tunjangan karyawan

Tunjangan Karyawan: Seberapa Pentingkah dalam Perusahaan?

Tunjangan karyawan menjadi hal favorit  bagi semua karyawan di samping gaji bulanan yang mereka terima. Semakin besar tunjangan yang mereka terima, semakin senang karyawan bekerja. Tunjangan akan diberikan perusahaan kepada para karyawan bersamaan masa gajian tiba. Besar tunjangan yang diberikan perusahaan akan tertera pada slip gaji karyawan. 

Karena membuat karyawan senang setiap bulannya, memangnya seberapa penting sih tunjangan karyawan dalam perusahaan? 

 

Pengertian Tunjangan Karyawan

Tunjangan karyawan adalah dana pelengkap dari gaji yang sengaja dialokasikan perusahaan untuk karyawan. Besar jumlah tunjangan dan frekuensi pemberian tunjangan cukup beragam tergantung bagaimana kebutuhan karyawan dan kebijakan perusahaan. Karena frekuensinya yang beragam, tunjangan berdasarkan waktu pemberiannya dibagi menjadi dua jenis, yaitu tunjangan tetap dan tidak tetap. 

 

Peran Tunjangan 

Keberadaan tunjangan karyawan tak semata-mata menjadi ajang kesenangan karyawan belaka. Tunjangan karyawan juga memiliki peran penting yang jauh lebih besar bagi perusahaan dan karyawan. Peran besar dari tunjangan tersebut adalah meningkatkan relasi atau hubungan kerja karyawan dan perusahaan.

Setiap harinya karyawan berkutat dengan segudang pekerjaan yang perusahaan berikan. Tak jarang, karyawan merasa suntuk atau bosan dengan kondisi pekerjaan yang ada. Jika karyawan sudah merasa suntuk dan bosan, hal tersebut akan berimbas kepada perusahaan karena secara tidak langsung akan menurunkan produktivitas karyawan dan  menghambat proses bisnis perusahaan. 

Dalam kondisi ini tunjangan karyawan juga menjadi penengah antara perusahaan dan karyawan.  Tunjangan karyawan memberi semangat baru kepada karyawan dan pada akhirnya semangat tersebut akan berpengaruh kepada produktivitas yang menguntungkan bagi perusahaan. Hubungan yang baik dan berkelanjutan pun akan terbina berkat pemberian tunjangan karyawan. 

 

Manfaat Tunjangan Karyawan

Sama halnya dengan peran tunjangan, manfaat dari tunjangan karyawan juga dirasakan bagi pihak karyawan dan perusahaan. Manfaat dari tunjangan karyawan pun bisa berpengaruh terhadap hal lain di luar konteks relasi baik antara karyawan dan perusahaan. Seperti apa manfaat tunjangan karyawan? 

 

1.Meningkatkan fokus dan produktivitas kerja karyawan

Sebelum menuntut produktivitas kerja, perusahaan harus membuat karyawan merasa nyaman terlebih dahulu ketika bekerja. Terkadang pemberian gaji utama terasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan karyawan. Pemberian tunjangan dari perusahaan kepada karyawan membuat karyawan merasa senang dan diapresiasi keberadaannya oleh perusahaan. Sehingga karyawan akan meningkatkan produktivitas dan jauh lebih fokus dalam bekerja. 

Pada akhirnya tunjangan karyawan juga dipengaruhi oleh hasil dari kinerja karyawan, semakin produktif karyawan, semakin besar tunjangan yang akan mereka terima. Oleh karena itu karyawan tetap berusaha meningkatkan dan menjaga untuk selalu produktif dan fokus. 

 

2. Memperlancar proses bisnis perusahaan

Mengeluarkan biaya lebih kok malah jadi menguntungkan? Ini adalah manfaat unik dari tunjangan karyawan. Tunjangan berfungsi bagaikan bahan bakar bagi karyawan yang akan menghasilkan kebahagiaan dalam bekerja. Dengan karyawan bahagia,  otomatis kinerja akan selalu menjadi baik. 

Tunjangan karyawan pun turut menguntungkan perusahaan karena memenuhi harapan semua pihak. Saat semua ekspektasi antara karyawan dan perusahaan terpenuhi, terciptalah suasana harmonis dan suasana tersebut akan memperlancar proses bisnis perusahaan menuju tujuan atau sasaran yang dikehendaki. 

 

Baca Juga:  Proses Bisnis dan Karakteristik Perusahaan Dagang

 

3. Mempertahankan loyalitas karyawan berkualitas

Dalam suatu perusahaan pasti ada karyawan unik yang memiliki kualitas tinggi dan sulit dijumpai di kalangan karyawan lainnya. Tipe karyawan yang memiliki skill tinggi tersebut biasanya akan dibujuk oleh kompetitor untuk meninggalkan perusahaan untuk bergabung bersama kompetitor. Padahal, peran dan kontribusi karyawan tersebut membawa pengaruh positif yang sangat besar bagi perusahaan. 

Perusahaan akan memberikan besaran tunjangan untuk karyawan berkualitas tersebut karena tunjangan karyawan mampu mempertahankan loyalitas karyawan berkualitas di perusahaan. Dengan pemberian tunjangan yang pantas, karyawan dengan skill berkualitas akan betah untuk bekerja dalam perusahaan dan tidak tergiur dengan rayuan kompetitor.

 

4. Menjaga kesehatan mental karyawan

Situasi dunia di luar terkadang dikenal tak menentu dan membuat karyawan khawatir mengenai kestabilan finansial mereka. Jika terlalu sering khawatir, karyawan akan menjadi stress dan berpengaruh terhadap kesehatan mental karyawan. Saat kesehatan mental seorang karyawan terganggu, maka kinerja karyawan akan menurun drastis. Perusahaan menjadi pihak yang akan merugi juga ketika kesehatan mental karyawan terganggu. 

Tunjangan karyawan yang diberikan di luar gaji bulanan akan menjadi solusi efektif dalam kasus tersebut. Karyawan akan memiliki asupan dana lain selain gaji yang cukup besar, sehingga karyawan  tidak perlu merasa cemas dengan kestabilan finansial mereka. 

 

5. Menarik pelamar kerja untuk melamar saat masa recruitment

Pada masa tertentu perusahaan akan membutuhkan tenaga tambahan dan melakukan recruitment karyawan baru. Karyawan dengan potensi tertentu akan memperimbangkan besaran tunjangan dan gaji yang ditawarkan perusahaan.  

Beberapa perusahaan juga menyadari bahwa tunjangan adalah hal yang cukup menarik bagi pelamar kerja. Selama proses negosiasi gaji antara perusahaan dan calon karyawan, perusahaan menawarkan besaran tunjangan sebagai cara untuk mendapatkan tenaga kerja yang kompeten. Dengan demikian kandidat yang memenuhi syarat akan tertarik dan berbondong-bondong melamar pekerjaan di perusahaan.

 

Jenis Tunjangan Karyawan

Sesuai dengan yang disebutkan di atas, tunjangan terbagi dua berdasarkan frekuensi pemberiannya. Yaitu tunjangan tetap dan tidak tetap. Tunjangan tetap merupakan tunjangan yang setiap bulannya atau di bulan tertentu untuk diberikan, misalkan tunjangan keluarga dan tunjangan hari raya.  Sementara tunjangan tidak tetap adalah tunjangan yang diberikan pada fase atau masa tertentu suatu pekerjaan, contohnya ada proyek yang harus karyawan urus diluar jam kerja atau karyawan tiba-tiba diharuskan melakukan perjalanan dinas untuk keperluan tertentu. 

Di luar frekuensi pemberian, tunjangan karyawan terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsi pemberiannya kepada karyawan. Jenis-jenis tunjangan karyawan yang lain berdasarkan fungsinya adalah:

 

1. Tunjangan Keluarga

Tunjangan keluarga diperuntukkan bagi karyawan yang sudah berkeluarga dan memiliki istri dan anak. Tunjangan keluarga ini diatur khusus dalam PP Nomor 7 Tahun 1977. Adapun ketentuan yang berlaku dalam pemberian tunjangan keluarga ini adalah istri penerima tunjangan tidak bekerja dan jumlah anak yang ditanggung tunjangan keluarga maksimal 3 anak dengan usia di bawah 21 tahun. 

 

2. Tunjangan Hari Raya

Jumlah tunjangan hari raya  atau biasa disingkat THR setara dengan gaji pokok dan masa depan diberi sebelum hari raya keagamaan. Pemberian THR biasanya dilakukan pada H-14 sebelum hari raya tiba. Secara umum, frekuensi pemberian THR hanya 1 kali dalam 1 tahun. THR dimaksudkan untuk membantu karyawan memenuhi kebutuhan menyambut hari raya keagamaan.

 

3. Tunjangan Transportasi

Tunjangan transportasi dikhususkan untuk karyawan dengan mobilitas tinggi. Sebagai contoh, seorang karyawan pemasaran yang sering keluar kantor untuk pertemuan dengan klien di banyak tempat. Perjalanan dinas dalam kota atau keluar pulau ini ditutupi dengan tunjangan transportasi. Besar jumlah tunjangan transportasi tergantung bagaimana mobilitas karyawan dan kebijakan perusahaan. 

 

Baca Juga: Analisa Jabatan yang Efektif Untuk Perusahaan

 

4. Tunjangan Jabatan

Tunjangan jabatan dibayarkan kepada karyawan yang memiliki posisi penting dalam perusahaan, baik jabatan struktural dan fungsional. Tunjangan ini diberikan karena job desk yang memerlukan tanggung jawab besar dan memiliki risiko dibandingkan karyawan lain. 

 

5. Tunjangan Lembur

Tunjangan lembur yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang melakukan pekerjaan di luar jam kerja yang telah disepakati dalam kontrak. Namun, penerapan tunjangan ini haruslah hati-hati. Perusahaan harus memperhatikan batas-batas tertentu. 

Jangan sampai perusahaan memberikan pekerjaan terlalu banyak diluar jam kerja yang pada akhirnya menyebabkan perusahaan harus mengeluarkan tunjangan lembur lebih banyak pula. Tunjangan lembur sendiri didahului dengan persetujuan karyawan saat tanda tangan kontrak. 

Saat ini untuk mempermudah pengelolaan tunjangan karyawan di perusahaan, anda dapat memanfaatkan HR Software LinovHR, dengan menggunakan salah satu modul di Software HR LinovHR yaitu Modul Benefit, perusahaan dapat mengelola semua jenis tunjangan yang ada di perusahaan. Jadi manfaatkan HR Software LinovHR untuk mengelola semua tunjangan karyawan agar menjadi lebih efektif serta efisien.

Nah, sekian pembahasan mengenai tunjangan karyawan. Karyawan senang, perusahaan pun tenang dengan kehadiran tunjangan karyawan. Gunakanlah tunjangan karyawan yang diterima sebaik mungkin, ya!