar kerja harus bisa menyiapkan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.
Beberapa pertanyaan seperti “Apa pengalaman kerja Anda?”, “Berapa jumlah anggota keluarga Anda?” mungkin bisa dijawab dengan mudah. Namun tentunya ada pertanyaan lain yang akan diajukan perusahaan lebih dari pada itu.
Mungkin saja perusahaan juga mengambil referensi pertanyaan dari para pakar SDM dunia.
Berikut ini adalah pertanyaan interview kualitas tinggi ala pakar 5 SDM dunia:
1. Tujuan Karir Jangka Panjang: Steve Pritchard, Konsultan HR di giffgaff
“Bagaimana Anda berencana mengukur keberhasilan dalam peran (jabatan) ini?”
Pertanyaan yang diajukan berfokus pada tujuan karir pelamar jangka panjang. Pertanyaan ini akan membantu pewawancara dan yang diwawancarai mengetahui ukuran kecocokan dalam peran yang akan dipegang nantinya.
2. Perencanaan Karir: Christine Chung, Senior Talent Manager at Fueled
“Apa harapan Anda untuk peran (jabatan) ini selama kurun waktu tertentu, 30 hari pertama, 60 hari, tahun?”
Pertanyaan yang diajukan berfokus pada perencanaan karir dalam kurun waktu tertentu. Perusahaan tentunya membutuhkan seseorang yang cukup ambisius dalam memenuhi tanggung jawab kerjanya, bila memang diperlukan.
Software HRIS LinovHR memiliki modul rekrutmen yang bisa membuat proses rekrutmen karyawan di perusahaan anda menjadi lebih efektif
3. Latar Belakang, Ketegasan, Kedewasaan: Sean Killian, Pemimpin Tim Operasi di Enola Labs Software
Pertanyaan yang diajukan berfokus pada latar belakang, ketegasan, kedewasaan serta keinginan dari kedua pihak yang sedang melakukan sesi interview kerja.
Pertanyaan juga berguna untuk menghindari adanya kesalahan pahaman dan hambatan dalam pekerjaan. Misal dengan memberikan pertanyaan “Bagaimana agar perusahaan tidak ragu menerima Anda?”
4. Gaji atau Penghasilan: Paige NeJame, Owner dari CertaPro Painters
“Berapa banyak yang bisa saya harapkan dari pekerjaan ini?”
Pertanyaan ini bisa diajukan oleh pencari kerja atau oleh pewawancara dengan mengubahnya menjadi “berapa gaji yang diharapkan?”. Masalah gaji memang menjadi topic yang tabu, namun Anda perlu ingat bahwa ini adalah sesi interview kerja yang memang harus terpenuhi hak dan kewajiban, bukan hanya sekedar hobi.
5. Pengetahuan Perusahaan: Michael O’Leary, CEO HRMRecruit
Pertanyaan akan berfokus pada pengetahuan mengenai perusahaan atau salah satu departemennya. Interview kerja ini bisa diajukan ketika melakukan pemindahan departemen karyawan dalam perusahaan dengan mengajukan pertanyaan, “Bagaimana deskripsi gaya manajemennya?”
Itulah beberapa pertanyaan saat interview yang telah dibuat oleh ala 5 pakar Sumber Daya Manusia dunia, Anda sendiri bagaimana, apakah sudah menerapkanya atau memiliki pertanyaan lain saat melakukan interview ?
Hendik Darmawan merupakan HR Content Specialist berpengalaman dengan latar belakang kuat di bidang teknologi HR, manajemen SDM, dan strategi konten. Selama bertahun-tahun, ia aktif mengembangkan konten HR yang mendalam, berbasis riset, dan selaras dengan kebutuhan praktisi maupun organisasi modern.
Rekruter berpengalaman 5 tahun dalam menilai kandidat berbagai level. Sebagai Expert Reviewer, ia memberikan sudut pandang praktis mengenai kebutuhan perusahaan dan kriteria ideal calon karyawan dengan fokus pada kualitas dan relevansi.
Menurut laporan BCG di tahun 2025, pelayanan kesehatan menghabiskan hingga US$60 Miliar hanya untuk perawat. Masalah ini sudah dianggap serius semenjak 2021. Krusialnya SDM dalam operasional rumah sakit membuat pengelolaanya merupakan hal yang penting untuk diperhatikan demi menjaga operasional bisa berjalan optimal setiap saat. HRIS bisa menjadi alat bantu rumah sakit dalam mengelola SDM. Mulai […]
HRIS outsourcing merupakan sistem yang berperan untuk membantu HR dalam manajemen SDM perusahaan outsourcing, mulai dari perekrutan karyawan, penempatan di perusahaan klien, hingga kontrak berakhir. Model bisnis ini memiliki karakteristik pengelolaan SDM yang jauh lebih kompleks dibandingkan perusahaan pada umumnya. Perusahaan outsourcing harus dapat menempatkan karyawannya di berbagai lokasi klien, melakukan replacement dengan cepat, menjaga […]
Bisnis konstruksi dan alat berat sangat bergantung pada ketepatan pengelolaan tenaga kerja. Satu proyek bisa melibatkan pekerja tetap, pekerja kontrak, operator alat berat, teknisi, supervisor lapangan, mekanik, dan tenaga harian. Setiap orang bisa bekerja di lokasi yang berbeda, dengan jadwal, risiko, sertifikasi, dan skema pembayaran yang berbeda. Masalah muncul ketika perusahaan masih mengelola data SDM […]