personal branding

Bagaimana Seorang HR Profesional membangun Personal Branding?

Tidak hanya para jobseeker saja yang harus  membangun branding  yang baik, HR Profesional juga perlu untuk membangun personal branding, Nah berikut ini pembahasan nya cara seorang HR Profesional membangun personal branding

Membangun personal branding untuk sekian banyak HR Professional memang tampak seperti sebuah hal yang sangat sederhana. Lagipula, sejatinya bagi seorang HR Professional, mereka adalah pribadi yang memiliki banyak talenta di berbagai bidang. Lalu mengapa seorang HR Professional harus memaksa menjadikan diri mereka seperti sebuah merek produk?

Walaupun hal tersebut terlihat mudah dimengerti, namun sebenarnya hal tersebut merupakan cara yang salah untuk menilai sebuah brand. Istilah “personal branding” pertama kali dipopulerkan oleh pemikir manajemen yang bernama Tom Peters dalam sebuah artikel yang ada di Fast Company 1997, yang mana konsep dasar dari hal tersebut sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Perlu Anda ketahui bahwa sebuah personal branding alias merek Anda hanyalah sebuah sebutan untuk history atau reputasi Anda selama ini. Hal ini bukan tentang mencoba untuk menciptakan atau membangun sebuah identitas palsu yang bertujuan untuk menyenangkan orang lain. Hal ini tentang sejauh mana Anda memahami apa saja dan bagaimana orang lain memandang dan menilai diri Anda, juga bahwa bagaimana orang lain memandang personal Anda sesuai dengan bakat yang Anda punya.

Dalam sebuah buku yang berjudul “Reinventing You” (Harvard Bussiness Review Press) tahun 2013 tertulis bahwa sebenarnya terdapat tiga elemen utama yang berperan penting dalam membangun personal branding Anda sebagai HR Professional. Dengan memahami ketiga elemen tersebut, diharap Anda semua dapat membangun personal branding secara tepat dan tentu juga meningkatkan jenjang karier serta mendapatkan nama yang baik di dalam dan di luar perusahaan.

 

Gali Peran dan Fungsi Anda

Hal yang paling penting dan terkadang sering dilupakan adalah sejauh mana Anda mengetahui dan memahami “merek” Anda saat ini. Sejatinya tidak ada seorang pun di dunia ini yang tidak memiliki bakat dan “merek” yang diketahui orang lain. Sudah pasti orang-orang disekitar Anda seperti teman dan kolega tentu sudah memikirkan sesuatu tentang Anda.

Lalu pertanyaannya adalah, apakah semua yang kolega dan teman Anda pikirkan tersebut sudah sesuai dan benar-benar mencerminkan diri Anda yang sesungguhnya? Terkadang kita sering berpikir bahwa kita sudah tahu jawabannya, namun sebenarnya satu-satunya cara yang paling tepat dan akurat adalah dengan bertanya.

Untuk hal di atas, Anda bisa mencoba permainan tiga kata, dimana dalam kurun waktu tertentu Anda akan menanyakan kepada kolega professional. Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti ini, “jika Anda hanya bisa menggunakan tiga kata untuk menggambarkan siapa diri saya, maka siapa saya?” Permainan pertanyaan seperti ini merupakan hal yang sederhana dan tentu tidak akan memakan waktu yang lama. Setelah mengetahui beberapa jawaban dari kolega professional Anda, kemudian Anda bisa menentukan mana yang memang paling tepat menggambarkan diri Anda yang sesungguhnya dan tentu sesuai dengan bakat yang Anda miliki.

 

Tentukan Bagaimana Anda Ingin Dilihat Sebagai Professional

Hal ini akan sangat berguna untuk mengklarifikasi dan memastikan sebagai apa Anda ingin dilihat oleh orang lain khususnya kolega professional Anda. Ini juga berkaitan dengan bagaimana cara kepemimpinan Anda dan cara membina generasi penerus Anda.

Setelah Anda menemukan jawaban dari pertanyaan di atas, selanjutnya Anda perlu melakukan dua hal sebagai berikut. Yang pertama adalah cara untuk mengasah bakat dan keterampilan yang Anda miliki saat ini. Lalu yang selanjutnya adalah bagaimana cara Anda untuk menceritakan kisah Anda sendiri kepada kolega professional.

 

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa HRD Harus Menguasai Psikologi Kepribadian

 

Hidupkan “Merek” Anda

Setelah Anda berhasil dengan dua point di atas, maka yang selanjutnya harus Anda lakukan adalah untuk berusaha menghidupkan personal branding Anda sendiri di mata kolega.

Seiring berjalannya waktu dan dengan cara yang tepat, maka “merek” dari diri Anda akan jauh lebih baik dari apa yang kolega Anda pikirkan. Kemudian langkah selanjutnya adalah untuk mengambil tindakan bahwa semua yang Anda lakukan sudah sesuai dengan ekspektasi kolega dan diri Anda sendiri. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk sekedar menulis atau berkomentar tentang leadership dan perkembangan Anda sendiri untuk lebih mendapatkan perhatian dari kolega professional Anda di dunia maya.

 

Nah itu dia yang bisa anda lakukan sebagai seorang HR Profesional untuk membranding dengan baik, Di era ini branding sangat penting agar dapat memberikan kesan yang positif kepada orang lain .