remote working

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Remote Working dan WFH! 

Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini  trend bekerja dari rumah atau work from home dan remote working sedang ramai diperbincangkan. Hal ini disebabkan karena pandemi COVID-19 yang tidak kunjung usai sehingga membuat para pebisnis harus memutar otak mencari cara bagaimana bekerja dengan aman. 

Banyak pebisnis yang pada akhirnya memutuskan para pekerjanya untuk  bekerja secara WFH dan remote working.

Lantas, apa perbedaan remote working dan work from home? Untuk mengetahui jawabannya, LinovHR telah merangkum perbedaannya dalam artikel ini!

 

Perbedaan Kerja Remote dan WFH

Banyak orang yang beranggapan jika bekerja remote sama dengan bekerja dari rumah, padahal keduanya tidak sama. 

Remote working adalah proses bekerja yang dapat dilakukan dari mana saja asalkan bukan di kantor. Alih-alih datang ke kantor dan berinteraksi dengan anggota tim secara langsung, pekerja remote menggunakan alat  komunikasi digital untuk menangani berbagai tugas, menyelesaikan projek, dan berkomunikasi dengan anggota tim. Bekerja remote ini dapat Anda lakukan dimana saja, selama Anda memiliki laptop dan koneksi internet yang stabil.

Sementara, work from home (WFH) adalah situasi dimana Anda bekerja secara jarak jauh tetapi hanya dari rumah. Perlu diketahui, Work from home tidak hanya diperuntukan untuk karyawan yang sepenuhnya bekerja  remote, tetapi diperuntukkan pula bagi karyawan ingin suasana baru dalam bekerja dan fokus untuk mengerjakan hal-hal tertentu. 

Jadi, work from home adalah situasi sementara dimana pekerja menyelesaikan pekerjaannya dari rumah. Sedangkan, remote working adalah suatu teknik atau cara bekerja yang dilakukan secara jarak jauh dan bisa dilakukan dimanapun baik di cafe, restoran, workspaces, bandara, dan lain-lain.

 

Baca Juga : Gunakan 4 Aplikasi Ini untuk WFH Produktif!

 

Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan Secara Remote

Memiliki pekerjaan yang bisa dikerjakan secara remote dapat menghemat uang dan waktu. Berikut beberapa jenis pekerjaaan yang  dapat dilakukan secara remote dan memperoleh pendapatan yang menggiurkan.

 

Desainer Grafis

Desainer grafis atau graphic designer termasuk salah satu jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara remote. Graphic designer menuangkan ide mereka melalui bentuk visual dengan menggunakan aplikasi komputer. Mereka bisa bekerja secara remote dalam membuat layout, logo, huruf, iklan, dan elemen design lainnya.

 

Freelance Writer

Pekerjaan kedua yang bisa dilakukan secara remote adalah freelance writer. Umumnya, seorang freelance writer membuat konten tulisan berdasarkan bidang keahliannya dan kebutuhan klien. Pekerjaan freelance writer ini mencakup technical, pemasaran, dan creative writing. 

 

Digital Marketer

Digital marketer merupakan profesi yang pekerjaannya terkait dengan email, social media, dan konten website untuk menarik pelanggan yang dibutuhkan klien mereka. Seorang Digital Marketer bertugas untuk mengelola keseluruhan website klien, termasuk peringkat di mesin pencari, blog, dan strategi periklanan. 

 

Agen travel

Profesi ketiga yang dapat kerja remote adalah agen travel. Tugas utama agen travel adalah membuat pengaturan perjalanan, menyusun jadwal, dan memberikan saran tentang perjalanan liburan atau bisnis untuk berbagai klien. Sebagian besar agen travel bekerja secara remote melalui telepon dan internet dengan mengkoordinasikan penerbangan, hotel, dan hiburan untuk semua klien. 

 

Software Engineer

Pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote berikutnya adalah software engineer. Tugas seorang software engineer adalah membangun software mulai dari video game hingga sistem jaringan berdasarkan kebutuhan klien. Perlu diketahui, bahwa software engineer merupakan salah satu jenis pekerjaan remote dengan bayaran tertinggi dan paling populer. 

 

 

Kelebihan Kerja Remote 

Jadi, apa saja kelebihan bekerja secara remote? Inilah beberapa manfaatnya! 

 

Mampu Menyelesaikan Banyak Pekerjaan

Melansir dari highfive.com,  pada tahun 2020 lebih dari 53% karyawan mengindikasikan peningkatan produktivitas merupakan manfaat utama dari remote working. Banyak perusahaan mengatakan bahwa tim mereka yang bekerja secara remote mampu menyelesaikan banyak pekerjaan dan juga bekerja lebih keras.

 

Fokus 

Survey yang sama oleh highfive.com mengungkapkan bahwa 45% pekerja remote dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, 44% menyatakan bahwa mereka lebih fokus bekerja remote, dan 90% manager melaporkan bahwa pekerja remote cenderung lebih produktif.

 

Mengurangi Turnover Rate

Selain itu, untuk mengurangi turnover banyak perusahaan yang pada akhirnya memilih opsi kerja remote untuk menemukan talenta terbaik mereka. Berdasarkan survey yang dilakukan National U.S, 82% pekerja mengatakan akan lebih setia kepada perusahaan yang menawarkan pilihan pekerjaan yang fleksibel dan 95% perusahaan mengatakan bahwa kerja remote memberikan dampak besar terhadap retensi karyawan mereka.

 

Kekurangan Kerja Remote

Selain memiliki kelebihan, remote working juga tetap mempunyai kekurangan bagi karyawan. Berikut beberapa kekurangan kerja remote:

 

Kurangnya Hubungan Antar Rekan Kerja

Bekerja bersama-sama di kantor memberikan karyawan kesempatan untuk lebih dekat satu sama lain dengan saling berbagi pengalaman dan membangun persahabatan. Bekerja secara remote membuat hal tersebut terasa lebih sulit untuk dibangun antar rekan kerja.

 

Berkurangnya visibilitas karyawan

Salah satu kekurangan dari kerja remote adalah visibilitas karyawan berkurang di dalam perusahaan. Karyawan merasa kurangnya tatap muka dengan para manajer dan pimpinan perusahaan akan mempersulit peluang mereka untuk mendapatkan promosi.

 

Berkurangnya Keseimbangan Kerja/Hidup (work/life balance)

Kekurangan dari kerja secara remote berikutnya adalah berkurangnya work/life balance karyawan. Beberapa orang berpendapat jika kerja remote mempersulit karyawan untuk membedakan jam kerja dan waktu luang.

 

Baca Juga: Ketentuan Peraturan Telat Jam Kerja yang Sering Digunakan

 

Kiat Mengelola Karyawan yang Bekerja Remote

Bekerja secara remote merupakan suatu sistem kerja baru yang saat ini sedang dikembangkan oleh banyak perusahaan, karena memiliki banyak manfaat terutama dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Agar sistem kerja ini dapat berjalan dengan lancar, perusahaan juga harus serius dalam mengelola karyawan yang bekerja remote.

Dikarenakan kerja remote tidak memungkinkan untuk bertatap muka secara langsung, maka upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah memiliki sistem pengelolaan karyawan yang sistematis. Untuk mewujudkan hal ini, perusahaan dapat menggunakan Software HRD dari LinovHR. 

Berbagai fitur dalam Software HRD dari LinovHR akan mengotomatisasi berbagai tugas HRD dalam pengelolaan karyawan seperti pehitungan gaji dan pajak penghasilan, penilaian kinerja, survei karyawan, pengembangan dan pelatihan karyawan, dan sebagainya.  Seluruh proses bisa dilakukan secara online dan menghasilkan output yang akurat serta real time, jadi jarak bukan lagi kendala yang berarti.  

 

Baca Juga: Jangan Terlalu Fokus Bekerja! Ini Resiko JIka Anda Abaikan Work Life Balance!

 

Maka, kerja remote dari jauh bukan lagi hal yang menyulitkan, bukan? Justru bekerja secara remote bisa menguntungkan pihak karyawan dan perusahaan. Semoga ulasan di atas dapat membantu Anda!