Performance Appraisal

Tujuan & Fungsi Performance Appraisal

Performance appraisal atau bisa disebut juga penilaian kinerja, merupakan sebuah sistem manajemen yang akan dilakukan guna melakukan evaluasi terhadap kualitas kinerja tidak individu dalam perusahaan atau organisasi. Proses penilaian nantinya akan disusun langsung atasan. Ini karena nantinya atasan akan menulis sebuah form pengisian nilai standar yang akan menjadi evaluasi tiap individu. Lantas, apa yang menjadi tujuan dan fungsi dari performance appraisal?

Tujuan Performance Appraisal

Tujuan dilakukannya performance appraisal sebenarnya sudah sangat jelas, guna melakukan evaluasi pada tiap karyawan. Nantinya proses evaluasi akan berhubungan dengan kinerja dan produktifitasnya di masa yang akan datang. Selain itu, bila memang karyawan memiliki nilai yang kurang ia bisa tahu bagaimana ia harus membuat perbaikan pada kinerjanya,

Baca Juga: HR Tips: Tingkatkan Kinerja Karyawan Dengan 7 Hal Ini

Fungsi Performance Appraisal

Selanjutnya adalah mengetahui apa fungsi dari performance appraisal:

1. Membantu proses peningkatan prestasi kerja atau disebut juga performance improvement

Dengan dilakukannya sebuah penilaian kinerja pada karyawan, para atasan seperti direktur, general manager, manager lini, hrd, serta semua pimpinan lainnya termasuk karyawan juga akan mendapatkan feedback atau umpan balik dari hasil kinerja yang sudah dilakukan dalam periode penilaiannya. Mereka juga bisa melakukan perbaikan, peningkatan kinerja serta berprestasi pada masa yang akan datang.

2. Menyesuaikan kompensasi

Performance appraisal juga biasanya dijadikan sebagai salah satu acuan agar bisa melakukan penyesuaian kompensasi lewat program lanjutan setelah proses penilaiannya selesai. Sementara itu, penyesuaian gaji juga biasanya masuk ke dalam program yang ada di dalam benefit dan kompensasi. Sehingga dalam tahapan ini para pimpinan dalam perusahaan bisa mengambil keputusannya saat akan menentukan sebuah perbaikan untuk memberikan kompensasi dan yang lainnya.

Baca Juga: Kok Gaji Saya Kurang? Kenali Potongan Apa Saja yang Ada di Slip Gaji Anda

3. Untuk kebutuhan pelatihan dan pengembangan perusahaan

Dengan dilakukannya penilaian kinerja pada karyawan perusahaan, maka akan diperoleh sebuah gambaran apa yang menjadi kekuatan ataupun kelemahan dari karyawan tersebut saat bekerja dalam perusahaan. Hal tersebut bisa diperoleh selama perusahaan melakukan penilaian secara objektif. Hasilnya nanti bisa dijadikan sebagai acuan untuk bisa memberikan suatu program pelatihan bagi karyawan.

4. Mendiagnosis apa yang menjadi kesalahan dalam desain pekerjaan

Dalam suatu penilaian kinerja terkadang hasil penilaiannya juga bisa menjadi salah satu indikator agar bisa melihat apakah nantinya job design nya secara keseluruhan sudah benar atau belum sama sekali. Sementara itu, penilaian yang buruk bisa juga menjadi indikator dalam kesalahan saat membuat job design. Sehingga dilakukannya penilaian bisa mendiagnosa tiap kesalahan dan kebenaran.

5. Melakukan penilaian pada proses seleksi

Selain bisa membantu analisa terhadap kesalahan atau kebenaran dalam suatu indikator job design, penilaian kinerja juga bisa menjadi salah satu indikator apakah proses seleksi karyawan yang dilakukan sudah benar atau belum. Bila ternyata hasil penilaian suatu kinerjanya rendah maka bisa masuk ke dalam indikator buruk dalam perusahaan, walaupun sebenarnya tidak bisa selalu diartikan bahwa hasil tersebut adalah kesalahan kinerja karyawannya. Karena bisa saja proses seleksi yang dilakukan yang terdapat suatu kesalahan.

Itulah pembahasan mengenai fungsi performance appraisal yang sangat penting untuk dilakukan oleh suatu perusahaan terhadap karyawannya. Proses penilaian yang dilakukan bisa memberikan dampak besar bagi kedua belah pihak agar bisa terus semakin berkembang dalam kinerjanya. Dan dalam melakukan proses penilaian tersebut, penggunaan Software HRD yang memiliki fitur penilaian performance appraisal merupakan hal yang cukup penting.