tujuan karir

9 Cara Membuat Tujuan Karir untuk Karyawan Baru

Tujuan karir adalah sesuatu yang perlu dimiliki oleh semua karyawan. Terlebih lagi jika Anda adalah seorang karyawan baru. Mengapa seorang karyawan perlu membuat tujuan yang jelas? Bagaimana caranya, serta apa saja contohnya? Tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. 

 

Pengertian Tujuan Karir

Tujuan karir adalah apa saja rencana-rencana Anda ke depan saat bekerja. Hal apa saja yang ingin Anda capai. Atau bisa jadi jenjang karir apa yang ingin Anda raih. Biasanya hal ini ditanyakan saat proses wawancara. Pertanyaan HRD mengenai “Apa tujuan karir Anda ke depan?” adalah pertanyaan rutin namun seringkali menjadi momok bagi calon karyawan. 

Sebetulnya hal ini wajar adanya karena perusahaan ingin mengetahui apakah Anda memang orang yang mereka cari atau tidak. Sebab jika tujuan Anda tidak jelas maka perusahaan akan meragukan motivasi dan semangat Anda dalam bekerja nantinya. Berikut adalah contoh tujuan karir yang bisa Anda adaptasi:

 

  • Menetapkan target yang jelas: Misalnya dalam 1 tahun pertama Anda akan meraih penjualan sekian unit.
  • Membuat rencana harian: Anda memberikan pola kerja yang akan dilakukan setiap hari untuk meraih tujuan besar di akhir tahun. 
  • Membuat evaluasi secara mandiri: Anda membuat evaluasi terhadap kinerja Anda setiap bulan.
  • Berkembang bersama perusahaan: Dalam artian terjadi interaksi yang saling memberi kemajuan antara Anda dan perusahaan. 
  • Tujuan yang spesifik: Contohnya “Pada periode ini saya akan mendapatkan client baru dari luar kota’, “penjualan bulan ini harus meningkat sebesar 3% dibandingkan bulan sebelumnya”. 

 

 

Cara Membuat Tujuan Karir

Ada beberapa cara membuat tujuan karir yang bisa Anda lakukan. Berikut ini cara-cara yang bisa Anda jadikan ide untuk menentukan langkah Anda ke depan. 

 

1. Evaluasi Diri

Ini adalah langkah paling penting. Saat menentukan tujuan, yang perlu Anda ketahui adalah kondisi diri Anda. Tanyakan dan evaluasi apa saja kelebihan dan kekurangan Anda. Apakah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dapat mempengaruhi karir. Dampak apa yang mungkin akan terjadi jika kekurangan Anda tidak diperbaiki. 

 

Baca Juga : Cara Menilai diri Sendiri Melalui Self Evaluation 

 

2. Konsultasikan dengan Orang yang Bisa Dipercaya

Setelah Anda menilai potensi diri Anda langkah terbaik berikutnya adalah berbicaralah kepada orang lain. Terutama kepada orang yang sudah memiliki pengalaman dalam bidang karir. Anda bisa mencari teman atau saudara atau siapapun yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut. 

 

3. Membuka Jaringan Baru

Di masa serba cepat ini penting sekali bagi Anda untuk memperluas jaringan atau networking. Sebab jika posisi Anda saat ini dirasa tidak sesuai dengan tujuan Anda, maka Anda bisa segera mencari wadah baru untuk mengembangkan diri. Membuka jaringan baru sekaligus berfungsi untuk membuka peluang baru yang bisa memaksimalkan potensi yang Anda miliki. 

 

4. Tentukan Timeline

Saat menentukan sebuah tujuan penting sekali menentukan batas waktu. Hal ini krusial karena jika Anda belum meraih target yang ingin dicapai Anda bisa melakukan evaluasi. Apakah tidak tercapainya tujuan Anda tersebut karena kualitas Anda atau ada masalah dari perusahaan. Misalnya dalam 2 tahun Anda mencanangkan untuk meraih posisi jabatan supervisor, atau selama 6 bulan pertama Anda mampu menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya tidak selesai. Tentukan timeline sesuai kemampuan dan keahlian Anda. 

 

Baca Juga: Menentukan Target Kerja Dengan Metode SMART

 

5. Anda Berkomitmen Terhadap Tujuan Karir

Memulai seringkali sulit, namun untuk tetap berkomitmen untuk meraih tujuan juga seringkali bukan hal mudah. Banyak hal yang mungkin dapat mengganggu atau membuat Anda ragu. Apakah dari internal diri Anda atau faktor eksternal. Apakah Anda siap berkomitmen untuk meraih tujuan karir yang Anda miliki? 

 

6. Membuat Catatan

Mencatat perkembangan diri Anda merupakan hal yang sangat baik. Jika Anda memiliki catatan, Anda dapat melihat jelas sejauh mana Anda melangkah. Atasan Anda pun akan melihat Anda sebagai seseorang yang bertekad kuat untuk meraih prestasi tinggi. Terlebih lagi jika Anda diskusikan catatan yang Anda miliki bersama orang-orang penting di perusahaan. Ketika berdiskusi akan terjadi brainstorming dan ide-ide Anda akan tersampaikan dengan baik. 

 

7. Melihat Prestasi yang Pernah Diraih

Untuk terus termotivasi Anda bisa menengok sedikit ke masa lalu. Perhatikan pencapaian terbaik apa yang pernah Anda raih. Seperti apa kondisi dan pola kerja Anda saat berhasil meraih prestasi tersebut. Bidang apa yang Anda geluti waktu itu dan berapa lama Anda meraihnya. Menengok keberhasilan di masa lalu dapat menjadi pijakan Anda ke depan untuk meraih prestasi serupa atau bahkan melampauinya.  

 

Baca Juga: Cara Belajar Efektif untuk Menjadi Karyawan Unggulan

 

8. Pelajari Perusahaan dengan Seksama

Bagi Anda karyawan baru sangat penting bagi Anda untuk mempelajari perusahaan dengan seksama. Mulai dari pola kerja, prestasi dan peran perusahaan di bidangnya, kontribusi apa yang pernah diberikan perusahaan kepada masyarakat, sampai dengan bagaimana kultur perusahaan. Dengan mempelajari perusahaan dengan seksama, Anda bisa membuat tujuan yang realistis sesuai dengan kondisi perusahaan. 

 

9. Beradaptasi dengan Lingkungan Kerja

Tujuan karir yang tinggi memang impian semua orang. Namun Anda tetap harus ingat bahwa jika Anda baru bergabung maka hindari untuk menghantam apapun yang ada di depan Anda. Sangat baik jika Anda memiliki idealisme namun Anda tetap harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. 

Menyesuaikan diri bukan berarti “menyerah” dan mengikuti apa saja keinginan atasan. Justru dengan beradaptasi, Anda bisa mengetahui dengan baik apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan, dan bagaimana Anda bisa berkontribusi terhadap kebutuhan itu. 

 

Tujuan karir sangat penting baik untuk dimiliki seorang karyawan. Terlebih lagi jika Anda adalah seorang karyawan baru. Dengan memiliki tujuan yang jelas, Anda bisa terus menerus berkembang. Bahkan Anda bisa memberi kontribusi dengan berkembang bersama-sama dengan perusahaan. Jadi, sudah siap mencanangkan tujuan karir Anda?