salary survey

Kenapa HRD Mengadakan Salary Survey? Inilah Alasannya!

Mengutip dari Pearlmeyer.com, perusahaan biasanya menghabiskan antara 50 hingga 80 persen dari pendapatan kotornya untuk membayar gaji dan tunjangan karyawan. Proses pemberian kompensasi yang dilakukan tentunya memiliki dampak besar pada kinerja perusahaan secara keseluruhan. Melakukan salary survey merupakan salah satu strategi kompensasi agar perusahaan memberikan gaji yang tepat untuk karyawan.

 

Apa Itu Salary Survey?

Salary survey atau survei gaji adalah metode sederhana yang digunakan untuk membantu menentukan skala gaji yang adil dan kompetitif untuk karyawan. Dengan kata lain, survei gaji merupakan sebuah metode standar untuk mengumpulkan data tentang kompensasi termasuk tunjangan karyawan, kemudian data tersebut akan dianalisis agar diperoleh jumlah kompensasi yang tepat untuk dibayarkan kepada karyawan. 

Data survei memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan waktu atau dapat dikatakan data cepat sekali usang atau tidak bisa lagi digunakan di periode mendatang. Oleh karena itu, survei sering kali diidentifikasi berdasarkan tahun atau kuartal saat data dikumpulkan. 

 

Baca Juga: Tata Cara Menyusun Employee Employee Satisfaction Survey

 

Apa Fungsi Salary Survey? 

Survei gaji yang dilakukan oleh perusahaan bukan hanya sekedar survei tanpa tanpa tujuan, melainkan terdapat fungsinya yaitu:

 

  1. Membuat Keputusan Strategis. Survei gaji digunakan untuk membuat keputusan strategis dalam menentukan tingkat kebijakan gaji perusahaan. Keputusan ini akan berdampak langsung pada jenis dan kualitas tenaga kerja.
  2. Menarik dan Mempertahankan Karyawan. Keputusan strategi yang dibuat perusahaan  memiliki dampak besar dalam menarik dan mempertahankan karyawan dalam suatu perusahaan. 
  3. Perencanaan Kenaikan Gaji.  Data survei gaji yang akurat sangat penting untuk mendukung perencanaan kenaikan gaji. Proses kenaikan gaji biasanya dilakukan setiap tahun dalam perusahaan.
  4. Alat Negosiasi. Data survei gaji merupakan alat penting untuk melakukan negosiasi dengan tenaga kerja, khususnya saat proses offering dengan tenaga kerja baru.
  5. Memberikan Informasi Perbandingan Gaji. Jika dirancang dengan benar, survei gaji dapat memberikan informasi perbandingan yang berguna untuk membandingkan gaji dan tunjangan. 

 

Mengapa Perusahaan Perlu Melakukan Salary Survey?

 

Memastikan Karyawan Dibayar dengan Adil

Salah satu alasan paling penting mengapa perusahaan perlu melakukan survei gaji adalah agar dapat membayar karyawan dengan adil. Sebab, faktor utama penyebab banyaknya karyawan yang meninggalkan perusahaan adalah mereka mendapatkan gaji, bonus, dan tunjangan lainnya yang lebih baik di perusahaan lain. 

Meskipun turnover karyawan tidak sepenuhnya dapat perusahaan hilangkan, setidaknya dengan survei gaji ini perusahaan dapat memastikan bahwa kompensasi yang diberikan adil kepada karyawan. 

 

Memudahkan Membuat Keputusan 

Setiap perusahaan ingin membuat keputusan wajib didorong oleh data yang akurat. Dengan melakukan survei gaji atau survei kompensasi, perusahaan akan memiliki data yang valid untuk pengambilan keputusan di tempat kerja, terutama mengenai kesejahteraan karyawan.  

 

Membantu Dalam Perbandingan Gaji (Salary Benchmark)

Hasil dari salary survey memberikan perusahaan informasi tentang gaji tertinggi dan terendah untuk posisi-posisi di perusahaan. Serta, survei gaji berfungsi memberikan kisaran tentang apa yang mungkin perusahaan tawarkan kepada karyawan nya. 

 

Baca Juga: Benchmarking & Rencana Strategis HRD dalam Pengelolaan Karyawan

 

Membantu Perusahaan Merekrut dan Mempertahankan Karyawan Terbaik

Dengan kompensasi dan rencana gaji yang tepat untuk setiap posisi yang ada di perusahaan, maka sebaiknya HRD  menarik top kandidat ke dalam tim. Kemudian, penting bagi HRD untuk meninjau survei gaji secara teratur untuk memastikan HRD memberikan penghargaan kepada karyawan terbaik sehingga membuat karyawan tersebut bertahan lebih lama di perusahaan. 

 

Meningkatkan Semangat Kerja

Survei ini menunjukkan kepada karyawan bahwa jika karyawan berhasil meraih jenjang karir terternu, maka gajinya akan ikut meningkat.  Secara tidak langsung hal ini juga akan meningkatkan semangat kerja dengan harapan karir dan gaji ikut naik. 

 

LinovHR: Solusi Manajemen SDM Perusahaan Anda

Bagi HRD, survei gaji digunakan sebagai standar atau tolak ukur pembanding gaji (salary benchmark). Dengan demikian, survei gaji sangat membantu HRD pada saat menentukan standar gaji yang tepat untuk karyawan. 

Untuk mempermudah HRD perihal pengelolaan gaji, HRD dapat mengandalkan Modul Payroll dari LinovHR. Modul Payroll LinovHR mampu membantu proses penggajian karyawan jadi lebih cepat dan dapat dikelola dengan sistematis.

Modul Payroll dari LinovHR adalah perangkat lunak berbasis cloud Indonesia yang dapat menjadi pilihan terbaik untuk perusahaan Anda dalam mengelola otomatisasi sistem payroll. Sebab, Modul Payroll dari LinovHR memiliki banyak fitur dengan keunggulan nya masing-masing yang dapat mendukung proses otomatisasi sistem penggajian jadi lebih cepat, mudah, dan akurat. 

Selain membantu proses pengelolaan gaji jadi lebih cepat, Modul Payroll dari LinovHR juga dapat membantu hal-hal administratif lainnya seperti pembuatan slip gaji, reimbursement, perhitungan gaji, perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan, dan komponen payroll lainnya. 

 

Tak hanya itu, LinovHR juga memiliki berbagai macam modul lainnya yang membantu pengelolaan sistem HR menjadi lebih baik. Berikut modul-modulnya:

 

  1. Organization Management akan membantu HRD memantau dan mengelola data perusahaan  secara lengkap beserta komponen lainnya.
  2. Personnel Administration untuk mengelola dan menyimpan secara terperinci mengenai informasi dan data diri karyawan.
  3. Recruitment membantu HRD dalam seluruh rangkaian proses rekrutmen karyawan dari mulai dari tahap perencanaan, seleksi hingga tahap lolos seleksi.
  4. Competency Management memudahkan HRD untuk mengelola setiap kompetensi yang ada di dalam unit kerja.
  5. Performance Management memudahkan HRD dalam melakukan penilaian kinerja karyawan serta membuat laporan secara otomatis.
  6. Time Management  untuk mengelola jadwal kerja dengan pola kerja yang bervariasi. Tidak hanya itu, modul ini juga akan membantu HRD untuk mengelola pengajuan cuti, izin, dan lembur dari karyawan.  
  7. Succession Management mewadahi menyiapkan karyawan sebagai kandidat penting dalam perusahaan, seperti CEO dan manajer.  
  8. Learning and Development sebagai sarana yang akan memfasilitasi  kegiatan pembelajaran dan pengembangan yang ada di perusahaan dalam rangka peningkatan kualitas kinerja karyawan. 
  9. Employee Self Services memungkinkan karyawan untuk mengakses dan mengelola data human resource mereka sendiri di perusahaan.
  10. Loan membantu perusahaan untuk mengelola fasilitas pinjaman karyawan dengan lebih baik.

 

Kini, sudah bukan jamannya pengelolaan penggajian karyawan yang ribet dan memakan waktu  Ingin sistem penggajian karyawan lebih mudah? Serahkan saja kepada LinovHR! Untuk info lengkap, hubungi layanan konsumen LinovHR sekarang juga!