Data Warehouse: Pengertian dan Manfaat dalam Pengelolaan SDM

Daftar Isi

Bagikan Artikel Ini :

Istilah data warehouse pasti tak asing bagi orang-orang yang berkecimpung di tengah teknologi. Banyak orang memanfaatkannya untuk sumber penyimpanan data dan analisis.

Pemanfaatan data warehouse pun sangat luas hingga ke sektor Human Resources. Dengan begitu, HRD pun dapat bekerja lebih fokus. Perusahaan secara keseluruhan dapat dibantu dalam proses bisnisnya.

Bagaimana pemanfaatannya? Simak pembahasan berikut ini! 

 

Pengertian Data Warehouse

Data warehouse adalah penyimpanan elektronik dari sejumlah besar informasi oleh bisnis atau organisasi yang dirancang untuk menjalankan query dan analisis pada data historis yang berasal dari sumber transaksional untuk bisnis.

Sederhananya, data warehouse adalah database yang menyimpan data dalam jumlah besar yang digunakan untuk tujuan analisis dan pelaporan bisnis. Sistem dapat  menyimpan data historis dengan mengintegrasikan salinan data transaksi dari sumber yang berbeda. 

 

Alasan Data Warehouse Penting

Data Warehouse sangat penting karena hal ini membantu menyelidiki informasi di ruang penyimpanan informasi. Analis data pun juga memainkan peran penting di sini dengan memantau data-data yang ada.

Data Warehouse sangat dapat diandalkan. Anda dapat dengan mudah mengambil data Anda ke tingkat perincian apa pun untuk mengetahui alasan apabila ada suatu hal yang berada di bawah KPI Anda.

 

Karakteristik Data Warehouse

Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki oleh data warehouse.

1. Berorientasi pada subjek

Data warehouse selalu berorientasi pada subjek karena memberikan informasi tentang berbagai hal dengan tema yang spesifik. Artinya, proses data warehousing ditangani dengan tema tertentu yang lebih terdefinisi.

Tema-tema ini dapat berupa penjualan, distribusi, pemasaran, dll.

 

2. Terintegrasi

Integrasi berarti mendirikan entitas bersama untuk menskalakan semua data serupa dari basis data yang berbeda.

Data juga harus disimpan ke dalam berbagai gudang data dengan cara yang membaginya secara umum. Sebuah gudang data dibangun dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber data seperti mainframe dan database relasional.

 

3. Variasi Waktu

Data disimpan melalui interval waktu yang berbeda seperti mingguan, bulanan, atau tahunan. Ditemukan berbagai batas waktu yang terstruktur antara kumpulan data besar.

Batas waktu untuk data warehouse sangat luas dibandingkan dengan sistem operasional. Data yang berada di gudang data dapat diprediksi dengan interval waktu tertentu dan memberikan informasi.

 

Fungsi Data Warehouse

Data warehouse berfungsi sebagai repositori dan data di sini dipegang oleh organisasi yang memastikan fasilitas untuk backup data.

Hal ini mengurangi biaya sistem penyimpanan dan bahkan data cadangan di tingkat organisasi. Berikut ini adalah beberapa fungsi lainnya dari data warehouse:

 

  • Fungsi Konsolidasi data
  • Fungsi Pembersihan data
  • Fungsi Integrasi data
  • Fungsi Ekstraksi Data
  • Memiliki Fungsi untuk Transformasi Data
  • Sebagai Sarana untuk Memuat Data

 

Manfaat Data Warehouse dalam Mengelola SDM

Untuk HRD dan perusahaan, penting untuk menyimpan informasi yang berkaitan dengan karyawan, gaji, produk yang dikembangkan, informasi pelanggan, penjualan, dan faktur dengan aman.

Database yang masif  biasanya bertempat di sekelompok server dengan fungsi repository terpusat dari semua data yang dihasilkan oleh semua departemen dalam perusahaan.

Sistem data warehouse memudahkan perusahaan dalam mengelola Sumber Daya Manusia (SDM). Contohnya untuk menyimpan data karyawan yang banyak, membuat report, dan lain-lain.

Kumpulan data yang tersimpan dapat dimanfaatkan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih tepat secara keseluruhan. Jadi, apa manfaat data warehouse bagi perusahaan dalam mengelola SDM? 

 

Sentralisasi Informasi 

Penyimpanan cloud oleh data warehousing memungkinkan perusahaan menyimpan informasi tentang karyawan, asuransi kesehatan, gaji, pajak dan lainnya di lokasi yang aman dan terorganisir dalam satu sentral.

HRD bisa memanfaatkannya dengan mengadopsi pendekatan teknologi untuk mengelola data karyawan. Penelusuran dan proses penyimpanan data pun lebih efisien dan cepat tanpa human error.

 

Rekrutmen

HRD dapat menyimpan informasi tentang kandidat sebelumnya yang mungkin tepat untuk posisi yang berbeda di masa mendatang.

Kemudahan akses data dapat menginformasikan keputusan bisnis dan membantu rekrutmen lebih efektif. HR lebih mudah untuk melihat ke belakang dan menganalisis upaya mana yang paling berhasil.

Apakah LinkedIn membantu selama setahun terakhir? Atau apakah perekrutan periode ini cukup berhasil?

 

Analisis Lebih Kuat

HR dapat dengan cepat mengakses informasi karyawan dari waktu ke waktu. Dengan begitu HRD dapat melakukan analisis yang lebih kuat daripada membuat asumsi yang belum tentu benar.

HRD dapat memprediksikan tren, pola, anomali, dan bahkan indikasi bahaya dalam Manajemen SDM dari penelusuran informasi yang mendalam. menelusuri untuk wawasan yang lebih dalam. 

 

Keterlibatan Tim yang Lebih Besar

Kebutuhan yang lebih besar untuk analisis di semua tingkatan bisnis membuat keterlibatan tim lebih besar. HR dapat melacak kepuasan karyawan dengan melakukan survey untuk memahami kondisi terkini dan melakukan perbaikan. 

Struktur bisnis berubah secara dramatis dan HRD perlu melibatkan karyawan lebih banyak untuk pembangunan dan perkembangan suatu bisnis. 

 

Mengelola dan Menyimpan Data Karyawan Bersama LinovHR 

Semakin besar bisnis perusahaan, semakin banyak data karyawan yang harus disimpan dan dikelola. Hal ini harus memperhatikan aspek keamanan dan kerahasiaan.

Bukan tidak mungkin data yang tersimpan dalam warehouse digunakan untuk kepentingan lain di luar pengelolaan perusahaan. Tentu saja itu juga membuka celah besar dalam manipulasi data. Perusahaan dan HRD dituntut lebih aware terhadap fenomena tersebut. 

Baca Juga: Keamanan Informasi Karyawan dalam Aplikasi HRD

Kelola dan Simpan Data Karyawan Lebih Aman dengan Software HRIS LinovHR

Mengelola serta menyimpan data dan informasi karyawan bukan hanya tentang dokumentasi, tetapi juga memastikan keamanan data, kemudahan akses, serta keakuratan informasi untuk mendukung kebutuhan operasional dan strategis perusahaan.

Jika masih menggunakan sistem manual atau file terpisah, risiko kehilangan data, duplikasi informasi, hingga kesalahan administrasi akan semakin besar. Hal ini tentu dapat menghambat efisiensi kerja HR dan meningkatkan potensi masalah saat audit maupun pelaporan.

Banner Software HRIS

Dengan Software HRIS LinovHR, seluruh data karyawan tersimpan secara terpusat dalam sistem berbasis cloud yang aman, terstruktur, dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan. Proses pembaruan data pun dapat dilakukan secara real-time sehingga informasi selalu akurat dan terkini.

Ajukan demo gratis sekarang dan rasakan kemudahan mengelola serta menyimpan data karyawan secara lebih praktis, aman, dan profesional bersama LinovHR!

Source : https://www.knowledgecity.com/blog/data-warehousing-revolutionizing-hr/

Penulis
Hendik Darmawan
Hendik Darmawan
Penulis
Hendik Darmawan merupakan HR Content Specialist berpengalaman dengan latar belakang kuat di bidang teknologi HR, manajemen SDM, dan strategi konten. Selama bertahun-tahun, ia aktif mengembangkan konten HR yang mendalam, berbasis riset, dan selaras dengan kebutuhan praktisi maupun organisasi modern.
Artikel Terbaru