Strategi Talent Management

Tips Menyusun Strategi Talent Management Untuk Perusahaan

Setelah kita membahas tentang manfaat Talent Management untuk perusahaan, maka selanjutnya kita akan membahas bagaimana menyusun strategi Talent Management untuk perusahaan. Bukan rahasia lagi jika sebuah tim olahraga profesional terkadang mengalahkan pesaing mereka yang lebih hebat dan bertalenta. Hasil-hasil seperti ini juga terjadi di dunia bisnis.

 

Tips Menyusun Strategi Talent Management

Walaupun dunia bisnis dan perusahaan tidak memiliki penghargaan seperti Piala Dunia atau Piala Emas, para manajer diberikan penghargaan atau mendapatkan promosi berdasarkan kemampuan mereka untuk menaruh setiap anggota tim di posisi yang tepat untuk berhasil. Bahkan para manajer tidak bisa meningkatkan karir mereka sendiri tanpa mempunyai keahlian dalam seni mengelola karyawan (talent management). Jadi bagaimana caranya untuk mengeluarkan dan mendapatkan yang terbaik dari tim Anda? Tips di bawah ini bisa membantu Anda mengembangkan strategi talent management yang unggul.

 

Kenali Tipe Talenta Yang Ada

“Seorang manajer yang baik akan membuat dirinya dikelilingi oleh orang-orang yang talentanya saling melengkapi dalam tim,” menurut Carol E. Gilson, wakil presiden EMPO, perusahaan yang menyediakan jasa sumber daya manusia dan pelayanan klien. “Dalam sebuah atmosfer tim, ada suatu sinergi dimana jumlah talenta dalam sebuah grup melebihi apa yang tiap orang bisa lakukan secara individu.”

Cobalah untuk menilai kemampuan para karyawan untuk mendapatkan gambaran potensi tim secara keseluruhan. Gambaran ini menolong Anda untuk menentukan fungsi optimal seseorang serta menemukan jika ada kesenjangan dalam tim. Seorang penyerang sepakbola terbaik tidak dapat mencetak gol dan memenangkan pertandingan tanpa menerima operan dari rekan tim.

 

Apresiasi Kinerja Karyawan

Kenali kinerja yang baik dari karyawan sudah sepantasnya diberi penghargaan,  baik secara finansial atau dengan beberapa manfaat non-finansial. Penting untuk memastikan bahwa karyawan merasa dihargai. Tidak ada karyawan yang mau bekerja untuk perusahaan yang mengabaikan mereka. Jadikan mengkomunikasikan kebijakan ini kepada calon karyawan baru sebagai bagian dari proses manajemen bakat Anda.

 

Identifikasi dan Gunakan Citra Perusahaan

Pertimbangkan bagaimana citra perusahaan dan budaya perusahaan membuat orang ingin bekerja untuk perusahaan Anda. Strategi yang baik adalah bertanya kepada karyawan tentang aspek positif bekerja di perusahaan dan bagaimana cara bekerja agar bisa menjadi lebih baik. Pastikan perencanaan yang akan disusun selaras dengan tujuan perusahaan. Identifikasi ini akan menguntungkan karyawan bersangkutan, yang akan merasa lebih puas dalam bekerja. Menguntungkan juga bagi manajer, yang bisa meningkatkan kinerja dan produktivitas dengan memberi alokasi tugas-tugas yang sesuai dengan keahlian karyawan. Bagi perusahaan, keuntungan secara keseluruhan adalah memiliki dan mendapatkan para pekerja yang lebih bahagia dan produktif.

 

Baca Juga: Pengertian Branding dan Manfaatnya untuk Perusahaan

 

Benchmarking

Mengembangkan calon bintang perusahaan juga melibatkan identifikasi kekuatan dan kelemahan mereka. Seorang manajer perlu untuk menemukan setiap area kekuatan dan keahlian dan juga area lain di mana karyawan tersebut memerlukan peningkatan. Bandingkan bakat dalam perusahaan dengan perusahaan lain. Cara melakukannya dapat menggunakan kerangka kompetensi, audit keterampilan, dan penilaian 360 °. Berdasarkan benchmarking, akan terlihat jelas seberapa besar perbedaan keterampilan yang harus disesuaikan.  Gunakan metode yang tepat untuk mengembangkan keterampilan dengan cara mentoring, coaching, job assignment, dan lainnya.

 

 

Tentukan Apa Yang Memotivasi Setiap Anggota Tim

Kunci utama dalam membangun tim yang baik dan seimbang adalah menemukan apa yang menjadi dorongan atau motivasi setiap orang. Jadi, pastikan pula bahwa apa yang dirancang oleh perusahaan dapat memotivasi karyawan. Karyawan yang termotivasi akan lebih giat dan antusias dalam menjalani tugas sehari-hari. 

 

Baca Juga: Kiat Meningkatkan Motivasi Kerja

 

Lihatlah melampaui jabatan kerja yang ada untuk menentukan tugas-tugas mana yang disukai atau dibenci karyawan. Perjelas tentang siapa yang melakukan sesuatu dengan cara terbaik atau terburuk, siapa yang paling bersemangat tentang pekerjaan tertentu, dan siapa yang tidak menyukai aspek kerja tertentu. Jika Anda terlalu cerewet mengenai karyawan, keahlian, dan pilihan-pilihan mereka, Anda bisa kehilangan mereka. Secara fisik mereka bisa berhenti kerja, atau secara psikologis mereka berhenti komitmen dan tetap bekerja. Dengan kata lain, Anda memiliki karyawan tidak produktif dan memenuhi daftar gaji.

Menyusun strategi talent management membutuhkan lebih dari sekedar tips dan prosedur. Pikirkan ini seperti sebuah seni dan keahlian, Anda belajar menyusun kepingan-kepingan puzzle menjadi suatu gambar utuh. Selain itu, dengan didukung oleh  sistem HRD yang mumpuni, anda dapat menyusun strategi Talent Management perusahaan anda dengan baik. Salah satunya dengan Software HR berbasis Cloud, LinovHR.

 

software hris